Yismaya Yudhawira Panitro

Software Komputer

Posted: October 6th 2012

1. Krisis Software

  • Software aplikasi baru tidak dapat berkembang cepat karena :

–  Mengikuti lingkungan bisnis yang dinamis

–  Mengimbangi perkembangan hardware yang pesat

  • Tertinggal dalam pengembangan software karena kapabilitas IS yang terbatas
  • Selain pengembangan aplikasi baru, perangkat lunak yang ada juga harus dipertahankan (80% pekerjaan orang-orang IT adalah mengupayakan pemeliharaan sistem)
  • Peningkatan komplektisitas menyebabkan potensi peningkatan “bug”
  • Pengetesan dan “debugging” software mahal dan menghabiskan waktu

 

2. Software Fundamental

  • Beberapa istilah dasar :

–  Computer programs : sejumlah instruksi yang diberikan kepada komputer

–  Stored program concept : instruksi yang ditulis dalam program yang disimpan dan dieksekusi oleh CPU ketika dibutuhkan

–  Programming : proses menulis (coding) program

–  Programmer : seseorang yang melakukan programming

  • Software Sistem

–  Instruksi yang mengelola sumber daya hardware

  • Software Aplikasi

–  Instuksi yang melakukan tugas-tugas tertentu

 

3. Software Sistem

  • Software sistem adalah software yang :

–  Mengontrol dan mendukung aktivitas sistem komputer

–  Mendukung software aplikasi dengan mengarahkan pada fungsi dasar komputer

–  Memfasilitasi pengembangan, pengetesan, dan debugging program

–  Adalah independen dari setiap jenis aplikasi tertentu

  • System Control Programs

–  Mengontrol seluruh penggunaan sumber daya sistem (hardware, software, data) dan sistem operasi

  • System Support Programs

–  Khusus mendukung kapabilitas atau kemampuan

 

4. System Control Programs

  • Operating System (sistem kontrol utama program)

–  Mengawasi operasi komputer secara keseluruhan

–  Mengalokasikan waktu dan memori utama CPU untuk program yang berjalan pada komputer

–  Menyediakan antarmuka antara pengguna dan hardware

  • Fungsi Operating System

–  Memulai atau menjalankan komputer

–  Menyediakan antarmuka pengguna

–  Mengelola program

–  Mengelola memori

–  Menjadwal pekerjaan dan mengkonfigurasi perangkat

–  Membangun koneksi internet

–  Memonitor kinerja

–  Menyediakan pengelolaan file dan keperluan lainnya

–  Mengontrol jaringan

–  Mengelola keamanan

 

5. Layanan Sistem Operasi

  • Process management : mengelola program yang sedang berjalan pada prosesor)

–  Multitasking atau multi programming : mengelola dua atau lebih pekerjaan (program), yang sedang berjalan pada sistem komputer di  waktu yang sama

–  Multithreading : jenis multitasking, menjalankan dua atau lebih tugas dari aplikasi yang sama secara bersamaan

–  Timesharing : banyak pengguna menggunakan CPU yang sama, masing-masing menggunakan terminal input/output yang berbeda

–  Multiprocessing : pemrosesan simultan dengan beberapa CPU

  • Virtual memory : mensimulasikan lebih memori utama daripada memori yang benar-benar ada dalam sistem komputer
  • File management and security : mengelola pengaturan dan mengakses file yang disimpan di dalam penyimpanan sekunder
  • Fault tolerance : sistem dapat menghasilkan hasil yang benar dan terus beroperasi bahkan saat menghadapi kesalahan atau eror
  • User interface : memungkinkan pengguna memiliki kontrol langsung dari objek yang terlihat (ikon) dan tindakan mengganti sintals perintah yang kompleks

 

6. Jenis-Jenis Sistem Operasi

  • Major Desktop Operating System

–  Produk Microsoft : MS-DOS, Windows 98, Windows ME, Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8

–  Produk lainnya : UNIX, Linux, Java Operating System (JOS), IBM O/S 2, Macintosh Operating System

  • Departmental Server Operating Systems

–  Mendukung ratusan pengguna secara bersamaan

–  Contohnya UNIX, Linux, Windows 2000, Windows XP, Novell NetWare

  • Enterprise Operating Systems

–  Mendukung ratusan pengguna secara bersamaan, jutaan transaksi per hari

 

7. System Support Programs

  • Mendukung operasi, pengelolaan, dan penggunaan dari suatu sistem komputer
  • Contoh :

–  System Utilities : melakukan tugas umum, menyortir catatan, memeriksa integritas disk, membuat direktori dan subdirektori, memulihkan file yang tidak sengaja terhapus, mencari file yang tersimpan, mengelola penggunaan memori, mengarahkan output

–  Performance Monitors : memantau proses pekerjaan, menghasilkan laporan statistik pada penggunaan sumber daya sistem

–  Security Monitors : memantau penggunaan sistem komputer untuk melindungi sumber daya dari penggunaan yang tidak sah, penipuan, atau perusakan

 

8. Software Aplikasi

  • Program melakukan aktivitas pengolahan informasi secara spesifik dan fungsionalitas pengguna
  • Jenis-jenis software aplikasi :

–  Proprietary application software : alamat kebutuhan bisnis yang spesifik atau unik bagi perusahaan

–  Off-the-self-application software : vendor mengembangkan program untuk dijual ke banyak perusahaan, mungkin paket standar atau disesuaikan

