Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Yuk Intip Siklus Air dan Hujan di Bumi dijelaskan Alquran dan Sains

Posted: March 14th 2019

Beberapa orang pada era dulu, sekira zaman ke-7 SM, menyangka kalau hujan berlangsung dari percikan air laut yg tertiup angin ke darat, lantas jadilah hujan.

Pada 1580, Bernard Palissy memberikan rencana terkait siklus air seperti yg diketahui dalam ilmu dan pengetahuan sekarang. Diterangkan kalau air dari laut menguap lantas membuat awan.

Artikel Terkait : siklus hidrologi

Awan tertiup angin ke daratan lantas terbentuklah hujan. Air yg turun dari hujan terus membuat danau, sungai, serta saluran air. Lantas balik kembali ke lautan serta demikian selanjutnya.

Dalam Buku ‘Alquran versi Sains Moderen menurut Dr. Zakir Naik’ karya Ramadhani, dkk, proses berlangsungnya hujan udah diterangkan dalam Alquran. Sejumlah ayat memaparkan terkait siklus air.

” Serta Dialah yg meniupkan angin jadi pembawa berita senang sebelum kehadiran rahmat-Nya (hujan) ; sampai seandainya angin itu udah membawa awan mendung, Kami halau ke satu daerah yg tandus, terus Kami turunkan hujan di daerah itu, karena itu Kami mengeluarkan dengan dikarenakan hujan itu beragam ragam buah-buahan. Seperti tersebut Kami memunculkan beberapa orang yg udah mati, moga-moga kamu ambil pelajaran, ” bunyi Surah Al-A’raf Ayat 57.

Simak Juga :  siklus air

Era dulu, belum juga didapati perihal air bawah tanah (sumber mata air) . Dari mana air itu ada? Mereka memikir kalau sumber air bawah tanah berlangsung lantaran daya dorong angin pada air.

Percikan air itu jatuh ke daratan jadi hujan serta air hujan ini meresap masuk ke tanah. Lantas, kembali lagi laut. Saat ini, didapati kalau air bawah tanah datang dari resapan air hujan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php