tyrsapriliani

Mulai Pedulilah Dengan Keberadaan Burung Kasuari Gelambir Tunggal

Posted: December 3rd 2016

Burung Kasuari Gelambir Tunggal (Casuarius unappendiculatus) merupakan satwa endemik pulau Papua (Indonesia dan Papua New Guinea). Habitat kasuari yang berada di hutan tropis yang kaya akan flora dan fauna yang berhubungan dengan keadaan tanah, letak geografis serta keadaan iklim, sehingga hutan tropis sangat cocok untuk kasuari. Burung kasuari hidup menyendiri dan memiliki daerah teritorial tertentu. Hidup di hutan hujan dataran rendah, hutan rawa, hutan pegunungan, lembah dan sabana. Kasuari sering dijumpai di pinggiran hutan, bantaran sungai atau melintasi savana kecil dan mampu menyeberangi sungai. Kasuari beradaptasi dengan sempurna untuk kehidupan tersembunyi dalam semak belukar lebat di hutan tropis.

kasuari-2222Burung Kasuari Gelambir Tunggal

Populasi burung Kasuari Gelambir Tunggal diyakini dari hari ke hari semakin mengalami penurunan, karena itu IUCN (International Union for Conservation of Nature) Redlist memasukkan burung Kasuari Gelambir Tunggal (Casuarius unappendiculatus) ini dalam status konservasi Vulnerable (Rentan). Burung kasuari merupakan salah satu satwa liar yang dilindungi Undang-Undang. Burung kasuari gelambir tunggal merupakan salah satu jenis burung yang rentan mengalami kepunahan karena meskipun tidak memiliki predator di habitat aslinya, akan tetapi penyebabnya juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu :

  1. Perburuan liar baik untuk mendapatkan bagian-bagian tubuhnya seperti daging, bulu ataupun telurnya untuk di perdagangkan.
  2. Rusaknya habitat alaminya sebagai dampak dari pembalakan liar dan kebakaran hutan serta konversi hutan menjadi areal untuk pemanfaatan lain seperti perkebunan, pertambangan dan pemukiman penduduk.

Apabila keadaan ini berlanjut terus, tanpa dilakukan pengawasan dan pengendalian yang tepat, maka satwa ini terancam punah 🙁

Salah satu usaha pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan penangkaran fauna burung endemik Papua, termasuk kasuari di Taman Burung dan Taman Anggrek Biak. Penangkaran merupakan salah satu usaha untuk melindungi dan mengembangkan satwa diluar habitat alaminya. Didalam penangkaran dapat mengakibatkan satwa mengalami perubahan lingkungan dari alam bebas menjadi terbatas, termasuk perubahan dalam proses adaptasi dan tingkah laku makan dan kimpoi.

telur kasuariTelur Burung Kasuari Gelambir Tunggal

Berdasarkan fakta mengenai populasi burung Kasuari ini yang semakin menurun, kegiatan konservasi perlu dilakukan untuk menyelamatkan spesies ini dari rentan kepunahan. Saya ingin membantu dengan mengupayakan aksi konservasi burung Kasuari Gelambir Tunggal. Beberapa action plan yang ingin saya lakukan untuk membantu satwa endemik dari papua yaitu :

  1. Memberikan edukasi dengan menyebar luaskan informasi mengenai kondisinya yang mulai terancam punah di alam sehingga statusnya yang dilindungi kepada masyarakat secara langsung ataupun melalui media sosial.
  2. Memberi pengetahuan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di papua serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menghentikan perdagangan bagian-bagian tubuhnya yang diharapkan agar tidak ada perburuan lagi dan populasi tidak semakin menurun.
  3. Melakukan aksi penanaman pohon yang menjadi habitat burung Kasuari Gelambir Tunggal bersama masyarakat sekitar atau suatu organisasi terutama disekitar daerah-daerah habitat alami.
  4. Membantu membuat sarana prasarana untuk penangkaran dan mengumpulkan dana untuk membantu memenuhi kebutuhan obat, sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan konservasi spesies ini yang telah dilakukan oleh pemerintah setempat.

♥♥ Mulai pedulilah dengan keberadaan spesies ini. Aksi kecil tetapi sangat berarti dan berperan penting bagi keberlangsungan hidup spesies terancam mulai terancam punah  untuk masa sekarang dan kedepannya ♥♥

Sumber referensi :
http://www.iucnredlist.org/details/22678114/0
http://www.biodiversitywarriors.org/isi-katalog.php?idk=5820&judul=Kasuari-gelambir-tunggal-http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13235518
Yohanes, Y.R. Klimaskossu, Y. Kerepea, W. Y. Mofu, R.A. Hans, F.Z. Peday, A. S.S dan Dimara, P.A. 2014. Perburuan Kasuari (Casuarius spp.) secara tradisional oleh Masyarakat Suku Nduga di Distrik Sawaerma Kabupaten Asmat. Jurnal Manusia dan Lingkungan. 21(1). 98-105.


8 responses to “Mulai Pedulilah Dengan Keberadaan Burung Kasuari Gelambir Tunggal”

  1. krisdianti says:

    rencana aksi konservasi yang dbuat oleh Tirsa sangat baik dan terinci. Jujur saja saya belum pernah melihat secara langsung burung kasuari secara langsung oleh karena itu saya sangat berharap untuk dapat ikut serta dalam aksi koservasi ini

  2. adhikasdp says:

    saya sangat setuju dengan langkah konenservasi yang di ambil seperti mengedukasi masyarakat agar turut peduli melindungi burung kasuari dan point ke 4 menarik menjadi sukarelawan dalam mengumpulkan dana konservasi

  3. jonbin8 says:

    sangat kompleks ya, tapi baik. saya sangat mendukung aksi ini, terutama untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat.

  4. riaresdicaa30 says:

    saya setuju dengan setiap aksi yang akan anda lakukan, semoga setiap aksi yang dilakukan dapat berjalan dengan segera yaaaa. semangat tirsa, kalo berkesempatan saya sangat ingin ikut serta dalam konservasi ini,

  5. lidyaseptilia says:

    wah, semangat untuk rencana aksi mu kak, kapan akan dilakukan untuk aksi ini kak? semangat terutama dalam penanaman pohon bersama masyarakat sekitar atau suatu organisasi sebagai habitat burung Kasuari Gelambir Tunggal semoga dengan adanya itu dapat meningkaykan kembali kesadaran masyarakat lokal, good luck

  6. yunitalolodatu says:

    menarik sekali info yang disampaikan, jadi pengen liat asli kasuari papua ini. semagat mendukung konservasi . makasih atas ilmunya.

  7. keziangelicas says:

    Informasi yang menarik. Semoga aksinya bisa dilaksanakan. dan semoga banyak masyarakat indonesia yang membaca blog ini agar kepedulian lingkungan di indonesia semakin tinggi 🙂

  8. Devina says:

    hello, saya sudah membaca aksi planmu, semoga burung kasuari gelambir tunggal ini tetap bisa lestari ya ka… diharapkan semoga kegiatan ini dapat berjalan ya ka.. biarsekecil apapun sudah membantu keberlangsunan hidup burung kasuari ini ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php