Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Beginilah Biosolar Produksi Pertamina Palembang Tekan Efek Rumah Kaca

Posted: April 10th 2019

Kilang Pertamina Refinery Unit III (RU III) Plaju Palembang udah sah meluncurkan Biosolar (B-20) ramah lingkungan di Palembang. Bahan bakar ini diperhitungkan dapat menghimpit resiko rumah kaca yg lumayan besar.

Biosolar (B-20) sendiri adalah paduan bahan bakar minyak (BBM) model solar, dengan minyak nabati ialah Fatty Acid Methyl Ester (FAME) sebesar 20 prosen. Produk ini dibuat oleh Tubuh Upaya Bahan Bakar Nabati (BU BBN) .

Simak Juga : laporan laba rugi

Penjabat sesaat (Pjs) General Manager MOR II Hendrix Eko Verbriono mengemukakan B-20 punyai cetaNe number diatas 50. Angka ini tambah tinggi apabila ketimbang cetaNe number solar murni ialah 48.

“Semakin tinggi angka cetane, bertambah prima pembakaran hingga polusi bisa didesak. Kerapatan kekuatan pervolume yg diraih pula tambah besar. Tidak hanya itu, paduan FAME turunkan sulfur pada produk Diesel itu, ” ujarnya terhadap Liputan6. com, Sabtu (26/1/2019) .

Penggunaan minyak sawit ini yg dibuat Pertamina Plaju Palembang ini, bisa kurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) , bahkan juga dapat menyusut sampai 29 prosen dari Business as Usual (BAU) pada tahun 2030.

Aplikasi Bahan Bakar Ramah Lingkungan ini pun beresiko pada pengendalian angka import BBM. Dan dikehendaki ikut beri dukungan kestabilan nilai rupiah serta mengirit devisa negara.

“Kilang kita adalah salah satunya dari 30 area yg ditetapkan terima FAME. Dengan kepentingan B-20 buat Propinsi Sumsel serta Lampung sejumlah 3. 500 – 5. 000 KL/hari, ” ujarnya.

Pertamina RU III Plaju Palembang pula bisa membuahkan Biosolar (B-20) 180. 000-200. 000 KL/bulan. Langkah ini berubah menjadi sisi dari usaha Pertamina menanggung ketahanan persediaan BBM Ramah Lingkungan di bursa pasaran.

Artikel Terkait : teknik pengumpulan data

Mereka terus akan berexperimen membuahkan bahan bakar ramah lingkungan. Antara lain langsung memproduksi CPO dalam kilang, buat membuahkan green fuel berwujud green gasoline, green diesel serta green avtur.

Produksi Massal
Biosolar Produksi Pertamina Palembang Diperhitungkan Tekan Resiko Rumah Kaca
Pertamina Plaju Palembang udah siap pasarkan Biosolar ramah lingkungan ke warga (Dok. Humas Pertamina RU III Palembang / Nefri Inge)
Menurut General Manager RU III Plaju Palembang Yosua IM Nababan, B-20 berubah menjadi bukti Pertamina Refinery Unit III Plaju senantiasa beri dukungan program pemerintah.

“Kita pula penuhi security of pasokan, terutama di daerah Sumbagsel lewat kerjasama bersama-sama Marketing Operation Region II Sumbagsel. Kita pula mengerjakan produksi serta mengalirkan Bahan Bakar Ramah Lingkungan terhadap warga, ” pungkasnya

Biosolar ini sah di-launching dalam hari Kamis (24/1/2019) di Kilang RU III Pertamina Plaju Palembang. Pabrik ini udah mengerjakan improvement baik dari sisi penerimaan FAME, atau produksi B-20 dalam tempo yg cukuplah cepat.

Kilang RU III pula bisa memproduksi suplai FAME dari suplier dengan kemampuan 30. 000-40. 000 KL/bulan. FAME di terima lewat kapal serta dialirkan lewat Rumah Pompa Minyak (RPM) Fuel di ruangan storage tanki.

“Selain buat penuhi Kebijakan, injeksi FAME sejumlah 20 prosen ke produk solar bisa berikan kemampuan improvement mutu finis product, ” jelasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php