Vinsensius Adityo

Sejenak Bijak Bersama Rahmat

Posted: October 30th 2012

Judul                            : Untung, Hidup itu Rahmat

Nama Pengarang          : Aloys. Budi Purnomo, Pr

Jumlah Halaman            : 155 hlm + cover

Penerbit                        : Kanisius, Jogjakarta

Tahun Terbit                 : 2002

 

Jenaka, lucu dan menarik. Dari buku ini, Rm Budi Purnomo bercerita tentang pengalaman-pengalaman jenakanya, sejak ia ditahbiskan sampai ia mengalami yang namanya dikerjai oleh umat-umatnya ketika ia menjadi pastor paroki. Di dalam bukunya ini, beliau tidak menggunakan namanya secara terang-terangan, tetapi melalui karakter bernama Untung.

Kisah jenaka yang salah satunya mengesan adalah ketika Rm Untung ini sudah menerima tahbisan. Ketika itu orang tuanya hadir juga di sana. Dan di situ mereka saling berbagi berkat. Orang tuanya meminta berkat terlebih dahulu setelah ia ditahbiskan. Walaupun ia anak dari orang tuanya, tapi orang tuanya tidak segan meminta berkat kepada anaknya. Dan mungkin suatu saat saya juga akan mengalami hal yang demikian. Sungguh menarik dan memberikan suatu dorongan motifasi bagi saya untuk terus berjuang menjalani panggilan ini.

Dan yang menjadi inti dari buku ini adalah bagaimana segala pengalaman itu disyukuri sebagai rahmat dari Tuhan sendiri. Dalam cerita-cerita yang disampaikan dalam buku ini, beliau selalu menyertakan kata “hidup itu rahmat, manakala……..” yang selanjutnya disampaikan juga mengenai rahmat apa yang ditemukan oleh beliau dari pengalaman-pengalaman yang boleh dikatakan jenaka, lucu dan menarik itu. Dan di bagian akhir dari cerita-ceritanya ini, beliau juga menyertakan doa-doa singkatnya setelah beliau mengalami, meresapi dan mensyukuri pengalaman-pengalamannya itu.

 

 

Refleksi :

            “Untung, Hidup itu rahmat.”  Sewaktu saya melihat judul dari buku ini, saya penasaran, “Kenapa Romo Budi memberi judul bukunya ini demikian ?”  Ternyata benar juga. Saya setuju dengan judul dari buku ini. Hidup itu penuh dengan rahmat. Hidup sendiri adalah rahmat. Dan lagi Tuhan menganugerahkan berbagai macam pengalaman dalam hidup kita. Dan sudah selayaknya kita sebagai manusia mensyukuri atas semuanya itu. Dan hidup itu rahmat. Banyak hikmah yang dapat dipetik dari pengalaman-pengalaman itu, kalau kita mau memaknainya secara sungguh. Hidup kita ini selalu disucikan, dibenarkan dan ditebus oleh oleh Yesus Kristus. Dan Roh Kudus adalah jiwa dari seluruh umat beriman. Maka dari itu hidup kita menjadi berkat, rahmat dan pujian. Roh kudus menuntun kita, agar semakin hari hidup kita semakin berlimpah rahmat yang telah dicurahkan Allah kepada kita dalam diri Yesus Kristus. Syukurilah segala pengalaman-pengalaman dalam hidup kita itu sebagai rahmat dari Tuhan sendiri. Amin.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php