Pengantar Teknologi Informasi

PTI

Posted: December 2nd 2013

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

  1. A.  Internet, Intranets dan Extranets

Pengertian Internet

Internet merupakan Jaringan komputer terbesar di dunia (a network of networks) yang menjadikan pertukaran informasi sangat mudah menggunakan standart dan protokol yg terbuka, tidak eklusif , dalam jaringan yg saling berhubungan

Layanan apa saja yg ditawarkan oleh Internet

Layanan yang ditawarkan internet antara lain: E-mail, Web, File transfer, Chat, Message board, Instant messaging,dll.

The Operation of the Internet

Aliran paket informasi antara komputer diatur oleh sebuah aturan umum (protocols):

–       Internet protocol (IP)

–       Transport control protocol (TCP)

pesan yang diterima oleh komputer

Setiap komputer pada internet di identifikasikan dengan IP address. Sebagian besar komputer juga memiliki nama domain. Network Solutions, Inc. Memiliki monopoli atas pendaftaran nama domain sampai tahun 1999. Saat ini, 82 perusahaan dapat mendaftarkan nama domain. Cybersquatting – Membeli nama domain untuk dijual kembali.

New top-level domain zones: pada November 2000, terdapat penambahan pada global top-level domains di internet sejak tahun 1980s.

–       .aero (for the air-transport industry)

–       .biz (for businesses)

–       .coop (for cooperatives)

–       .museum (for museums)

–       .name (for individuals)

–       .pro (for professions).

Mengakses Internet

–       Connect via LAN Server

–       Connect via Serial Line Internet Protocol/Point Protocol (SLIP/PPP)

–       Connect via an Online Service (AOL, MSN)

Layanan internet- Communications

–       E-mail: electronic messaging

–       USENET newsgroups: forum yg mengumpulkan grup pesan dari pengguna berdasarkan teman umum

–       Chatting: live, interactive, written conversations based on topic groups

–       Instant messaging: instant text messaging between Internet users

–       Telnet: user on one computer doing work on another computer

–       Internet telephony: conducting voice conversations over the Internet

–       Internet fax: real time document transmittal

Layanan internet– World Wide Web

–       Based on HTML: standard hypertext language yg digunakan di Web

–       menangani text, hypermedia, graphics, dan sound

–       Home Page: menampilkan teks dan grafis; halaman pengantar sebuah website

–       Web Site: Semua halaman dari perusahaan atau individu

–       Hyperlinks: cara untuk menghubungkan atau menavigasikan semua halaman pada web site

–       Webmaster: orang yg bertanggung jawab terhadap sebuahWeb site

–       Uniform Resource Locator (URL): mengacu ke alamat sumber tertentu di web

–       Hypertext Transport Protocol (HTTP): standart komunikasi yg digunakan untuk mentransfer page melalui WWW di internet

–       Browsers: aplikasi yg mengijinkan WWW untuk meminta dan melihat

Intranets

Jaringan internal yg menggunakan teknologi internet untuk membuat informasi bisa diakses oleh karyawan dan biasanya terkoneksi dengan internet. Extranet mengijinkan konsumen atau suplier untuk mengakases sebagian dari intranet perusahaan.

–       Jaringan private yg menggunakan aplikasi Internet dan protokol TCP/IP

  1. Menyediakan akses yg mudah terhadap informasi perusahaan bagi karyawan
  2. Digunakan untuk men-deploy aplikasi perusahaan
  • Examples – policies and procedures manuals; human resource forms; product catalogs
  1. Keamanan menjadi perhatian utama
  • Security measures include – public key security, encryption, digital certificates, firewalls

–       Perluasan dari sebuah intranet untuk dipilih oleh outside business partners seperti suppliers, distributors, dan key customers

  1. Memberikan akses mudah pada  informasi perusahaan dan easy collaboration bagi mitra bisnis

–       Security

  1. Penting untuk mencegah unwanted entry ke sistem internal
  2. Virtual private networks (VPNs) sering digunakan untuk menambahkan keamanan dari komunikasi internet

 

