Vinsensius Adityo

Lowongan Tuhan (?)

Posted: October 30th 2012

Judul                            : Lowongan Tuhan

Nama Pengarang          : Elsa Surya

Jumlah Halaman            : 428 hlm

Penerbit                        : Minerva Media, Jakarta

Tahun Terbit                 : –

 

Aris Wanasis, seorang copywriter muda yang berbakat. Ia berguru di Padepokan Semar Mesem. Mempelajari ilmu ma’rifat yang terkandung dalam ‘inna Lillahi wa inna ilaihi raji’un’. Salah satu cara untuk mencapai tingkatan Insan Kamil. Belum tuntas menyerap ilmu itu, tiba-tiba padepokannya dibom. Sesepuh dan segenap cantrik yang tergabung dalam Padepokan itu terbunuh. Karena Padepokan itu dituduh mencampur adukkan semua ajaran agama dan melecehkan Tuhan dengan dimuatnya iklan ‘lowongan Tuhan’ yang dibuat Aris. Aris pun sempat menjadi bulanan oleh orang-orang yang tahu bahwa ia masih hidup dan orang-orang itu juga ingin membunuhnya, karena iklannya yang dituduh melecehkan Tuhan itu. Sementara itu, Aris terlibat hubungan asmara dengan Sari, seorang janda kembang yang berprofesi sebagai pelukis yang sukses. Usianya enam tahun lebih tua daripada Aris. Namun Aris memiliki kelainan misterius. Setiap melewati malam pengantin, sang suami meninggal dunia tanpa sebab. Hal itu berulang pada perkawinannya yang kedua, menjadikan Sari trauma untuk menikah lagi. Sari begitu tersiksa, karena di lain pihak naluri kewanitaannya sangat mendambakan kehangatan seorang kekasih. Namun berkat pertemuannya dengan Aris, ia pun sembuh, karena Aris yang membantunya untuk mengobati penyakitnya itu. Akhirnya kebenaran membelanya. Aris bebas dari kejaran orang yang membencinya itu. Orang itu bernama Dayat. Dayat pun tertangkap dan dipenjara seumur hidupnya. Aris pun akhirnya menikahi Sari dan mereka hidup bahagia.

 

 

 

Refleksi :

            Sikap gegabah kerap kali muncul karena letupan emosi yang mudah meledak, sehingga membuat seseorang cepat untuk mengambil tindakan tanpa pertimbangan terlebih dahulu. Sikap seperti itu kerap terjadi di dalam masyarakat kita. Manusia yang kerap kali jatuh dalam emosi yang membuat mereka jatuh dalam tindakan yang tidak baik, terutama sikap gegabah. Sikap reaktif untuk menyelesaikan segala sesuatu dengan tindakan kekerasan adalah tindakan yang menandakan bahwa seseorang itu kurang dewasa dalam mengolah emosi.

Dan dari kisah inilah aku belajar, bahwa mempertimbangkan tindakan yang akan diperbuat itu perlu. Sebelum bertindak, sebaiknya putuskan tindakan yang dilakukan itu dengan diskresi. Pertimbangkan tindakan yang baik dan yang lebih baik untuk dilakukan. Jadilah pribadi yang dewasa dengan diskresi.


One response to “Lowongan Tuhan (?)”

  1. boim says:

    Salam
    Bisa bantu saya dapetin buku lowongan tuhan II (sang avatar).
    Please, tenkyu sebelumx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php