Victoria Intan

Kapuk Randu Bahan Dasar Tenun Ikat

Posted: February 20th 2017

Kapuk Randu Bahan Dasar Tenun Ikat

Hay hay… jumpa lagi nih di blog ini 😀

Kali ini akan membahas hal yang sedikit berbeda dari yang telah di post sebelumnya. Jadi akan dibahas sedikit mengenai tanaman Kapas atau Pohon Kepok atau Pohon Kapuk randu atau yang nama kerennya adalah Ceiba pentandra. Kenapa yang dibahas ini? karena tanaman ini adalah bahan dasar dari  aneka kerajinan yang sangat indah dan terkenal hingga tingkat International loh 😀 😀 hebat kan??? 😀

Klasifikasi Kapuk randu

Kingdom         : Plantae

Divisi             : Magnoliophyta

Subdivisi         : Spermatophyta

Kelas               : Magnoliopsida

Ordo                : Malvales

Famili              : Malvaceae

Genus              : Ceiba

Spesies            : Ceiba pentandra L.

@ Pohon Kapuk

Hal penting yang membuat tumbuhan ini dipelihara oleh masyarakat adalah karena bagian-bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan, terutama kapas yang ada pada bijinya yang merupakan bahan dasar pembuatan kain tenun ikat oleh masyarakat Kabupaten Sikka di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ketika buah dari tumbuhan Kapuk ini telah matang (berwarna coklat), maka akan dipetik dipetik lalu dijemur sampai kering. Setelah itu kulitnya kupas, dipijat dan terakhir dibersihkan kemudian kapas tersebut harus dijemur agar mudah mengembang sehingga mudah dipisahkan dari bijinya.

@ Kain Tenun Kabupaten Sikka

@ Alat pemintal kapas

Pohon Kapuk memiliki ketinggian mencapai 8-30 meter dan memiliki batang pohon utama yang cukup besar. Tumbuhan ini tahan terhadap kekurangan air sehingga dapat tumbuh di kawasan pinggir pantai serta lahan-lahan dengan ketinggian 100-800 m di atas permukaan laut dengan hujan tahunan 1.000-2.500 mm. Pohon Kapuk ini dapat tumbuh di atas berbagai macam tanah, dari tanah berpasir sampai tanah liat berdrainase baik, tanah aluvial, sedikit asam sampai netral. Pohon Kapuk dapat juga hidup pada daerah kering dan temperatur di bawah nol dalam jangka pendek serta peka terhadap kebakaran.

Pohon Kapuk tumbuh seadanya di sekitar pekarangan rumah sehingga budi daya kapuk yang baik sulit ditemukan. Pohon Kapuk ini dapat dijumpai dengan mudah di kebun dan jalan menuju daerah pedesaan. Selain dimanfaatkan buahnya untuk bahan dasar pembuatan kain tenun, pohon Kapuk juga memiliki banyak manfaat lainnya seperti bunga, daun dan kulit kayunya  yang dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit seperti asma, diabetes, obat luka, diare dan lainya, serta batang pohonnya sering digunakan untuk membuat ukiran, peti mati dan juga kerajinan lainnya.

Klasifikasi Sumber Daya Alam (SDA)  Pohon Kapuk :

  1. Klasifikasi SDA berdasarkan sumber asalnya : Biotik (biotic)
  2. Klasifikasi SDA berdasarkan tahapan perkembangannya : SDA actual
  3. Klasifikasi SDA berdasarkan keterbaruannya : SDA terbarukan karena secara alami bisa memperbaharui diri.
  4. Klasifikasi sumberdaya alam berdasarkan sifat atau kondisinya: SDA yang tergantikan dan bisa dipelihara (replaceable and maintainable natural resources)

 

Daftar Pustaka :

Pratiwi, R.H. 2014. Potensi Kapuk Randu (Ceiba Pentandra ) Dalam Penyediaan Obat Herbal.  E-Journal WIDYA Kesehatan Dan Lingkungan 1 (1) : 53-60


5 responses to “Kapuk Randu Bahan Dasar Tenun Ikat”

  1. krisdianti says:

    Tulisan yang sangat menarik terutama dengan adanya penmabhan gambar yang sangat membantu untuk memahami manfaat kapuk randu.

  2. yuldinatabeo says:

    waaah, aku baru tahu kalau kapuk randu di jadikan bahan tenun ikat. Terima kasih informasinya 🙂

  3. Carolina Arum Permatasari says:

    informasi yang cukup lengkap! semoga masyarakat sekitar tetap bisa melestarikan kapuk randu tersebut sehingga anak cucu kita nantinya dapat merasakan manfaat dari kapuk randu

  4. Irajumira says:

    artikel yang menarik dan informatif..:)
    oh iyah, untuk pemanfaatan bagian tanaman ini sebagai obat, apakah juga sudah diterapkan oleh masyarakat lokal disana ?

  5. Maria Alberthasari Sahu says:

    Informasinya menarik, lebih bagus lagi kalau ada data real tentang seberapa banyak populasi kapuk randu di daerah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php