yuniafrischilla

IKAN HIAS ARWANA SUPER RED KALIMANTAN BARAT

Posted: April 3rd 2016

Kalimantan Barat memiliki aset sumber daya alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah ikan Arwana. Arwana Merah Super atau Super Red Arwana (scleropages legendrei) ter masuk satwa endemik Kalimantan Barat yang secara alami memiliki daerah sebaran terbatas di hulu sungai Kapuas dan Danau Sentarum. Namun sangat disayangkan jika pengelolaan ikan endemik Kalimantan Barat ini tidak dilakukan secara baik. Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Danau Sentarum yang sudah tercatat masuk dalam taman nasional bisa menjadi aset yang membanggakan, karena tidak di miliki provinsi mana pun. Gubenur Kalimantan Barat bisa ajukan proyek skala nasional untuk Pembenahan Danau Sentarum. Selain itu juga pengakuan dari lembaga dunia UNESCO, itu juga bisa memberikan kekuatan tersen diri bagi Danau Sentarum, agar tetap lestari dan terjaga.

Ikan arwana merupakan ikan yang banyak dicari oleh sebagian orang, tentunya ikan ini bisa dijadikan ikan hias, karena warnanya yang indah dan beragam, selain itu banyak orang yang percaya jika kita memiliki ikan arwana didalam rumah maka pemilik ikan arwana ini akan lancar rejekinya, itu cerita masyarakat turun temurun. Ukuran ikan arwana sendiri beragam, dari yang kecil hingga ukuran yang amat besar kira kira panjangnya bisa mencapat 1meter lebih.. waw besar sekali ya. Ikan arwana Asia ditetapkan sebagai Ikan yang mendapatkan perlindungan tertinggi oleh Convention of International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna (CITES). Ikan arwana dikenal dengan berbagai nama lokal seperti : Ikan Naga, Barramundi, Saratoga, Pla Tapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang, Tangkeleso, Aruwana / Arowana, termasuk dalam kelompok ikan primitif yang berevolusi lebih dari 10 juta tahun.

Tipe habitat Arwana dapat dikelompokkan menjadi 4, menurut Satria dan Kartamihardja (2010) keempat tipe habitat tersebut adalah Tipe habitat rawa banjiran, Tipe habitat rerumputan, Tipe habitat semak belukar yang terendam, Tipe habitat yang terbentuk dari ranting dan pohon yang tumbang Arwana termasuk ikan karnivor yang mendiami habitat sungai dan danau berair tenang. Kadang juga ditemukan di riam yang berarus kuat. Daerah tepian sungai yang ditumbuhi banyak pohon hutan dengan akar yang terjulur di dalam air dan dedaunan yang rimbun di atasnya menjadi habitat favorit bagi Arwana. Habitat tersebut umumnya menyediakan banyak makanan dan daerah perlindungan yang baik. Arwana hidup pada kisaran derajat keasaman (pH)  6-7 dan pada kisaran suhu 26-30­oC.

Sampai dengan saat ini pasaran ikan hias arwana super red memang masing menduduki peringkat atas ikan hias dunia yang peminatnya tersebar diseluruh penjuru dunia, dari Asia, Afrika, Eropa dan Amerika dengan harga per ekornya bisa mencapai ratusan juta rupiah apabila ikan arwana super red tersebut sudah masuk katagori dan klasifikasi yang ditentukan. Oleh karena itu sebagai warga Kalimantan Barat dan Indonesia, Kita patut berbangga dengan status ikan arwana super red tersebut dengan turut serta menjaga kelestarian sumberdaya ikan tersebut dan habitatnya.  Peran pemerintah diharapkan masuk diantara keduannya, yakni mendorong peningkatan bisnis dibidang ikan hias yang mencakup; sisi kaulitas dan kuantitas komoditas serta aspek legalitas usahanya dan upaya secara sistematis perlindungan sumberdaya ikan tersebut beserta lingkungannya.

Masalah Penangkaran Ikan Arwana Super Red -Dalam tiga tahun terakhir, produktivitas induk ikan arwana di pusat penangkaran Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tidak stabil. Kegiatan konservasi dan budidaya arwana tersebut terganggu oleh terus menurunnya kualitas air Sungai Kapuas. Arwana sangat sensitif terhadap perubahan kualitas air. Ikan yang memiliki habitat asli di Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, itu hanya bisa bertelur dan menghasilkan bibit secara maksimal kalau kualitas air Sungai Kapuas hampir sama dengan kualitas air di habitat asli di Danau Sentarum. Penurunan kualitas air Sungai Kapuas dipicu berbagai hal. Beberapa kawasan di sepanjang daerah aliran sungai sudah berubah fungsi menjadi kawasan budidaya dan perkebunan kelapa sawit. Sungai Kapuas juga menjadi tempat pembuangan limbah dari beberapa pabrik pengolahan kelapa sawit dan pertambangan emas tradisional.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php