Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Ini Dia Syarat Caleg Mantan Napi Bisa Daftar Pileg

Posted: December 26th 2018

Komisi Penentuan Umum (KPU) udah keluarkan keputusan larangan caleg (calon legislatif) eks tahanan (tahanan) narkoba, kejahatan seksual, serta korupsi. Tetapi, di luar perkara itu, mereka terus dapat mencalonkan diri. Dengan ketentuan mesti memasukkan surat info dari wadah yg menerbitkan.

Baca juga : contoh surat pernyataan 

Komisi Penentuan Umum (KPU) udah keluarkan keputusan larangan caleg (calon legislatif) eks tahanan (tahanan) narkoba, kejahatan seksual, serta korupsi. Tetapi, di luar perkara itu, mereka terus dapat mencalonkan diri. Dengan ketentuan mesti memasukkan surat info dari wadah yg menerbitkan.

Ketua KPU Kota Malang, Zaenudin mengemukakan, menurut Ketetapan KPU (PKPU) , calon legislatif eks tahanan narkoba, kejahatan seksual, serta korupsi tak diperbolehkan buat daftarkan diri. Tetapi, untuk calon legislatif yg sempat punya urusan dengan hukum, namun di luar tiga perkara yg udah di sebutkan, tetap masih dapat mendaftarkan.

” Selain itu mereka bisa (mendaftarkan) . Namun mesti mengatakan terhadap publik lewat wadah, kalau ia sempat menekuni hukuman itu, ” pungkasnya, Jumat (6/7) .

Pembuktiannya ke KPU, lanjut ia, ialah lewat surat info dari wadah yg menerbitkan. Surat itu kedepannya mesti dikasihkan ketika pendaftaran. ” Pembuktian bebas, prinsip formalnya. Dalam pendaftaran ada surat pengakuan, ia ini sempat gak (menekuni hukuman) , ” ujarnya.

Zaenudin mengatakan, seandainya memang calon legislatif sembunyikan suatu hal, lantas disaat kelak diumumkan ada respon dari warga, KPU bakal langsung mencoret.

” Bila udah berjalannya Pileg, bahkan juga hingga pemastian, bila itu (masalah hukum) dipersoalkan, kelak proses hukum yg berjalan, ” tegasnya.

Tidak cuman surat info dari wadah, calon legislatif eks tahanan pun butuh memasukkan pembuktian lewat surat pengadilan. ” Dari pengadilan negeri mesti dilampirkan, ” ujarnya.

Zaenudin menuturkan, yg disebut eks tahanan di luar tiga perkara yg di sebutkan ialah, apabila calon legislatif sempat mengerjakan kejahatan seperti mengambil, penipuan, atau perkara hukum yang lain. ” Tak mesti terperinci. Pokoknya menjelaskan ke publik sempat dipidana, ” katanya.

Selengkapnya : http://wikibelajar.com


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php