Yoseph Surya

Mengurangi Penggunaan Kertas Sebagai Upaya Nyata Melindungi Ekosistem Hutan

Posted: December 5th 2015

Sebagai mahasiswa Biologi, kita selalu mendengung – dengungkan tentang pelestarian lingkungan, konservasi, menganalisis dampak Lingkungan dan lain sebagainya. Tanpa disadari ternyata kita juga terlibat dalam perusakan tersebut. Teman – teman pasti bertanya Kok Bisa ??

Sadar atau tidak sebagai Mahasiswa biologi perlu membuat laporan dari hasil praktikum ataupun penelitian secara baik. Laporan yang baik haruslah lengkap dan disusun dengan baik, space nya pun harus 1,5 agar terlihat rapi, tidak dipungkiri kita perlu menggunakan kertas yang banyak.

Dimungkinkan 1 laporan yang baik setidaknya menghabiskan min 10 lembar kertas. Itu baru 1 acara, bagaimana dalam matakuliah tersebut ada 6 acara berarti minimal kita menggunakan 60 lembar kertas. Itu baru 1 matakuliah, Bagaimana dalam 1 semester praktikumnya ada 3 mata kuliah 60×3 = 180 kertas. Itu baru 1 mahasiswa, bagaimana jika 1 angkatan, ataupun 1 fakultas hehehe

barkas_kertas-750x558

Studi Kasus :
Semenanjung Kampar merupakan wadah dari lahan gambut tropis terbesar di dunia, berlokasi di pantai timur Riau dan meliputi area lebih dari 700.000 hektar. Lapisan dalam lahan gambutnya dua milyar ton persediaan karbon. Ekosistem lahan gambut sebagai kunci pertahanan menghadapi perubahan iklim. Wilayah tersebut juga merupakan tempat tinggal beberapa jenis makhluk hidup yang dilindungi, termasuk harimau Sumatra dan burung rajawali Wallace. Diperikirakan kurang dari 400-500 harimau Sumatra di dunia yang hidup di alam Riau, dan jumlah mereka semakin berkurang seiring dengan kehancuran habitat alaminya.

jj

Sejak tahun 2001, saat perusahaan kertas meningkatkan kegiatan penghancuran hutan, harimau tergeser dan mencari makanan di daerah dekat pedesaan. Angka kematian manusia yang diakibatkan serangan harimau meningkat dari rata-rata 2 menjadi 14 jiwa per tahunnya.

Semenanjung Kampar merupakan rumah bagi penduduk asli suku Akit yang mendiami bagian utara semenanjung. Wilayah tersebut juga menghidupi masyarakat nelayan, pemburu dan petani yang mendiami seluruh area batas dan pinggiran jalur air.Banyak aktivitas deforestasi di Riau didalangi oleh perusahaan kertas raksasa Asia Pulp and Paper (APP) dan saingannya, Asia Pacific Resources International Holding Limited (APRIL) yang secara akumulasi memegang 80% kapasitas total bubur kertas di Indonesia dan mengendalikan dua pabrik pengolahan bubur kertas terbesar di dunia.

HK

Satu rim kertas setara dengan satu pohon berumur 5 tahun. Untuk setiap ton, pulp membutuhkan 4,6 meter kubik kayu, dan 1 ton pulp menghasilkan 1,2 ton kertas. 1 hektar hutan tanamanan industri (acacia) dapat menghasilkan kurang lebih 160 meter kubik kayu. Jika pertahun diproduksi 3 juta ton pulp, maka membutuhkan 86.250 hektar hutan.  Jika dahulu Indonesia termasuk dalam 3 negara dengan hutan terluas di dunia, bahkan diyakini 84% daratan Indonesia adalah hutan, maka saat ini Indonesia telah menjadi negara dengan laju perusakan hutan yang cukup tinggi (WWF , 2011).

OKK

Sesuatu yang besar harus dimulai dari hal yang kecil, Lantas Bagaimana Aksi nyata yang bisa kita lakukan untuk mengurangi dampak menggunakan kertas

  1. Karena laporan tidak di share untuk umum bagaimana jika memanfaatkan kertas bekas yang masih baik,contohnya kertas Soal UTS, UAS, Responsi, dan kertas lainya pada bagian belakang yang masih bersih ( baik)

Lembar Soal Bagian depan

          OKK1

Memanfaatkan bagian yang masih bersih di bagian belakang

ajjahh

2. Membuat kalimat efektif, ringkas dan berbobot ,, Ini mungkin yang susah ya hehehe…

3. Membuat makalah, laporan, skripsi secara serius dan benar, tidak revisi… Dengan tidak revisi kita juga mengurangi konsumsi kertas lhoo *peace

4. Untuk lembaga – lembaga terkait, mengawasi perusahaan –perusahaan besar. Jika bahan baku yang digunakan dapat merusak ekosistem sebaiknya ditindak secara tegas,

5. Mengoptimalkan kertas daur ulang

Postingan ini mungkin menimbulkan pro dan kontra, Bagaimana teman – teman menanggapi postingan ini.. atau mungkin mempunyai masukan atau ide lain yang lebih efektif bisa langsung comment Monggo terima kasih telah membaca.

