Yeni Rohmawati

Blog Archives


Posted: December 11th 2012

  Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin al ‘Ash bahwa dia pernah mengabari Rasulullah saw dan beliau saw pun berkata kepadanya,”Sholat yang paling disukai Allah adalah sholat Daud dan puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Daud. Dia (Daud) tidur seperdua malam, bangun di sepertiganya, tidur lagi di seperenamnya dan berpuasa sehari serta berbuka sehari.” (HR. Bukhori) Diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr bin al ‘Ash berkata,”Aku memberitahu Rasulullah saw bahwa aku mengatakan,’Demi Allah aku akan puasa sepanjang siang dan sholat sepanjang malam seumur hidupku.’ Maka Rasulullah saw berkata kepadanya,’Apakah kamu yang mengatakan,’Demi Allah aku akan berpuasa sepanjang siang dan sholat sepanjang malam seumur hidupku.’ Aku mengatakan,’Sungguh aku yang mengatakannya.’ Beliau bersabda,’Sesungguhnya engkau tidak akan sanggup untuk itu maka berpuasalah dan berbukalah, sholat malamlah dan tidurlah. Berpuasalah tiga hari dalam sebulan maka sesungguhnya suatu kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang sepertinya dan hal itu seperti berpuasa … Read more


Keadaan Lapang ataupun Sempit Semua adalah Ujian

Posted: November 2nd 2012

Dalam kehidupan pasti kita pernah merasakan keadaan yang sempit maupun yang lapang, semua itu hakikatnya adalah sama-sama bernama ujian. kerena didalam keadaan lapang kita diuji apakah kita bisa bersyukur dan memanfaatkan keadaan lapang tersebut atau bahkan sebaliknya, begitu pula dengan keadaan sempit apakah kita bisa bersabar atau malah sebalikknya. Allah berfirman, “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”. (Al-Baqarah 155) Ayat di atas sudah jelas bahwa hidup itu ada keadaan lapang dan sempit. Jika dalam keadaan sempit konsekuensinya harus bersabar kerena tidak mungkin badai tak berlalu.  Badai pasti berlalu…hehehe “Allah tiada meninggalkan kamu dan tiada pula benci kepadamu”. (Adh Dhuhaa 3) Yakinlah bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita bahkan tidak pula pernah membenci kita jadi dalam keadaan sesempit apapun kita tidak boleh takut dan putus asa karena Allah selalu bersama kita. “Dan apabila … Read more



© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php