Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Jangan Pernah Melakukan Hal Ini Saat Melamar Pekerjaan

Posted: December 5th 2018

Kali terakhir gue melamar pekerjaan itu pada 2012, sebelum menekuni pekerjaan akhir. Gue melamar magang kerja di Caravan Studio supaya disaat rampung sidang akhir nggak perllu bingung kembali dengan masalah pekerjaan.

Baca juga : contoh surat lamaran kerja

Kemudian, gue nggak sempat melamar pekerjaan ditambah lagi buat CV | curriculum vitae. Namun ada sejumlah pengalaman mengupas pelamar kerja.

Ada yg asyik, ada yg zonk.

Nih sejumlah model pelamar kerja/magang yg menurut gue zonk. Nggak asyik saja begitu.

Model yg sekali melamar ke banyak tempat, kopi-paste copywriting lamaran pekerjaan ia, senantiasa lupa mengubah nama perusahaan yg pengin dilamar.

Gue kira 90 prosen banyak orang yang bisa e mail lamaran pekerjaan sempat alami ini.

Contoh :

Kpd Yth,

Harry Potter pada tempat.

Dengan adanya ini saya memberikan kalau mau isikan urutan magang pada tempat anda. Bla bla bla.

Senantiasa dikirimnya ke Voldemort. Iya sekali dah. Thxbye.

Kok terasa seperti di panggil pacar dengan nama mantannya ya. Kan males. Thxbye.

2. Model yg nanya kabar yg udah diungkapkan di iklan lowongan kerja.

Ini sich seperti kamu nggak nyimak. Jelas-jelas udah berada pada poster, umpamanya diungkapkan bila kamu pengin melamar pekerjaan e mail ke manakah begitu. Senantiasa gunakan ngechat, “kak bila pengin ngelamar, ke manakah? ”

Soal kecil seperti gini saja kamu nggak mengikuti, bagaimana dapat diberikan keyakinan yg tambah besar, bos? Seperti nggak tekad begitu. Susah ah.

3. Belum juga kenal namun bicara nggak sopan di e mail/ message.

Tulisan di jejaring sosial seseorang kawan, pemilik biro rancangan grafis di Surabaya. Ia memprotes terkait pelamar kerja yg zonk.

4. Nggak gunakan introduction, senantiasa nanya namun nggak jelas maunya apakah.

Sempat nih gue bisa e mail, cuman link portofolionya si pelamar. Gak gunakan babibu serta bodi e mail. Malas gue memberi respon.

Senantiasa sempat juga :

Sejenak terus gue mendukung mengupload poster lowongan kerja dari perusahaan kawan di social media pribadi. Terus responsnya macam-macam. Ada yg nanya di komen, ada yg chat japri ke gue. Mungkin ada juga yg langsung e mail ke perusahaan itu.

Senantiasa tak diduga gue dapet message dari orang nggak diketahui.

5. Melamar pekerjaan namun nggak berikan portofolio/ trek reccord kerjanya seperti bagaimana.

Serius ini kejadian fakta yg gue alami sendiri. Gue posting mencari desainer grafis. Senantiasa ada yg e mail ke gue CVnya tiada kasih lihat portofolio, sekurang-kurangnya kasih link portonya dah. Nggak ada.

Kan ada ya, yg melamarnya asyik serta keliatan tekad gituloh. Caper-caper dikit bisa lah gunakan portofolio. Kalau nggak ada kan keder pun nih.

6. Telat di skedul interview. Bila nggak, menghilang.

Ada yg mode berikut, percayakan. Gue pun nggak ketahui sich mengapa.

7. Pengalaman/ portofolio nggak gimana-gimana namun mohon penghasilannya menakjubkan.

Udah mengerti kan tiada gue kasih contoh. Palingan kalau HRD yg baca, turut emosi bacanya. Ngaku.

Jadi tolong ya buat kawan-kawan yg pengin melamar pekerjaan, bila kalian pengin disikapi dengan cara profesional, dapat sekali loh apply melalui langkah yg profesional.

sumber : Surat Lamaran Kerja


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php