vianarmando

Data, Knowledge, and Decision Support

Posted: December 2nd 2012

Minggu ke 12 (27/11/2012)

Minggu ke-Duabelas kali ini mata kuliah pengenalan teknologi informasi membahas tentang Data, Pengetahuan, dan Sistem Pendukung Keputusan.

Adapun pembahasan materi yang diberikan di minggu ini yaitu :

Yang pertama adalah tentang apa saja yang dilakukan oleh seorang manajer. Secara garis besar, seorang manajer bekerja untuk mengelola, mengolah, dan membuat keputusan akan apa yang harus dilakukan selanjutnya  supaya sebuah organisasi/perusahaan yang dia pimpin tersebut bisa berjalan dengan lebih baik. Berikut ini merupakan langkah-langkah yang dilakukan oleh seorang Manager saat ingin membuat sebuah keputusan di dalam proses untuk mencapai sebuah tujuan/goal :

  • Interpersonal roles : setiap individu mempunyai cara yang berbeda untuk menyelesaikan permasalahan (bagaimana figurnya dan cara seseorang memimpin suatu perusahaan).
  • Informational roles : meneliti informasi yang ada, bagaimana informasi yang ada bisa disebarkan.
  • Decisional roles : membuat suatu keputusan yang berbeda satu sama lain.

Mengapa manajer dalam menjalankan tugasnya butuh sebuah sistem informasi sebagai alat bantu untuk mendukung keputusannya ??
Manager membutuhkan Sistem Informasi untuk mengelola, menyebarkan, dan menganalisa informasi, karena tidak mungkin semua data akan diperiksa satu per satu oleh Manager. Selain itu juga pemodelan sistem informasi dapat membantu manajer untuk mengelola kompleksitas, meneliti berbagai alternatif sangat cepat, dan memberikan analisis risiko sistematik yang mungkin terjadi. Data yang dibutuhkan berasal dari sumber data, internal data, data Pribadi, dan eksternal data. Metode pengumpulan data dilakukan secara manual, dengan instrumen dan sensor, dan scanning atau transfer elektronik. Kualitas Data yang baik adalah kualitas data menentukan kegunaan data dan juga kualitas keputusan berdasarkan data atau isu yang sangat penting.

Karakteristik data yang berkualitas antara lain :

  • Akurat                   : informasi yang diberikan tidak mungkin salah.
  • Aman                     : bebas dari penyusupan/manipulasi.
  • Relevan                 : sesuai dengan apa yang sedang diproses/dikerjakan/dibutuhkan.
  • Timely                   : terkini, data yang palingbaru/update.
  • Complete              : isinya harus “penuh”, datanya lengkap.
  • Konsisten             : ketika saat itu diakses, pada waktu yang selanjutnya jika akan diakses kembali, maka datanya akan tetap sama isinya, tidak berubah-ubah.

Lalu yang kedua membahas tentang data storage (penyimpanan data ) dan manajemen data.

Data storage (penyimpanan data) merupakan Database yang ada didalam data warehouse dan datamart.

Data Management Difficulities (Kesulitan Pengelolaan Data), contohnya :

  1. Volume data dapat meningkat dengan waktu
  2. Banyak metode dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data
  3. Hanya sebagian kecil dari data yang relevan untuk situasi tertentu.
  4. Semakin banyak data eksternal
  5. Kesulitan memilih alat dalam manajemen data
  6. Keamanan data, kualitas, dan integritas sangat penting

Tujuan utama pengumpulan data adalah untuk memberikan landasan kepada intelijen bisnis karena semua data diperlukan untuk keputusan suara. Data diambil dari gudang data atau data mart dan alat analisa data yang diterapkan dengan penilaian pengambil keputusan ‘ditambah dengan fakta, analisis, dan prakiraan. Decision Support Systems menyediakan dukungan terkomputerisasi untuk proses pengambilan keputusan. Akhir penggunanya aktif bekerja dengan data warehouse dengan menerapkan model untuk mewakili, memahami, dan menyederhanakan situasi keputusan.

Beberapa model-model data yang ada :

  • Iconic models                    : ada replika sistem secara fisik (misalnya replika mobil dengan skala yang lebih kecil).
  • Analog models                  : membuat sistem yang mirip seperti sistem nyata yang ada.
  • Mathematical models   : model yang kompleks hubungan dan melakukan eksperimentasi dengan mereka
  • Mental models                  : bagaimana seseorang bisa menggambarkan situasi yang sedang terjadi (tergantung persepsi dari masing-masing orang).

Sifat Keputusan adalah perencanaan strategis yang memiliki tujuan jangka panjang dan kebijakan untuk alokasi sumber daya. Manajemen kontrol adalah sebuah akuisisi dan pemanfaatan sumber daya yang efisien dalam pencapaian tujuan organisasi. Dan untuk operasional kontrol adalah proses eksekusi efisien dan efektif tugas-tugas tertentu.

Decision Support Systems dibutuhkan ketika keputusan tidak terstruktur. Karakteristik dan Kemampuan DSS ini mendukung pengambil keputusan di semua tingkat manajerial, mendukung keputusan saling tergantung ataupun berurutan, mendukung semua tahapan pengambilan keputusan dan berbagai proses pengambilan keputusan dan gaya, dan dapat disesuaikan dari waktu ke waktu untuk berurusan dengan perubahan kondisi, memanfaatkan model dari link ke data dan basis pengetahuan, lalu yang terakhir adalah menjalankan analisis sensitivitas. Analisis Sensitivitas merupakan sebuah studi tentang efek yang ditimbulkan dari perubahan dalam satu atau lebih bagian dari suatu model yang ada terhadap bagian lain dari model tertentu.

Komponen dan Struktur dari DSS :

  1. Data management                          : Pengaturan database yang relevan saat pengambilan keputusan
  2. User interface                                  : Mengizinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan perintah dari DSS
  3. Model management                       : mengatur software yang termasuk dalam keuangan, statistika, pengaturan keahlian, atau kuantitatif suatu model
  4. Knowledge Management              : pengetahuan untuk solusi dari permasalahan , mendukung subsistem komponen data yang saling bergantungan.

EIS (Executive Information System) merupakan sebuah DSS yang dibangun untuk level para eksekutif dalam mengembangkan dan mengatur database suatu perusahaan. Kemampuan EIS adalah untuk menelusuri faktor penentu keberhasilan dan indikator kinerja utama status akses trend analisis yang Ad hoc analisis, Exception pelaporan cerdas EIS, dan Integrasi dengan DSS bersama aksesibilitas web.

Group Decision Support System berfungsi untuk memfasilitasi solusi keputusan semi terstruktur dan tidak terstruktur oleh sekelompok pengambil keputusan, memiliki kemampuan untuk bisa berdiskusi pada suatu sistem, dan membuat suatu tim virtual.

Online Analytical Processing (OLAP) merupakan analisis oleh pengguna akhir dari desktop mereka secara online menggunakan alat bantu seperti spreadsheet. Stored data pencarian cerdas dari data yang disimpan dalam data mart atau gudang, dan memukan informasi prediktif/pola yang diketahui hingga akhirnya pengguna melakukan tugas penambangan data dengan alat yang sangat kuat dan merupakan alat penambangan data yang menerapkan teknik komputasi canggih (belajar, kecerdasan).

Data mining merupakan pencarian/penambangan cerdas dari data yang disimpan dalam suatu data mart atau gudang data.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php