Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Kamu Harus Tahu BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KPK Tegakkan Integritas Institusi

Posted: January 27th 2019

BPJS Ketenagakerjaan menyediakan banyak karyawannya berubah menjadi Tunas Jujur dan berkarakter kuat buat implementasi pembangunan Metode Jujur dan berkarakter kuat Nasional dalam Workshop Anti Korupsi Batch I Tahun 2019 dengan obyek “Peran Tunas Jujur dan berkarakter kuat dalam Implementasi Mencegahan Korupsi Terintegrasi”.

Tunas Jujur dan berkarakter kuat merupakan arena pembentukan anggota BPJS Ketenagakerjaan yg tersertifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buat memperkokoh metode jujur dan berkarakter kuat nasional.

Aktivitas ini diselenggarakan pada 23-25 Januari di Padma Hotel & Resort, Denpasar, Bali serta disertai 90 orang dari perwakilan kantor BPJS Ketenagakerjaan di semuanya Indonesia.

Baca Juga : Integritas adalah

Hampir 3 Tahun sejak mulai prinsip Direksi serta Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan berbarengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberitahukan Prinsip Mencegahan Korupsi Terintegrasi yg dalamnya salah satunya :

a. Membuat Metode Integrasi Nasional lewat :

Penguatan andil Komite Good Governance serta penguatan peraturan, ketetapan serta ide program buat meyakinkan adanya sumber daya dengan cara terus-terusan.
Pembuatan pedoman umum mencegahan terintegrasi.
Pembentukan tunas jujur dan berkarakter kuat
b. Menempatkan pengendalian gratifikasi buat beri dukungan usaha pemberantasan tindak pidana korupsi.

Direktur Khusus BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto memberikan, aktivitas ini adalah sisi dari ide besar BPJS Ketenagakerjaan buat menegakkan jujur dan berkarakter kuat institusi dengan menyediakan serta mendidik internal BPJS Ketenagakerjaan jadi sisi dari penegakan Metode Jujur dan berkarakter kuat Nasional.

Pendidikan banyak Tunas Jujur dan berkarakter kuat yg udah dilakukan sejak mulai tahun 2016 itu, sekarang banyaknya Tunas Jujur dan berkarakter kuat BPJS Ketenagakerjaan udah capai 312 orang karyawan di semuanya Indonesia.

Tetapi andil serta kompetensi mereka terus akan dipertajam serta ditingkatkan lewat kerja sama-sama BPJS Ketenagakerjaan serta KPK.

” Mereka ini kedepannya bisa jadi mata serta telinga KPK dalam mengerjakan pengawasan serta pemantauan dan mencegahan korupsi, baik yg miliki potensi dapat dilaksanakan oleh internal atau external BPJS Ketenagakerjaan, serta yg terutama bertambah menambah budaya zero fraud dalam BPJS Ketenagakerjaan, ” tegas Agus.

Setidaknya 538 orang karyawan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk juga tataran anak perusahaan bakal diikutsertakan dalam gagasan ini.

Tidak cuman kursus, banyak Tunas Jujur dan berkarakter kuat ini pun punyai akses privat ke KPK buat mengerjakan pengawasan, pemantauan, sampai peningkatan usaha mencegahan tindak korupsi lewat Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) .

Artikel Terkait : ekuitas adalah

Dengan mengerjakan monitoring pemantauan dan meningkatkan usaha upaya mencegahan tindak korupsi baik yg dapat dilaksanakan oleh orang dalam atau orang luar pada institusi BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan akan juga membuat standard kompetensi jujur dan berkarakter kuat untuk karyawan berwujud :

Sertifikasi Pakar Pembangunan Jujur dan berkarakter kuat (API) terhadap 19 orang karyawan yg bekerja menempatkan peraturan, ketetapan serta tata kelola organisasi yg beri dukungan terbangunnya jujur dan berkarakter kuat dengan cara kelembagaan.
Sertifikasi Penyuluh Anti Korupsi (PAK) pada 48 orang karyawan yg dikehendaki punyai andil strategis dalam berikan penerangan serta menggerakkan warga buat menghindar korupsi dengan meningkatkan budaya anti korupsi.
Arahan Tekhnis Anti Korupsi terhadap 159 orang karyawan level pelaksanan yg bakal dilengkapi materi :
Anti suap, korupsi, gratifikasi, serta jujur dan berkarakter kuat dari KPK
Tindak Pidana Korupsi serta Pengawasan Layanan Publik berbarengan Kejaksaan RI serta Ombudsman RI
Wawasan basic hukum (basic legal) dari Konsultan Hukum SSEK
Infrastruktur Good Governance dari Team Internal BPJS Ketenagakerjaan.
“Pada tahun 2018 terus, udah diselenggarakan pelajari serta improvement andil Tunas Jujur dan berkarakter kuat dalam usaha beri dukungan zero fraud, atas upaya itu udah mendapat hasil dalam penambahan penting dalam laporan penerimaan gratifikasi dari tahun ke tahun, ” jelas Agus.

Jadi kabar, data laporan penerimaan gratifikasi BPJS Ketenagakerjaan dari tahun ke tahun merupakan sebagaimana berikut :

Tahun 2016, ada 89 laporan gratifikasi (523 item barang, keseluruhan uang serta barang sejumlah : Rp 308 Juta serta USD 868)
Tahun 2017, ada 96 laporan gratifikasi (695 item barang, keseluruhan uang serta barang sejumlah : Rp 88 Juta)
Tahun 2018, ada 152 laporan gratifikasi (1540 item barang, keseluruhan uang serta barang sejumlah : Rp 554 Juta)

Pada capaian yg dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan di Tahun 2018 udah diganjar KPK dengan penghargaan jadi Instansi dengan Metode Pengendalian Gratifikasi terpilih yg dikasihkan langsung terhadap Direktur Khusus BPJS Ketenagakerjaan pada aktivitas Hari Anti Korupsi Nasional 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (5/12/18) .

Agus mengharapkan capaian yg udah digapai pada Tahun 2018 bukan hanya cukuplah hingga disana. “Harapan kami, BPJS Ketenagakerjaan terus berubah menjadi institusi paling depan jadi instansi yg dikasihkan amanah oleh Negara buat berikan kesejahteraan untuk Pekerja Indonesia lewat pengurusan yg miliki integritas dengan “zero fraud” dalam implementasi aktivitas operasionalnya serta berubah menjadi rujukan untuk instansi beda di Indonesia, ” tutup Agus.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php