Yoan Fitriani Ginting

Bab 5. Mengelola Data dan Informasi Organisasi

Posted: October 7th 2013

Pengelolaan data dengan cara modern dapat membantu menangani banyak masalah, mengelola data dalam suatu organisasi modern terdapat hierarki data yaitu urutan tatanan file. Urutan tatanan file tersebut ialah Basis data yang didalamnya mengandung file, file mengandung record, record mengandung field, dan field yang mengandung characters.

  • Field –> Pengelompokan logis dari karakter menjadi sebuah kata, kalimat, atau angka
  • Record  -> Pengelompokan logis dari field yang terkait
  • File – >Pengelompokan logis dari records yang terkait
  • Database -> Pengelompokan logis dari files yang terkait

Database Approach adalah Banyak program dan pengguna bisa berbagai data di database, data aman karena hanya authorized users yang bisa mengakses data tertentu.

Penempatan data pada database

Penempatan data pada data base terdiri dari dua pilihan yaitu Centralized dan Distributed. Pilihan akan berpengaruh pada user accessibility, query response time, data entry, security, dan  biaya.

  • Centralized database
– Semua file berada pada satu lokasi fisik yg sama
– Menyediakan database administrators  dengan kemampuan mengelola keseluruhan database pada satu lokasi
– Konsistensi data ditingkatkan dan lebih aman
– File hanya bisa di akses melalui centralized host computer
– Proses Recovery lebih mudah
– Rentan terhadap single point of failure
– Speed problem terkait transmission delays
  • Distributed database
– Salinan lengkap dari basis data atau sebagian dari basis data, berada pada lebih dari satu lokasi, dekat dengan pengguna

Databases Management System

DBMS adalah sebuah software programs yang menyediakan akses ke database yang memiliki ciri ciri banyak program dan pengguna bisa berbagai data di database, Memelihara integritas dari informasi yg disimpan, DBMS mengelola security dan user access, recovering informasi saat system fails, dan Mengakses berbagai fungsi dari basis data dari dalam aplikasi.

DBMS ada dua jenis yaitu Logical view –menampilkan data dengan format yang dipahami user, dan Physical view – berkaitan dengan physical arrangement dan lokasi data pada direct access storage devices (DASD), DBMSs melindungi pengguna dari keharusan untuk mengetahui physical location dari data; user hanya cukup mengetahui bagaimana data di organisasikan secara logika. Kemampuan manager untuk menggunakan basis data tergantung pada bagaimana basis data di strukturkan baik secara logika maupun fisik, dalam logically structuring database, mempertimbangkan karakteristik dari data dan bagaimana data di akses.

Komponen DBMS

  1. Data Model
  • Mendefinisikan cara data di strukturkan secara konseptual
       2.Data Definition Language (DDL)
  • Digunakan untuk menjelaskan isi dan struktur dari data base
  • Users menjabarkan logical view (schema) dari database menggunakan DDL
  • Mendefinisikan Physical characteristics dari records dan fields
  • Relationships, primary keys, and security can be established

3.Data Manipulation Language (DML)

  • Digunakan untuk mendapatkan isi dari database, menyimpan atau meng-update informasi pada database, dan mengembangkan aplikasi database
  • Structured query language (SQL) – most popular relational database language

4.Data Dictionary

  • Menyimpan definisi dari elemen data dan karakteristik data

Keuntungan DBMS

Keuntungan dari penggunaan DBMS adalah

  • Meningkatkan strategi penggunaan data perusahaan
  • Mengurangi kompleksitas dari IS environment
  • Mengurangi redundan dan inkonsistensi data
  • Meningkatkan data integrity
  • Application/data independence
  • Meningkatkan keamanan data
  • Mengurangi biaya pengembangan dan pemeliharaan
  • Meningkatkan fleksibility dari IS
  • Meningkatkan akses data

Stored Data

banyak organisasi bekerja meningkatkan akses dan ketersediaan informasi untuk itu diperlukan storage data, Saat organisasi membangun struktur DB yang baik, pengambilan keputusan dan pengetahuan akan meningkat melalui data warehouses dan penggunaan data mining tools.

  1. Data warehouse: 
  • Sistem basis data yang dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan
  • Penekanan pada pengorganisasian data yang baik, dalam cara yg dipahami sehingga pengguna bisa mendapatkan jawaban dari pertanyaan (queries)
  • Data yang disimpan adalah data saat ini, masa lalu, detil dan rangkuman data
  • Terdapat Metadata (data tentang data) untuk membantu melacak isi dari data warehouse
        2.Data mart
  • small scale, simpler data warehouse.  Easier to implement.  Targets smaller business segments.
        3.Data mining
  • Mengekstrak pengetahuan dari data warehouse
  • Menggunakan algoritma tingkat tinggi untuk menemukan pola tersembunyi, korelasi, dan relasi
             – Classifying
             – Clustering
             – Associating
            – Sequencing
            – Forecasting
  • Apa yang bisa didapatkan (contoh)?
          -Segmen pasar dan karakteristik dari konsumen
          -Pola belanja konsumen
          -Prilaku penipuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php