Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Ini Dia Optimisme CEO KTM MotoGP 10 Tahun Lagi

Posted: May 15th 2019

Walaupun memperoleh kritikan dari banyak pesaing bab sasis trellis baja yg mereka gunakan di MotoGP, KTM takkan terbujuk serta janji takkan tinggalkan rencana sasis itu. Perihal ini dikatakan CEO KTM, Stefan Pierer, terhadap Motorsport Keseluruhan.

Dari enam pabrikan MotoGP, KTM salah satu faksi yg memanfaatkan sasis itu, sesaat bekasnya memanfaatkan sasis aluminium twin-spar tradisionil. Menurut Pierer, sasis trellis baja merupakan kelebihan KTM, sampai mereka senantiasa sukses di tiap-tiap arena balap yg mereka jalani.

Baca Juga : CEO adalah

” Kami takkan sempat mengenyahkan sasis trellis lantaran ini salah satunya kelebihan khusus motor kami. Sasis ini miliki keluwesan serta gak berat, sampai kami dapat berkuasa di berapa disiplin balap motor, ” papar pria asal Austria ini.

Belajar dari Supercross serta Dakar
Disaat pabrikan lain memperkirakan KTM bakal tinggalkan rencana sasis baja ketujuan rencana aluminium seperti yang lain, Pierer malahan sangatlah sangat percaya teamnya bakal kuasai MotoGP dengan sasis itu, gak perduli berapakah lama waktu yg diperlukan buat peningkatan motor RC16.

” Kami diperlukan 11 tahun buat menang di Supercross, lalu juara lima kali berturutan. Kami pun diperlukan tujuh tahun buat menang di Reli Dakar, serta saat ini kami 18 kali juara berturutan. Bisa saja 10 tahun kami dapat mengendalikan MotoGP pun, ” pungkasnya.

Pierer pun menjelaskan faksinya gak mau ikuti jejak Ducati, yg hakikatnya pernah juga gunakan sasis baja pada 2003 serta sukses mengambil titel 2007. Meskipun demikian, mereka berpindah ke rencana serat karbon pada 2009, lalu turut memanfaatkan rencana aluminium pada 2012.

Ogah Turuti Jejak Ducati
Dengan sasis serat karbon ataupun aluminium, sampai saat ini Ducati belum pula mengambil titel. Pierer pun menyatakan kalau faksinya mau motor MotoGP KTM miliki technologi yg sangatlah bersisihan dengan motor-motor jalanan yg mereka produksi. ” Apabila kami ikuti kiat Ducati, kami bakalan kalah, ” tegasnya.

Artikel Terkait : K3 adalah

” KTM miliki dua argumen turun di dunia balap : berexperimen serta jual motor. Motor MotoGP Ducati tidaklah ada relevansinya dengan motor yg berada pada toko. Menurut saya, balapan lebih dari sekadar perihal emosional. Tersebut argumen motto saya, ‘Menang hari Minggu, jualan hari Senin’, ” tutupnya.

KTM buat pertama turun di MotoGP semuanya jadi team pabrikan pada 2017 waktu lalu. Sampai saat ini, hasil terhebat mereka merupakan finish ke-tiga melalui Pol Espargaro di MotoGP Valencia 2018 dalam keadaan basah. Dalam keadaan kering, hasil terhebat KTM merupakan finish ke delapan di Austin pada April lalu, pun melalui Espargaro.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php