 

9. Isu Software

  • Software Evaluation and Selection

–  Selection Factors

–   Ukuran dan lokasi dari pengguna utama

–   Peralatan sistem administrasi

–   Biaya awal dan selanjutnya

–   Kemampuan sistem saat ini dan masa depan

–   Lingkungan komputasi yang ada atau tersedia

–   Kemampuan teknik in-house

  • Software Licensing

–  Copyright : hak legal eksklusif untuk memproduksi, menyebarkan, dan menjual software

–  Licenses : ijin yang diberikan di bawah hukum untuk terlibat dalam kegiatan lain yang melanggar hukum

  • Software Upgrades

–  Mungkin atau tidak mungkin menawarkan perangkat tambahan yang berharga

–  Resiko bahwa perangkat lunak revisi mengandung bug

–  Peningkatan dalam sebuah organisasi besar merupakan tanggung jawab utama, sehingga harus menilai manfaat dari rilis baru

  • Open Systems

–  Model dari produk komputasi yang bekerja sama

–  Memberdayakan desainer untuk memilih hardware komputer terbaik, sistem operasi, dan software aplikasi tanpa memikirkan kompatibilitasnya

  • Open Source Software

–  Kode software yang ditawarkan secara gratis kepada para pengembang

 

10. Programming Languanges

  • Berbagai bahasa pemrograman memungkinkan orang untuk memberi tahu komputer apa yang harus dilakukan
  • Dasar dari pengembangan aplikasi
  • Machine Languange (generasi pertama dari bahasa pemrograman)

–  ‘Native languange’ dari komputer

–  Terdiri dari bilangan biner (0s, 1s)

–  Satu-satunya bahasa yang dimengerti komputer

  • Assembly Languanges (generasi kedua dari bahasa pemrograman)

–  Korespondensi satu-satu dengan bahasa mesin

–  Lebih user-friendly daripada bahasa mesin

–  Assembler (program yang menerjemahkan bahasa assembly ke dalam bahasa mesin)

  • Procedural Languanges (generasi ketiga dari bahasa pemrograman)

–  Satu instruksi diterjemahkan ke banyak instruksi bahasa mesin

–  Program mendeskripsikan proses dari komputer langkah per langkah

–  Mendekati natural languange, menggunakan kata-kata yang umum

–  Contoh : Cobol, C, Fortran, QuickBasic

–  Compiler (menerjemahkan keseluruhan program sekaligus)

–  Interpreter (menerjemahkan dan mengeksekusi satu sumber program pada saat yang sama)

  • Nonprocedural Languange (generasi keempat dari bahasa pemrograman)

–  Memungkinkan pengguna untuk menentukan hasil yang diinginkan tanpa harus menentukan prosedur rinci yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil

–  Contoh : data base query languange, SQL

–  Bisa digunakan oleh non technical users

  • Natural Languange Programming Languanges (generasi kelima bahasa pemrograman)

–  Menerjemahkan bahasa natural ke dalam struktur yang bisa dibaca oleh bahasa mesin

–  Sangat kompleks dan eksperimental

 

11. Current Programming Languanges

  • Visual Programming Languanges

–  Menggunakan graphical environment

–  Contoh : Visual Basic dan Visual C++

–  Populer untuk non technical users

  • Hypertext Markup Languange (HTML)

–  Bahasa standar yang digunakan dalam World Wide Web

–  Terdiri dari teks, gambar, dan berbagai jenis informasi seperti file data, audio, video, dan executable computer programs

  • Extensible Markup Languange (XML)

–  Peningkatan pada fungsionalitas web document

  • Component-ware

–  Komponen dari software yang bisa dirakit pengembang saat dibutuhkan

–  “Plug and Play” software development

  • Virtual Reality Modeling Languange (VRML)

–  Format file untuk mendeskripsikan dunia interaktif dan objek dalam tiga dimensi

–  Bisa digunakan dalam World Wide Web

–  Contoh : simulasi, game

  • Object Oriented Programming Languanges (OOP)

–  Didasarkan pada objek (paket data dan instruksi tentang apa yang harus dilakukan oleh data tersebut bersama sama

–  Contoh : Java, C++

–  Unified Modeling Languange (UML) – tool modeling untuk sistem yang berorientasi pada objek

 

12. Enterprise Software

  • Masalah yang dihadapi di beberapa organisasi

–  Tekanan kompetitif menyebabkan perlunya perubahan prosedur organisasi

–  Semua perbedaan jenis software dan hardaware yang digunakan menyebabkan banyaknya kompleksitas yang menyebabkan perubahan menjadi sulit

  • Solusi pilihan

–  Paket software dengan modul fungsionalitas yang terintegarsi (i.e., human resource, operations, marketing, finance, accounting, dll)

–  Menggunakan middleware untuk mengintegrasikan aplikasi yang berbeda

–  Enterprise software yang mengelola semua operasi organisasi

 

13. Kesimpulan

  • Software bisa dikategorikan menjadi System Software dan Application Sotware
  • System software menyediakan antarmuka antara hardware dan softaware aplikasi
  • Application software menjalankan fungsi bisnis yang spesifik
  • Bahasa pemrograman menyediakan sarana bagi manusia untuk memberikan perintah kepada komputer
  • Perusahaan mencari solusi perangkat lunak enterprise yang luas untuk menyediakan sistem organisasi yang terintegrasi

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php