Vinsensius Adityo

Tiap Langkahku Dibimbing oleh Tuhan

Posted: October 30th 2012

Judul                            : Tiap Langkahku Dibimbing oleh Tuhan

Nama Pengarang          : St. Eko Riyadi, dkk.

Jumlah Halaman            : 158 + 2Cover

Penerbit                        : Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Tahun Terbit                 : 2009

“…Namun, rahmat itu menuntut perjuangan mereka yang menerima rahmat tersebut.”

 

Buku ini berisi rangkaian refleksi tentang panggilan imamat dari sembilang orang imam Diosesan KAS (Keuskupan Agung Semarang) yang telah mereka jalani selama tujuh tahun. Buku ini merupakan ungkapan syukur mereka setelah tujuh tahun menjalani panggilan imamat. Memang usia tahbisan mereka belum cukup lama, namun mereka telah menemukan rasa syukur tersendiri, yakni rahmat yang selalu menyertai mereka selama itu. Pengalaman mereka sebagai pastor paroki, formator di Seminari, bahkan sebagai Student di Vatikan, Roma. Rahmat-rahmat imamat yang mereka peroleh dan dosa-dosa mereka yang mereka sadari dalam menjalani hidup imamat selama tujuh tahun, menjadi bekal berarti bagi mereka sekaligus pelajaran bagi mereka dalam menghidupi panggilan imamat selanjutnya.

Pengalaman-pengalaman yang mereka alami dan yang dipercayakan Tuhan kepada mereka, sungguh mereka rasakan sebagai rahmat penyertaan Tuhan. Mereka mengatakan bahwa kekuatan mereka tak mampu sedemikian, tanpa adanya penyertaan Allah sendiri dalam hidup mereka. Tujuh tahun memang belum lama, namun pergulatan iman mereka sungguh layak dihargai, bahwa perjuangan sebagai seorang imam di masa sekarang memang tidak mudah. Namun iman mereka itu mereka nyatakan dengan judul Tiap Langkahku Dibimbing oleh Tuhan, yang merupakan keyakinan mereka bahwa Tuhan selalu menyertai mereka selama mereka menjalani hidup dan perutusan mereka.

Refleksi :

            Imamat merupakan rahmat yang terduga bagi yang memilikinya. Apalagi Tuhan yang berkenan memilih manusia-Nya untuk menghidupi jalan imamat. Dari buku tersebut, tampak nyata bahwa Allah tak pernah berhenti menyertai manusia-Nya setiap hari. Rahmat yang tercurah itu sungguh dirasakan dan diungkapkan melalui refleksi mereka.

Begitu pula hidup kita. Tentu kita juga perlu yakin bahwa Allah selalu menyertai diri kita setiap hari. Terkadang kita sendiri yang tidak yakin bahwa Allah hadir menyertai kita. Namun setelah dirasakan, ternyata Tuhan menyertai kita dalam suka maupun duka. Dalam suka, kita selalu diberi rahmat bahagia, dalam duka, kita selalu diberi rahmat kekuatan agar kita dapat bangkit lagi.

Dan kita harus yakin, bahwa Tiap Langkahku Dibimbing oleh Tuhan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php