  1. B.  Sistem Informasi Functional, Enterprise, dan Interorganizational

Sistem Informasi Fungsional

Sistem Informasi Fungsional terdiri dari beberapa SI kecil yang fokus pada tugas yg spesifik. Secara spesifik  aplikasi SI bisa diwujudkan dalam aplikasi yg benar benar independen dan terintegrasi  membentuk suatu sistem fungsional departemen yang koheren. SI juga di integrasikan lintas departemen untuk mendukung proses bisnis yg lebih luas

Transaction Processing Systems

Transaksi adalah setiap peristiwa / event yang terjadi selama proses operasi bisnis. Business events (transactions) bisa memicu business events lainnya. Setiap event (transaction) bisa di deskripsikan oleh  sejumlah item data. Transaction processing systems (TPS) di rancang untuk mencatat dan menyimpan data yg menjabarkan setiap business event yg terjadi

–       TPSs : automated, berulang, konsisten, high-volume tasks

–       TPSs menyediakan fondasi untuk sistem informasi lainnya

–       TPS memberikan impresi/kesan kepada konsumen mengenai kualitas dari sebuah bisnis

TPSs memiliki karakteristik data yg diproses dalam volume yg besar, sumber data sebagian eksternal, dan output sebagian besar untuk pengguna internal. Selain itu, TPS juga beroperasi secara regular.TPSs membutuhkan kapasitas penyimpanan (database) besar dan pemrosesan berkecepatan tinggi. Data Input dan output dikenali dan mudah dipahami. TPSs melibatkan level detil yg tinggi tetapi low computation complexity, membutuhkan level accuracy, data integrity, dan security yang tinggi, dan membutuhkan kehandalan pengolahan yg tinggi. TPSs mendukung Inquiry processing. Secara tradisional, TPS di implementasikan pada sistem main frame  menggunakan batch processing.

Online Transaction Processing (OLTP) dapat dibanggun menggunakan client/server architecture, hemat.

Internet (Intranet) Transaction Processing

–       mengijinkan multimedia data transfer

–       fast response time

–       storage of large databases of graphics and videos

–       real time

–       low cost

Tugas TPS Antara lain : Pemrosesan Order,  Bertugas sebagai General ledger / buku beasr, Mengelola hutang dan piutang, Manajemen persediaan , pengiriman dan penerimaan barang, menangani penggajian, dan menyediakan laporan periodik.

Accounting and Finance Systems

  1. Financial Planning and Budgeting merupakan prediksi financial dan economic serta penganggaran biaya.
  2. Investment Management merupakan akses ke laporan ekonomi dan finansial beserta analisa finansial.
  3. Financial Controls berkaitan dengan kontrol anggaran, auditing, analisa kesehatan finansial, serta analisa Profitability dan kontrol biaya.

Marketing & Sales Systems

  1. Distribution Channel: menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan, diperluas melalui perantara seperti grosis maupun pengecer
  2. Other Channel Systems: Mendukung semua yg terkait dengan pemasaran seperti after-sales customer support
  3. Customer Service meliputi Analisa profil dan preferensi konsumen, mass customization, targeted advertising dan customer inquiry systems dan automated Help Desk.
  4. Telemarketing meliputi advertisement and reaching customers, order processing, customer service, sale support dan account management.
  5. Distribution Channels meliputi manajemen pengiriman dan improve retail stores.
  6. Marketing Management meliputi: Men set dan memonitor harga dari produk dan layanam, memonitor dan mengevaluasi produktivitas dari salesperson, evaluasi keuntungan dari products / customers, menilai trend penjualan, dan analyze new products, services, and markets.

Human Resources Management Systems

  1. Human Resources Maintenance and Development

Melitputi pelatihan karyawan, penilaian performa, dan analisa Turnover, keterlambatan, absensi.

  1. Human Resources Management and Planning

Human resource management and planning melakukan tugas tugas berikut: Mengelola personnel files dan skills inventory, Mengelola tunjangan, Menyesuaikan dengan government reporting, Personnel planning, Succession planning dan Labor negotiations.

