Yoan Fitriani Ginting

Bab.9 Functional, Enterprise, and Interorganizational Systems

Posted: December 7th 2013

Karakteristik system informasi fungsional adalah
• Terdiri dari beberapa SI kecil yang fokus pada tugas yg spesifik
• secara spesifik aplikasi SI bisa diwujudkan dalam
o Aplikasi yg benar benar independen
o Terintegrasi membentuk suatu sistem fungsional departemen yang koheren
o Di integrasikan lintas departemen untuk mendukung proses bisnis yg lebih luas

TPS adalah yang pertama untuk menjadi otomatis – berulang, konsisten, volume tinggi tugas adalah kandidat ideal untuk komputerisasi,TPS memberikan dasar bagi semua sistem informasi lainnya dan banyak TPS luar jangkauannya dan menyampaikan kesan kepada pelanggan tentang kualitas bisnis. Transaksi sistem pengolahan (TPS) yang dirancang untuk merekam dan menyimpan data yang menjelaskan setiap peristiwa bisnis yang terjadi.

Karakteristik dari TPS adalah
• Data yg diproses dalam volume yg besar
• Sumber data sebagian eksternal, dan output sebagian besar untuk pengguna internal
• TPS beroperasi secara regular (on demand, daily, weekly, etc.)
• Membutuhkan kapasitas penyimpanan (database) besar
• Memerlukan pemrosesan berkecepatan tinggi (due to the high volume)
• Data Input dan output dikenali dan mudah dipahami (highly structured)
• Melibatkan level detil yg tinggi tetapi low computation complexity
• Membutuhkan level accuracy, data integrity, dan security yang tinggi
• Membutuhkan kehandalan pengolahan yg tinggi; organizations cannot function for long without TPSs
• Mendukung Inquiry processing

Selain TPS ada juga yang disebut MIS (Management Information Systems). MIS menyediakan informasi rutin kepada manajer pada area fungsional.

Iss mendukung berbagai area bisnis fungsional, yaitu Customer Service,Telemarketing, Distribution Channels, Marketing Management, supported Sales Activities, Customer Relationship Management (CRM).
secara fungsional sistem informasi berorientasi kurang, maka Perlu metode untuk mengintegrasikan fungsional sistem informasi yaitu dengan, menghubungkan sistem yang ada, memaksimalkan penggunaan sistem yang ada dan memungkinkan penambahan aplikasi baru, menggunakan perangkat lunak rantai pasokan manajemen, mengatasi isolasi struktur departemen tradisional, mengunakan perusahaan perangkat lunak Resource Planning, mengontrol semua proses bisnis utama dengan arsitektur perangkat lunak tunggal secara real time, meningkatkan efisiensi untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, dan profitabilitas.
Sistem informasi antar organisasi dan global memberikan peluang besar tetapi juga sangat kompleks.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php