Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Yuk Cermatlah, Ikan Sehat yang dapat Kita Santap

Posted: December 11th 2018

Polusi plastik ikut mencemari makanan laut pada dunia. Walaupun sebenarnya, makanan laut, terutama ikan, merupakan satu diantaranya sumber protein sehat yg biasa kita mengonsumsi. Beberapa tipe ikan, seperti tuna serta salmon, merupakan sumber omega 3 terpilih yg sangat utama untuk badan. Kandungan EPA serta DHA-nya benar-benar baik buat jantung serta otak. Sayangnya, sumber makanan yg baik itu saat ini miliki potensi tercemar mikroplastik, dengan diameter lima milimeter atau kurang.
Lihatlah : rantai makanan

Menurut seseorang pengamat dari Roskilde University, potongan-potongan kecil itu terlebih datang dari banyak barang plastik yg udah dipecah oleh angin, gelombang, serta cahaya matahari. Pengamat yg konsentrasi mempelajai polusi plastik itu mengemukakan, sejumlah mikroplastik pun datang dari pelet plastik yg dimaksud ” nurdles ” . Mikroplastik itu pun diketemukan dalam microbeard atau butiran halus dari partikel kecil plastik yg diketemukan dalam produk kesehatan serta kecantikan. Bacalah juga : Ikan Laut Idola, Populasi Tuna Terancam Tahun yang kemarin, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) keluarkan pengakuan, lautan dunia mempunyai kandungan 500 kali tambah banyak mikroplastik ketimbang banyaknya bintang di galaksi. Banyak pengamat pun menemukannya partikel mirip di air tawar. Hasil itu merefleksikan, ikan yg kita mengonsumsi mungkin juga udah terkontaminasi bahan kimia, seperti PCB serta logam berat yg beracun dari mikroplastik itu. Halaman Hello Sehat memberitakan, plastik pada makanan gak dapat diuraikan pada badan, sampai dapat mengganggu kegunaan organ pada badan.

Baca juga : jaring jaring makanan

Zat kimia yg terakumulasi di pada badan pun adalah factor yg berperan pada tumbuhnya kanker. Buat meminimalisir kemungkinan ini, kita dapat menentukan mengkonsumsi ikan yg mempunyai ukuran lebih kecil. Bacalah juga : Ikan Sardin Dapat Jadi Sumber Omega-3 Cirino mengemukakan plastik serta toksin bisa masuk rantai makanan. “Jadi mengkonsumsi hewan pemakan tanaman atau ganggang merupakan pilihan lebih aman ketimbang mengkonsumsi hewan pemangsa biota laut, ” ujar ia. Walaupun kerang terancam juga polusi plastik, tetapi mahkluk laut ini lebih efektif serta bisa bersihkan dirinya dari polusi plastik.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php