Yoan Fitriani Ginting

Bab. 12 Data, Pengetahuan & Sistem Pendukung Keputusan

Posted: December 4th 2013

Manajer membutuhkan dukungan dari IT, karena

  •   Jumlah informasi yg tersedia sangat banyak
  •   pengelolaan informasi secara manual semakin sulit.
  •   Oleh karna itu komputerisasi membantu mengelola hal yg kompleks yaitu membantu manajer mengambil keputusan.

Proses pengambilan keputusan membutuhkan Data, Sumber Data di dapat  baik dari internal, personal, maupun eksternal. Teknik pengumpulan datanya bisa secara manual, dengan sensor dan peralatan, atau dengan scanning atau electronic transfer, yang kualitas data juga harus akurat, aman, relevan, tepat waktu, lengkap, dan konsisten. karena menentukan kegunaan data dan keputusan yg diambil dari data tsb, kemudian data bisa disimpan di Basis Data, data warehouse, data mart, dan lain sbgnya.

Permasalahan dalam manajemen data sering terjadi seperti:

  •   Volume data terus meningkat
  •   Banyak metode dan alat mengumpulkan data
  •   Data mentah terletak di banyak tempat
  •   Hanya sebagian data yg dibutuhkan
  •   Lebih banyak data eksternal
  •   requirements yg berbeda beda terkait data
  •   Kesulitan memilih data management tools
  •   Keamanan, kualitas, dan integritas data

Tujuan mengumpulkan data adalah sebagai fondasi dasar dari intelegensi bisnis

  •   Semua data yg dibutuhkan untuk mengambil keputusan
  •   Data ditarik dari data warehouses atau data marts
  •   Menggunakan tools analisis data
  •   Penentuan pengambil keputusan diperkuat dengan fakta, analisa, dan prakiraan

Berbagai tipe pendukung keputusan ada DSS, EIS, dan GDSS.

Yang Pertama akan dibahas adalah DSS, DSS ada tiga jenis yaitu terstruktur, tak terstruktur, dan semi terstruktur.

  •  Keputusan terstruktur adalah keputusan yang dilakukan secara berulang-ulang dan bersifat rutin. Prosedur untuk pengembalian keputusan sangat jelas, keputusan ini dilakukan terutama pada manajemen tingkat bawah misalnya, keputusan pemesanan barang dan keputusan penagihan piutang.
  •  Keputusan tak terstruktur adalah keputusan yang penanganannya rumit, karena tidak terjadi berulang-ulang atau tidak selalu terjadi ,
  •   Keputusan semiterstruktur adalah keputusan yang mempunyai sifat yakni sebagian keputusan dapat ditangani oleh komputer dan yang lain tetap harus dilakukan oleh pengambil keputusan.

Kemudian ada EIS untuk memenuhi kebutuhan informasi dari eksekutif karena eksekutif memerlukan akses data yg cepat, user interface yang mudah dipahami, berbasis tampilan grafik, sering terkoneksi dengan layanan informasi online dan terintegrasi dengan email.

Group Decision Support Systems

  • Menfasilitasi pengambilan keputusan terstruktur atau tidak terstruktur oleh sekelompok pengambil keputusan
  • Mendukung pekerjaan kelompok dengan mendorong munculnya ide, meningkatkan komunikasi, penerapan tools analisa yg dibutuhkan

Kemudian ada GDSS Menfasilitasi pengambilan keputusan terstruktur atau tidak terstruktur oleh sekelompok pengambil keputusan dan mendukung pekerjaan kelompok dengan mendorong munculnya ide, meningkatkan komunikasi, penerapan tools analisa yg dibutuhkan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php