Naomi Ronsumbre

Posted: June 9th 2016

SAVE THE PAPUAN WHALE-SHARK   

1.Menjumpai-Hiu-Paus-di-Taman-Nasional-Teluk-Cendrawasih-Papua-dan-Papua-Barat2-1024x628

Rhincodon typus, alias hiu paus adalah hiu terbesar di bumi. Desa Kwantisore di Teluk Cendrawasih, Papua adalah lokasi konservasi hiu paus. Traveler bisa menemukan bahkan berenang bersama ikan raksasa ini. Hewan raksasa yang jinak ini panjangnya 14 meter, namun hanya memakan ikan teri kecil (ikan puri) dan plankton. Hiu paus dapat dipanggil dengan cara melempar ikan puri ke laut. Mereka pun, terkadang berkelompok, langsung menyembul ke permukaan air.

_DSC3907-2

Foto Ikan Hiu-Paus di Teluk Cendrawasih Papua

 

Teluk Cenderawasih adalah sebuah teluk  yang terletak di sebelah timur provinsi Papua Barat di Pulau Papua. Teluk ini dikelilingi oleh pulau-pulau seperti Biak, Yapen dan daratan utama Papua. Di tempat ini pula terdapat Taman Nasional Teluk Cenderawasih yang merupakan taman nasional laut terbesar di Indonesia

Teluk Cendrawasih memiliki struktur geologi yang unik dan sejarah oceanographic yang sangat penting. Taman nasional laut ini memiliki terumbu karang yang luas dengan kualitas terbaik di dunia. Survey yang dilakukan dengan melibatkan ahli terumbu karang dunia pada tahun 2006 menemukan lebih dari 500 jenis spesies terumbu karang dengan 14 spesies baru.

Terumbu karang di Teluk Cendrawasih, secara umum memiliki temperatur yang stabil, namun bisa juga menjadi sangat rentan terhadap variasi suhu yang disebabkan oleh perubahan iklim. Misalnya terumbu karang mengalami kerusakan akibat pengrusakan oleh manusia, penangkapan ikan berlebihan, sedimentasi lahan yang berada di sekitar perairan, juga akibat endapan limbah dari aktivitas penebangan dan pertambangan di kawasan tangkapan air.

teluk-cendrawasih

 

Teluk Cendrawasih :

  • Taman nasional laut terluas di Indonesia 1.453.500 hektar
  • Memiliki lebih dari 500 spesies karang
  • Menjadi rumah bagi lebih dari 950 jenis ikan karang
  • Habitat bagi hiu paus (Rhincodon typus)
  • Ditetapkan sebagai taman laut nasional sejak tahun 2002

Menurut saya aksi konservasi perlu dilakukan untuk menjaga SDA ini karena Teluk Cendrawasih memiliki ancaman yang dapat menganggu keberadaan spesies di dalamnya.

Beberapa ancaman terhadap taman laut Teluk Cendrawasih antara lain antara lain :

  • Penggunaan bom, racun (potasium, sianida, dll) yang merusak terumbu karang
  • Kurangnya patroli atau pengawasan dan rendahnya penegakan hukum di kawasan inti
  • Polusi tumpahan minyak atau oli dari kapal nelayan
  • Sampah yang mengotori laut, khususnya sampah plastik

Sebagai mahasiswa aksi yang dapat dilakukan untuk melindungi SDA ini adalah dengan Membangun kesadaran serta pengertahuan  masyarakat, khususnya melalui edukasi

 

Edukasi dapat diberikan kepada masyarakat seperti seminar atau penyuluhan tentang Hiu Paus yang statusnya sudah hampir punah sehingga memberi pengetahuan kepada masyarakat dan dapat menyadarkan menjaga SDA yang ada di Papua.

Dan juga dapat membuat poster dan ditempel di tempat umum atau bahkan sekolah dan kampus yang berada di kota-kota besar di Papua.

Contoh poster yang dibuat oleh WWF :

wwf_id_sosharks_poster___eng_v1_1


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php