Integrated Information Systems

Alasan integrasi

–       Kekurangan dari SI berbasis fungsional:

–       Tidak bisa memberikan semua informasi yang dibutuhkan oleh karyawan

–       Tidak mengijinkan departemen yg berbeda berkomunikasi dengan efektif

–       Data penjualan, inventory, dan produksi sering di inputkan secara manual ke sistem komputer yg terpisah

Interorganizational Information Systems (IOS)

Sistem elektronik melibatkan aliran informasi antara dua atau lebih perusahaan yang berada pada on-going relationship. IOS bertujuan untuk pengelolaan transaksi yg efisien. Banyak bisnis besar yg membutuhkan adanya hubungan dengan supplier melalui applikasi IOS. IOSs dapat di implementasikan dengan Private, third-party networks (value-added networks) dan Publicly accessible networks (Internet).

Tipe Interorganizational Sistem

–       Global systems

–       Electronic data interchange (EDI)

–       Electronic funds transfer (EFT)

–       Extranets

–       Shared databases

–       Integrated messaging

 

  1. C.  Electronic Commerce

Ruang lingkup EC saat ini

E-commerce saat ini melingkupi beberapa hal berikut : Iklan, perbankan, Jual beli alat elektronik, Jual beli saham, Pencarian pekerjaan, lelang, Kolaborasi dengan mitra bisnis di seluruh dunia, dan Menyediakan layanan konsumen

Definisi dan konsep EC

Electronic Commerce (EC) adalah proses dari jual beli, pertukaran produk, layanan dan informasi melalui jaringan komputer, terutama internet

Pure EC: semua dimensi adalah digital

–       Perusahaan Online (virtual)

–       New-economy organization

–       nMenjual barang dan jasa secara Online

Partial EC: perpaduan antara dimensi digital dan fisik

–       Click-and-mortar organizations

–       Melakukan kegiatan EC

–       Melakukan bisnis utama di dunia nyata

EC vs E-business

E-business adalah perluasan dari definsi EC yang tidak hanya terdiri dari pembelian dan penjualan barang dan jasa, tetapi juga meliput: Layanan konsumen, Kolaborasi dengan rekan bisnis, dan Melakukan transaksi elektronik dalam sebuah perusahaan

Pure vs. Partial EC: berdasarkan tingkat digitalisasi dari produk, proses bisnis, dan delivery agent

Tipe E-Commerce

–       Business-to-business EC (B2B)

–       Collaborative commerce (c-commerce)

–       Business-to-consumer EC (B2C)

–       Consumer-to-businesses (C2B)

–       Consumer-to-consumer (C2C)

–       Intrabusiness (intraorganizational) commerce

–       Government-to-citizens (G2C) and others

–       Mobile commerce (m-commerce)

Electronic Marketplaces

Pasar memfasilitasi pertukaran informasi, barang, jasa, dan pembayaran.

Pasar menciptakan nilai ekonomi untuk pembeli, penjual, perantara, Masyarakat pada umumnya

Electronic Markets vs. Inter-organizational Systems

Pada E-markets, pembeli dan penjual bertemu untuk bertukar: barang, Layana, uang, dan informasi.

Inter-organizational Information Systems (IOS) terjadi antara dua atau lebih perusahaan. IOS digunakan untuk pemrosesan transaksi harian dan aliran informasi

Electronic Commerce Requirements

  1. Infrastructure – hardware, software, dan jaringan yg dibutuhkan untuk mendukung transaksi, komunikasi, dan kolaborasi
  1. Mekanisme Pembayaran Electronic

–       Konsumen membuka rekening di bank

–       Konsumen meng email encrypted electronic check yang ditanda tangani dengan tanda tangan digital

–       Pedagang mendepositkan cek tersebut ke rekeningnya; uang di debit dari rekening pembeli dan di kreditkan di rekening penjual

  1. Unencrypted payments – Pembeli meng emailkan nomer CC ke penjual di internet
  2. Encrypted payments – detil credit card di enkripsi untuk keamanan

–       bank menyediakan aplikasi khusus kepada konsumen

–       Konsumen membeli “uang elektronik” dari bank melalui aplikasi

–       Bank mengirim  catatan uang elektronik ke konsumen, disertai tanda tangan digital

–       Uang  disimpan pada PC pembeli dan bisa digunakan pada setiap electronic store yg menerima e-cash

–       Aplikasi juga digunakan untuk mentransfer e-cash dari komputer pembeli kekomputer penjual seller’s

