Judi Online sebagai Pemicu Kriminalitas yang Lain

desireeficker – Judi online, atau bentuk perjudian yang lainnya, tak sesederhana kelihatannya. Permainan yang disediakan pada situs-situs judi biasanya hanya berupa mesinĀ  dan seseorang harus membuat taruhan atas gambar yang keluar. Namun bagaimana bisa judi seperti itu membuat dampak buruk yang sangat besar, termasuk di lingkungan sosial?

Bagaimana permainan yang terlihat sederhana itu pada akhirnya ternyata bisa memicu kerugian di segala aspek kehidupan seseorang? Simak terus penjelasan yang lebih lengkap di bawah ini.

Perjudian bersifat Kriminogen

Hal yang perlu diketahui pertama-tama adalah bahwa perjudian bersifat kriminogen. Yakni suatu aktivitas ilegal yang bisa memicu terjadinya kejahatan yang lain. Judi online, atau bentuk-bentuk permainan judi yang lain, pada kenyataannya juga sudah didesain oleh para bandar sedemikian rupa agar para pemainnya betah dan bermain terus-menerus.

Sementara itu, reward yang didapatkan dari perjudian bersifat tidak tentu. Bahkan yang seringkali terjadi adalah pemasukan yang didapat jauh lebih kecil dari modal awal. Padahal seorang pejudi bisa mendapatkan modal itu darimana saja, misalnya pinjam dari orang lain. Jika tidak bisa mengembalikan pinjaman ini, tentu seseorang akan mudah sekali mengalami permusuhan dengan pihak lain.

Perjudian biasanya Melibatkan Kasus Penipuan

Alasan judi online dan bentuk perjudian online lainnya dilarang adalah karena aktivitas tersebut sangat rawan terjadi penipuan, baik yang dilakukan oleh agen atau bandar, antar pemain, atau pemain dengan pihak lain. Kenyataannya, bandar judi bisa memprogram permainan yang ada di situs perjudian mereka untuk menguntungkan dirinya sendiri.

Seorang bandar juga dimungkinkan melakukan hack terhadap akun para pemain di situsnya dan bisa mencuri uang yang didepositkan sebagai modal berjudi. Dari pemainnya sendiri, juga sering didapati melakukan penipuan atau pencurian demi mendapatkan modal berjudi. Tentu saja, akan banyak sekali pihak yang dirugikan dalam hal ini, dan usaha investasi di mesin perjudian sama saja dengan membuang uang dengan sia-sia.

Perjudian Memicu Timbulnya Kekerasan

Dampak negatif dari perjudian yang selanjutnya adalah berpotensi menimbulkan kasus kekerasan. Hal ini bisa berupa kekerasan terhadap pasangan, kekerasan pada anak, atau orang-orang lain yang terlibat dengan seorang pejudi judi online. Sedangkan bentuk kekerasannya bisa berupa fisik, mental, maupun finansial.

Di dalam lingkungan perjudian, seseorang dimungkinkan untuk saling menipu, memboikot, menjegal, dan memanipulasi demi mendapatkan apa yang diinginkan. Sementara itu, seseorang yang kecanduan berjudi biasanya memiliki manajemen emosi yang rendah. Tentu kehidupan yang semacam ini sangatlah jauh dari kedamaian dan ketenangan.

Kekerasan bisa disebabkan karena banyaknya tekanan mental, seperti terlilit hutang, khawatir kalah taruhan, takut kalau-kalau ditangkap polisi, atau merasa dikejar-kejar oleh pihak lain yang merasa dirugikan. Seseorang bisa lepas kendali dan melakukan kekerasan, bahkan dalam situasi yang lebih berbahaya, ia bisa membunuh orang lain.

Perjudian bisa jadi Bentuk Money Laundering

Bentuk kejahatan lain yang sering bersinggungan dengan judi online adalah money laundering, atau upaya menghilangkan jejak uang yang dihasilkan dari korupsi. Ini dilakukan agar perbuatannya tidak terlacak oleh pihak berwajib. Tentu hal ini adalah tindakan yang sangat licik dan bisa merugikan negara dalam jumlah yang sangat besar.

Perjudian dan Bentuk Kecanduan Substansi Lain

Risiko berikutnya yang bisa menjerat seorang pecandu perjudian online adalah kecanduan substansi lain, seperti alkohol dan obat-obatan terlarang. Lingkungan perjudian bersifat sangat toksik di mana orang-orang di dalamnya kemungkinan juga mengonsumsi bahan-bahan adiktif lainnya. Karena pada dasarnya, semua bentuk kecanduan merupakan pelarian seseorang dari masalahnya.

Seseorang yang tidak ingin menghadapi permasalahannya, biasanya akan mengalihkan perhatiannya ke hal lain. Perjudian adalah tempat pelarian yang sangat negatif. Demikian tadi adalah penjelasan tentang bagaimana judi online bersifat kriminogen, atau bisa menyebabkan terjadinya bentuk kriminalitas yang lain. Tentunya, jika sudah demikian, seseorang bisa dijatuhi hukuman dari pasal berlapis ketika berhasil diciduk oleh pihak kepolisian, dan bukan hanya pasal perjudian saja. Sekian, semoga informasi di atas bisa menjadi referensi bagi Anda untuk menjauhi segala bentuk perjudian. Sampai jumpa di artikel selanjutnya yang tak kalah bermanfaat.

Leave a Reply