vianarmando

Electronic Commerce

Posted: November 19th 2012

Minggu ke 10 (13/11/2012)

Minggu ke-Sepuluh kali ini mata kuliah pengenalan teknologi informasi membahas tentang Electronic Commerce (E-commerce)

Adapun pembahasan materi yang diberikan di minggu ini yaitu :

Yang pertama tentang sejarah dari E-commerce yang dimulai pada awal 1970-an dan hanya terbatas untuk perusahaan besar saja pada awalnya. Namun sekarang perdagangan elektronik sudah mencakup hampir semua hal yang berhubungan dengan transaksi perdagangan seperti  : pelayanan, transaksi bank, berbelanja online, mencari pekerjaan, membayar listrik telepon dan ari secara online, dan yang lain. Hal ini dapat memudahkan orang-orang untuk bertransaksi karena menghemat waktu, biaya dan tenaga.

Pengertian dari E-commerce sendiri merupakan proses transaksi perdagangan atau jual beli yang dilakukan dengan bantuan komputer,  sehingga dapat memudahkan dalam proses jual beli tersebut. E-commerce dibagi menjadi 3 tipe, yaitu :

  1. Traditional Commerce yaitu perdagangan masih dilakukan secara fisik dimana transaksi membutuhkan kontak antara penjual dan pembeli.
  2. Pure EC yaitu transaksi dilakukan secara murni dimana proses jual beli dilakukan di internet, dan barang akan dikirmkan lewat jasa pengiriman barang.
  3. Partial EC yaitu pencampuran antara cara tradisional dan murni, biasanya tipe ini dilakukan toko di dunia nyata yang mengiklankan barangnya di dunia maya.

E-Business

E-business adalah definisi yang lebih luas dari EC yang meliputi tidak hanya pembelian dan penjualan barang dan jasa saja tetapi juga pelayanan pelanggan, bekerja sama dengan mitra bisnis, dan melakukan transaksi elektronik dalam sebuah organisasi.

Macam-macam jenis dari EC :

  • Business to business EC (B2)                                   : Transaksi EC yang dilakukan antar bisnis
  • Collaborative commerce (c-commerce)                 : Transaksi yang melibatkan beberapa pihak
  • Business-to-consumer EC (B2C)                             : Transaksi yang dilakukan dari perusahaan ke konsumen
  • Consumer-to-businesses (C2B)                               : Perorangan jual barang ke suatu perbisnisan
  • Consumer-to-consumer (C2C)                                 : Proses jual beli dari orang ke orang
  • Intrabusiness (intraorganizational) commerce    : Jual beli barang dalam bisnis
  • Government-to-citizens (G2C) and others            : Perhubungan dengan pemerintah dan penduduk atau masyarakat
  • Mobile commerce (m-commerce)                           : Transaksi via mobile atau handphone

Elektronic Marketplaces adalah tempat jual beli online dimana penjual dan pembeli bisa saling berkomunikasi kemudian melakukan transaksi. Contoh elektronic marketplace yang terkenal adalah berniaga.com; tokobagus.com; kaskus.co.id dan yang lain.

Electronic Marketplaces ada dua jenis yaitu pertama pasar yang memfasilitasi pertukaran informasi, barang, layanan, dan pembayaran. Kedua pasar yang menciptakan nilai ekonomi bagi pembeli, penjual, pasar perantara dan masyarakat pada umumnya. Perbedaan Electronic Markets dengan Inter-organizational Systems adalah  Electronic Markets pembeli dan penjual bertemu untuk bertukar barang, layanan, uang, dan informasi, sedangkan Inter-organizational Systems (IOS) bisa dilakukan oleh antara dua atau lebih organisasi yang rutin memrosesan transaksi dan arus informasi. EC aplikasi yang didukung oleh infrastruktur dan 5 daerah dukungan yaitu orang-orang, kebijakan publik, standar teknis dan protokol, mitra bisnis, dan dukungan layanan.

Yang dibutuhkan dalam Perdagangan Elektronik :

Infrastruktur yang meliputi hardware, software dan jaringan  dibutuhkan untuk melakukan transaksi dan komunikasi

Mekanisme pembayaran elektronik :

  1.  Elektronic Check
  2.  Elektronik Kartu kredit
  3.  Elektronik kas di PC
  4.  Kartu pembayaran Elektronik dengan e-cash
  5.  Transfer Dana Elektronik (EFT)
  6.  Keamanan

Penerapan E-commerce sangat beguna bagi sebuah perusahaan sebagai solusi dalam suatu permasalahan yang ada. Sebagai contoh, perusahaan yang menerapkan E-Commerce untuk solusi pemecahan masalah dalam permasalah-permasalahan yang di hadapi adalah Qantas Airways yang merupakan perusahaan penerbangan di Australia yang mendapatkan beberapa masalah yaitu :

  • Meningkatnya harga bahan bakar
  • Meningkatnya kompetisi dengan banyaknya perusahaan yang muncul
  • Biaya operasional yang cukup mahal
  • Kinerja perusahaan menurun
  • Harus memperbarui armada sedangkan perekonomian Australia saat itu sedang menurun

Solusi:

  • Menjalin kerjasama dengan supplyer, kemudian solusi dibuat dalam bentuk E-Commerce (b2b)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php