Molecular Zone

STRANGER VISIONS : Koleksi DNA untuk Menciptakan Potrait Tiga Dimensi (3D)

Posted: May 28th 2013

stranger visions show process

hagborg face

Ketika Anda berjalan sambil mengunyah permen karet hingga permen karet tersebut sudah tidak terasa manis lagi, Anda kemudian membuangnya begitu saja tanpa berpikir sama sekali dan kembali melanjutkan hari-hari Anda. Beberapa jam kemudian, seorang wanita misterius sampai di lokasi dimana Anda membuang permen karet tersebut. Ia kemudian mengambil permen karet yang sudah Anda buang dan memasukkannya ke dalam sebuah plastik bening yang kemudian ia labeli dengan hati-hati.

Beberapa bulan kemudian, Anda berjalan-jalan untuk menikmati sentuhan karya seni di sebuah art gallery. Tanpa terduga, Anda melihat replika wajah Anda, identik satu sama lain, terpampang di dinding art gallery¸ yang ternyata merupakan potrait 3D wajah Anda yang dibuat dari DNA yang Anda tinggalkan pada gumpalan permen karet sebulan yang lalu. Jika diflashblack kembali, mungkin Anda akan teringat pada sebuah film science fiction “Gattaca”, yang menceritakan kisah tentang penciptaan klon dari DNA manusia. Namun bersyukurlah, karena ini hanyalah sebuah karya seni yang diciptakan oleh Heather Dewey dan Hagborg.

Seorang mahasiswi di New York, Heather Dewey menciptakan potret wajah 3D dalam bentuk patung dari DNA miliknya sendiri. Heather Dewey bersama rekannya Hagborg, melakukan analisa material genetik untuk menelusuri sifat fisik seseorang dan menjadikannya sebuah karya seni dalam proyeknya yang ia sebut sebagai “Stranger Visions”. Dewey dan Hagborg mengerjakan proyek tersebut di laboratorium “Genspace”, dimana ia bertemu dengan sejumlah ilmuwan hebat yang mengajarkan segalanya tentang biologi molekuler dan DNA.

Uniknya, bahan yang digunakan untuk membuat patung wajahnya ini hanya menggunakan permen karet yang membawa materi genetik dirinya (dari air liur yang tertinggal pada gumpalan permen karet). Ia menganalisa genetik untuk merealisasikan imajinasinya tersebut. Ia berpendapat seringkali manusia tidak menyadari DNA yang ada pada dirinya terbuang begitu saja melalui beberapa helai rambut yang rontok, puntung rokok atau permen karet.

permen karet

puntung rokok

Berangkat dari hal kecil tersebut, Heather kemudian mendapatkan ide untuk menciptakan patung dari DNA-nya sendiri. Hagborg, rekan kerja Heather, kemudian mengekstraksi DNA dari permen karet dan beberapa puntung rokok bekas miliknya. DNA Heather dan Hagborg digunakan sebagai sampel dan diekstraksi di laboratorium. Hasil ekstraksi DNA tersebut kemudian diamplifikasi dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction). Hasil amplifikasi tersebut memungkinkannya untuk mempelajari region genome khas pada DNA yang dimiliki oleh setiap orang dan disebut sebagai SNPs atau Single Nucleotide Polymorphisms.

Dewey kemudian melanjutkan proyeknya dengan melakukan sequencing DNA menggunakan program bioinformatik untuk menentukan alel mana yang muncul pada SNP setiap sampel. Kemudian ia memasukkan informasi tersebut ke dalam program komputer yang sudah didesain dengan kode untuk setiap sifat genetik dan parameterises (lekukan) model wajah, misalnya seperti warna mata, warna rambut, warna kulit, bintik-bintik wajah, dan sejumlah bentuk simetris wajah seperti lebar hidung, jarak antara kedua mata, dan lain sebagainya. Langkah terakhir adalah menambahkan beberapa sentuhan akhir dalam software 3D dan akhirnya replika wajah yang identik dapat dicetak menggunakan printer 3D.

Hasil akhir potrait 3D tersebut merupakan cetakan yang identik dengan wajah Dewey atau orang lain yang mungkin tanpa sadar meninggalkan DNAnya di tengah jalan. Jadi apakah Anda ingin memiliki replika wajah Anda sebagai koleksi di rumah atau di kos? Mungkin Anda bisa membuang permen karet Anda atau melepaskan beberapa helai rambut Anda di depan Laboratorium Teknobio-Molekuler, Fakultas Teknobiologi UAJY~~~

Heather Dewey

Sebuah goresan tinta di pagi hari, oleh Winny Lawren / 100801154
(Disadur dari berbagai sumber)


2 responses to “STRANGER VISIONS : Koleksi DNA untuk Menciptakan Potrait Tiga Dimensi (3D)”

  1. Redita Tonapa says:

    woooww.. Informasi yang sangat menarik.
    Berarti selama ini saya sering membuang/meninggalkan DNA saya dimana-mana.
    Saya barusan membuang permen didepan Lab. BioMol Win.. bisa buatkan replika wajahku? Hhehe 😀

  2. Vania Aprilina T says:

    wih..keren ne artikel na..
    kalau rambut sih, saya tau gk blh buang sembarangan.kalau permen karet..emmm…
    request wajahku y win..hehehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php