carl yulent  carl

Mikrosatelit itu apa ya ??

Posted: September 8th 2014

Kita pasti sudah tau dan merasakan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan. Penemuan-penemuan baru bermunculan tak henti, salah satunya penemuan mengenai Teknologi Molekuler berbasis pada DNA. Teknologi ini dapat membantu pemuliaan dan membantu menganalisis genom makhluk hidup. Salah satu perkembangan dari Teknologi Molekuler ini adalah Mikrosatelit.

apa yang dimaksud Mikrosatelit???

 

Mikrosatelit adalah sekuen sederhana yang berulang-ulang yang melimpah dalam genom suatu spesies. Mikrosatelit memiliki pengulangan sekuen yang berurutan 2 sampai 4 motif sekuen nukleotida sebagai sekuen konservatif. Marka ini sangat berguna sebagai marka genetik karena bersifat kodominan, sehingga dapat mendeteksi keragaman alel pada level yang tinggi, mudah dan ekonomis dalam pengaplikasiannya karena menggunakan proses PCR.

Gambar 1.Ilustrasi letak mikrosatelit (sumber : google)

Mikrosatelit memiliki tingkat polimorfisme yang tinggi stabil secara somatik dan diwariskan secara Mendelian oleh karena potensi mikrosatelit dalam melakukan kesalahan replikasi yang mengakibatkan bertambahnya pengulangan basa nukleotida. Penambahan pengulangan ini terjadi sebanyak 103  per lokus per gamet (satu pada setiap 1000 gamet). Oleh karena itu, mikrosatelit dapat dikatakan relatif stabil sehingga dapat dijadikan marka DNA dan akan konsisten menampilkan suatu fragmen yang sama apabila menggunakan primer yang sama.

Mekanisme kerja dengan menggunakan marka molekuler mikrosatelit (berdasarkan penelitian Matra (2010) tentang Analisis keragaman genetic manggis berdasarkan karakter fenotipe dan marka molekuler mikrosatelit pada empat sentra produksi di pulau Jawa) adalah sebagai berikut:

1)    Melakukan ekstraksi DNA

2)    Melakukan pemotongan DNA genom dan ligase adaptor.

3)    Melakukan hibridisasi filter

4)    Meligasi ke vektor dan transformasi

5)    Melakukan skrining biru-putih dan koloni berfragmen mikrosatelit

6)    Mengisolasi plasmid dan proses sequen

7)    Mengkarakterisasi primer

8)    Menganalisis lokus mikrosatelit

Beberapa contoh penggunaan mikrosatelit sebagai marka molekuler, pada tanaman diploid yaitu tanaman manggis. identifikasi ini penting untuk pemuliaan tanaman manggis sebagai tanaman apomiksis. Penggunaan lain dari marka mikrosatelit adalah dapat digunakan sebagai alat penelusuran system kekerabatan manggis (Matra, 2010). Pada fauna yaitu identifikasi alel pada populasi monyet ekor panjang di Alas Kedaton menggunakan lokus mikrosatelit D18S536 yang dikaji pada penelitian ini. Teridentifikasi 5 jenis alel dengan frekuensi alel tertinggi (0,31) untuk alel 160, dan terendah (0,06) untuk alel 176 serta digolongkan polimorfik. Sedangkan penelitian terdahulu yang sudah dilakukan oleh Paujiah (2011/unpublished) dengan menggunakan lokus yang sama (D18S536) pada populasi monyet ekor panjang di Bedugul teridentifikasi 4 jenis alel dengan frekuensi tertinggi (0,45) untuk alel 168 dan terendah (0,1) untuk alel 172. Perbedaan jumlah alel sangat terkait dengan sejarah penyebaran dan evolusi suatu populasi atau spesies.

Nah,, mikrosatelit ini hanya satu dari sekian perkembangan di bidang molekuler. masih banyak metode lain yang dapat membantu manusia dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari identifikasi penyakit, identifikasi suatu spesies, pemuliaan spesies, genetika populasi, dan masih banyak lainnya..

Molekuler itu menyenangkan.. Tidak hanya di lapangan tetapi di laboratorium juga kita dapat menemukan berbagai spesies dengan untaian DNAnya… 😀

 

Daftar Pustaka

Matra, D. D. 2010. Analisis Keragamangenetik Manggis Berdasarkan Karakter Fenotipe dan Marka Molekuler Mikrosatelit pada Empat Sentra produksi Di Pulau Jawa. Bogor: Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

 


8 responses to “Mikrosatelit itu apa ya ??”

  1. florencia says:

    sekarang ini teknik molekuler sudah berkembang sangat pesat yah. bisa dilihat dari alat-alat canggih yang banyak diproduksi untuk semakin memudahkan kita dalam “bermain-main” di dunia molekuler 🙂

  2. rivanakhaliska says:

    jadi lebih paham tentang mikrosatelit dan penggunaanya. keep blogging alen! 😀

  3. niken says:

    molekuler memang banyak menjawab bidang kesehatan dan penelitian, thx alent bagus tulisannya, kalo gk d post mungkin juga msh banyak bermunculan pertanyaan ap itu mikrosatelit 😀

  4. Elviena says:

    penemuan mikrosatelit perlu diapresiasi karena dengan penemuan ini semakin memudahkan kita dalam dapat memecahkan masalah molekuler. semoga masih banyak penemuan-penemuan lain berbasis molekuler yang bermanfaat terutama dalam bidang kesehatan

  5. imanuel natalius says:

    dengan molekuler semua jadi mudah, bahkan untuk pekerjaan yang awalnya sangat sulit dapat lebih mudah dengan molekuler…

  6. leonardo says:

    Woow… Aku pribadi baru tau dunia molekuler sudah berkembang ke level seperti ini. Informasi yang sangat berguna…

  7. agungprayogo says:

    wooow…awezome

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php