Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Jangan Lewatkan PCNU Ingin Bentuk Kaukus NU di DPRD Jember

Posted: May 15th 2019

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jember, Jawa Timur, mau jadikan satu semuanya legislator yg berlatar belakang NU di DPRD ditempat.

“Nanti bakal terbuat sejenis kaukus NU di DPRD Jember. Bukan hanya (legislator) dari PKB serta PPP. Kita pahami Ketua Nasdem Jember merupakan Wakil Ketua PCNU Kencong. Pak Marzuki Abdul Ghofur serta putra-putranya dahulu pun di PKB berlatar belakang NU. Bahkan juga di PDI Perjuangan lantas, bila kita lihat skema amaliyahnya itu merupakan amaliyah NU, ” kata Ketua Tanfidz PCNU Jember Abdullah Syamsul Arifin.

Simak Juga  : platform adalah

Kaukus NU di DPRD Jember bakal membahas program-program keumatan, yg berkenaan dengan keperluan penduduk nahdliyyin jadi penduduk sebagian besar di kota ini. “Jadi disaat program-program itu bersentuhan dengan keperluan NU, kenyataannya sama mempunyai arti dengan bangun Jember, ” kata Abdullah.

Kaukus NU bakal menggenggam andil penting di DPRD Jember, terpenting seusai tidaklah ada kapabilitas menguasai di parlemen. Banyaknya kursi Partai Kebangkitan Bangsa, Nasional Demokrat, Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera, serta Partai Persatuan Pembangunan relatif sama, pada kira-kira lima sampai delapan kursi.

“Karena tak ada yg menguasai, jadi mereka mesti siap bekerja sama dengan siapa-siapa saja yg punyai kemiripan misi dan visi. Bila lantas berlangsung ketaksamaan, itu cuma tekhnis serta dalam basis sesaat, ” kata Abdullah.

Pemilik Terminator Mengaku Gak Miliki Izin Penjualan Miras
“Anggota DPRD Jember yg tidak sama cuma latar parpol, yg semasing meski lantas punyai basis serta program kerja yg tidak sama dalam cerita serta tidak sama dalam keputusan normatif acuannya, namun dengan cara universal arahnya sama : buat kebaikan penduduk. Siapa-siapa saja yg dipilih jadi anggota Dewan, dari parpol mana saja, harapannya mengerjakan tugas-tugas legislasi secara baik, ” kata Abdullah.

Artikel Terkait : pengertian Negara

“Tidak mesti menyaksikan partai partisan pemerintah atau oposisi, yg namanya anggota legislatif mesti mainkan kegunaan legislasi dengan pas. Pun kegunaan pengawasan buat mengendalikan kemampuan pemerintah, ” kata Abdullah.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php