Yunita Gole

Hijaukan Aku

Posted: December 5th 2016

  Banyak yang belum tahu tentang keberadaan Pulau Sumba. Memang Pulau Sumba tidak setenar pulau-pulau tetangganya, seperti Pulau Komodo, maupun Pulau Lombok. Banyak yang mengira Sumba adalah pulau Sumbawa, NTB. Padahal Pulau Sumba terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan diapit oleh Pulau Bima dan Pulau Flores. Sebuah pulau tersendiri yang tidak memiliki akses darat untuk menuju ke pulau lain. Dengan cuaca yang lebih bersahabat, Sumba Barat menawarkan tanah yang subur, dengan highlight warna hijau menyegarkan. Sumba Timur walaupun hanya berjarak lima jam dari Sumba Barat, namun beriklim lebih kering dibandingkan Sumba Barat, cenderung gersang, lebih banyak padang savanah dengan perpohonan tanpa daun berdiri. Meskipun warna perbukitan di Sumba Timur lebih kecokelatan, tetapi tetap tidak menurunkan kekaguman saya bahwa Sumba Timur memiliki view perbukitan yang indah. Di beberapa tempat di Sumba Timur, seperti tertulis di atas bahwa terdapat banyak pepohonan tanpa daun berdiri dengan warna perbukitan yang cokelat. Perbukitan yang cokelat sebenarnya … Read more


Marapu’s Jambul Jingga

Posted: November 2nd 2016

Kakatua Jambul Jingga Gambar 1. Kakatua Sumba (Sumber : google) A. Taksonomi Kakatua Sumba (Jambul Jingga) Kingdom         : Animalia Divisi               : Vertebrata Kelas               : Aves Ordo                : Psittaciformes Famili              : Psittacidae Genus              : Cacatua Spesies            : Cacatua sulphurea Subspesies      : Cacatua sulphurea citri nocristata Fraser (1844) Nama Lokal    : Kakatua Sumba, Kakatua jambul jingga Burung ini merupakan burung paruh bengkok yang terancam punah akibat perdagangan dan degradasi habitat (PHPA/LIPI/Birdlife IP, 1998). IUCN (International Union Conservation Nation) mengkategorikan kedalam status kritis (Critically endangered). Pada tahun 2004, di pertemuan ke-13 COP (Conferences of the Parties) CITES (Convention on Trade In Endangered Species of Wild Fauna and Flora), status Kakatua Sumba diusulkan untuk meningkat dari Appendiks 2 ke Appendiks 1, kemudian pada tanggal 24 Juni 2010 status Appendiks 1 ini berlaku. Melihat keterancaman jenis ini, pemerintah juga turut melindunginya melalui PP No.7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. … Read more


Si Elok dari Pulau Dewata

Posted: August 29th 2016

  Burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi ) Nama spesies adalah Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) Status menurut IUCN: Critically Endangered Deskripsi Jalak Bali Leucopsar rothschildi dengan nama lokal Jalak Bali Pertama kali dilaporkan penemuannya oleh Dr. Baron Stressmann seorang ahli burung berkebangsaan Inggris pada tanggal 24 Maret 1911. Atas rekomendasi Stressmann, Dr. Baron Victor Von Plessenn mengadakan penelitian lanjutan (tahun 1925) dan menemukan penyebaran burung Jalak Bali mulai dari Bubunan sampai dengan Gilimanuk dengan perkiraan luas penyebaran 320 km2. Pada tahun 1928 sejumlah 5 ekor Jalak Bali di bawa ke Inggris dan berhasil dibiakkan pada tahun 1931. Kebun Binatang Sandiego di Amerika Serikat mengembangbiakkan Jalak Bali dalam tahun 1962. Jalak Bali merupakan  salah satu satwa yang terancam punah  dan endemik yang ada di Indonesia tepatnya di pulau Bali, dengan sebaran terluasnya antara Bubunan Buleleng sampai ke Gilimanuk, namun pada saat ini  terbatas pada kawasan Taman Nasional Bali Barat tepatnya di Semenanjung Prapat Agung dan … Read more


Hello world!

Posted: August 22nd 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php