DAFTAR PUSTAKA

Artikel Greenpeace.or.id ditulis oleh John Novie. Hutan Tropis Indonesia dan Krisis Iklim tahun 2015


13 responses to “Mengurangi Penggunaan Kertas Sebagai Upaya Nyata Melindungi Ekosistem Hutan”

  1. dwiky130801380 says:

    Wah setelah saya membaca blogmu, ternyata sebenarnya untuk menghasilkan satu rim kertas ternyata setara dengan pohon berumur 5 tahun. Terlebih kita sebagai mahasiswa terkadang untuk tugas masih menggunakan kertas. Dan setelah saya melihat action plan anda tulis, semoga action plan anda dapat dilaksanakan.

  2. Ganang Madyasta says:

    Simpel tapi berbobot
    Memang kita sebagai mahasiswa benar-benar menghabiskan kertas untuk mengerjakan tugas dan sejenisnya. Saya sendiri menyadari bahwa penggunaa kertas yang banyak akan menambah dampak kerusakan hutan.
    Mungkin aksi yang telah dibeberkan dapat dicoba oleh mahasiswa supaya mengurangi dampak kerusakan dari kertas…

  3. Hallo Surya!
    Informatif sekali…
    Prihatin dengan adanya penggunaan kertas yang berlebihan menghabiskan pohon yang berdampak merusak ekosistem hutan…
    Mungkin kita harus meminimalisir penggunaan kertas yaa contohnya dengan memanfaatkan kertas bekas utk digunakan…
    Terimakasih ya! Keep sharing keep writing! Proficiat 😉

  4. felixia18 says:

    Sebenarnya mau sebanyak apapun kertas didaur ulang tidak bisa mengurangi pemakaian kertas baru. Ibarat kata orang lebih seneng sama yang baru di banding yang lama #eh yang lama disingkirkan. karena dari segi warna pun org lebih senang yang putih (kertas baru) dibanding kertas buram. Agak sulit memang jika kita masih hidup dengan ketergantungan kertas. Tapi kalau sudah menjadi tuntutan sekolah/kuliah/pekerjaan bisa apa? karena jika mau memulai penghematan kertas memang harus di mulai dari kita sendiri dan pemerintah juga harus ikut andil. Karena balik lagi kepda kenyataan bahwa yang punya kuasalah yang berkuasa atas hutan-hutan 🙁

    • yosephsurya says:

      hmm.. agak baper ya, tapi benar juga pemikiranmu.. barang yg baru terlihat lebih indah,,, namun keindahan itu sesaat lho.. kalau hutan habis apa iya hidup kita masih indah?

  5. etti14 says:

    wah, mungkin masyarakat perlu disadarkan dalam pemanfaatan penggunaan kertas, hal ini demi kesejahteraan hutan bahkan pohon di dunia, semoga rencana aksi mu dapat membantu menyadarkan mahasiswa maupun masyarakat. terimakasih

    • yosephsurya says:

      siipp makasi.. coba seluruh mahasiswa dalam membuat laporan melakukan seperti ini pasti produksi kertas berkurang

  6. Ranti says:

    Ini go green banget! aku suka dengan memperhatikan penggunaan kertas. Tapi, baiknya juga tidak terlalu banyak penggunaan kertas. Selain penggunaan kertas yang dipakai kedua halamannya, saat pembuangan juga perlu di perhatikan. Malah lebih baik untuk di kilo. hehe supaya pengepul bisa mendaur ulang kertasnya. Beda orang beda nyaman sih dengan penggunaan kertas. Tapi paling ga, pada diri sendiri sudah tertanam kesadaran yang sangat dasar ini. Semoga rencanamu bisa lebih mengembang yaa.. hihi. trims

  7. Berliani Christy says:

    Artikelnya bagus Surya! hhe… ngena banget sama rutinitas kita sehari-hari. memang benar, langkah paling sederhana yang dapat kita lakukan bisa dimulai dari mengurangi penggunaan kertas. contohnya sudah ada Dosen FTB yang mulai melakukan itu yaitu dengan cara mengumpulkan semua tugas baik paper, makalah, maupun artikel semuanya dikumpulkan via internet sehingga dapat menekan penggunaan kertas para mahasiswanya… semoga dengan artikelmu ini semakin banyak orang ynag peduli dan melakukan aksi yang nyata walaupun dimulai dari hal yang sederhana.

  8. Ryan Febri says:

    informatif dan cukup relistis dalam penerapannya sehingga ini membutuhkan usaha yang nyata dalam pelaksanaannya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php