–       Penjualan bisa menabung e-cash di bank atau  menggunakannya untuk melakukan trnasaksi lainnya

Keamanan

Enkripsi merupakan proses membuat pesan tidak terbaca kecuali oleh pihak kunci dikripsi yang sesuai. Terdiri dari: Single-key encryption, Public/private key encryption, dan Public key infrastructure

Business-to-business (B2B)

–       Anggota E-market

–       Fuel

–       Fuel services

–       Light maintenance service

–       Catering

–       Pembelian barang dan jasa secara elektronik

–       Perlengkapan kantor

–       pemeliharaan

Business-to-customer (B2C):

–       Online booking

–       E-mails to frequent-flyer members

–       Mileage bonuses and opportunities to win $10,000 AU

–       Wireless communications ad

Business-to-employee (B2E):

–       Online training

–       Online banking

 

  1. D.  Wireless, Mobile Computing dan Mobile Commerce

Teknologi Wireless

Perangkat Wireless  cukup kecil sehingga mudah di bawa atau digunakan, memiliki kemampuan untuk mengerjakan tugas produktif dan bisa berkomunikasi secara nirkabel dengan internet ataupun perangkat lainnya. Contoh: PDA, cellular phones, smart phones.

Wireless Application Protocol (WAP) Sebuah standart yg mengijinkan perangkat wireless dengan layar yg kecil, koneksi bandwidth rendah dan memory terbatas bisa mengakses informasi dan layanan berbasis Web. Microbrowser adalah browser internet dengan ukuran file kecil yang bisa bekerja di perangkat wireless dengan memory dan bandwith internet terbatas. Pager adalah wirelessa messaging system satu arah; mengingatkan pengguna ketika menerima pesan yang masuk

Wireless Transmission Media

Microwave transmission systems digunakan secara luas untuk komunikasi yang bervolume tinggi, jarak jauh dan point-to-point. Point-to-point memiliki 2 karakteristik: pertama, transmitter dan receiver harus berada pada line-of-sight ; kedua, transmisi harus diarahkah langsung dari transmitter ke receiver. Satellite transmission menggunakan satelit komunikasi; terdiri dari 3 tipe satelit dengan orbit berbeda sbb :

–       Geostationary (GEO)

–       Medium-earth-orbit (MEO)

–       Low-earth-orbit (LEO)

Types of Orbits

–       Geostationary earth orbit (GEO) mengorbit 22.300 mil tepat di atas khatulistiwa dan stabil pada posisi tersebut; sempurna untuk sinyal TV.

–       Medium earth orbit (MEO) terletak 6,000 miles di atas permukaan bumi dan bergerak; digunakan untuk GPS dan lebih murah.

–       Low earth orbit (LEO) berada 400 sampai 700 miles di atas permukaan bumi dan bergerak lebih cepat, digunakan untuk telpon

Global Positioning Systems

GPS adalah sistem wireless yang menggunakan satelit yg memungkinkan pengguna untuk mengetahui posisi mereka di mana saja di bumi; didukung oleh 24 shared satellites di seluruh dunia.

Internet over Satellite (IOS)

IOS mengijinkan user Internet melalui GEO satellites dari antena yg terpasang di rumah/lokasi user.IOS hanya tersedia di beberapa area dan bisa memiliki propagation delay atau terganggung oleh kondisi sekitar.

Radio

Radio transmission menggunakan gelombang frekuensi radio untuk mengirim data langsung antara transmitter dan receivers. Satellite radio (digital radio) menawarkan uninterrupted, near CD-quality music yang dikirim ke radio pengguna. (XM satellite radio uses GEO; Sirius uses MEO)

Bluetooth

Bluetooth digunakan untuk membuat PANs kecil. Bluetooth dapat menghubungkan hingga 8 devices dengan jarak area 10-meter, low-power, radio-based communications, serta dapat mengirimkan data hingga 1 Mbps. Personal area network (PAN) adalah jaringan komputer yg digunakan untuk berkomunikasi antara perangkat komputer yg sifatnya perorangan.

Zigbee

Zigbee ditujukan pada aplikasi yang membutuhkan transmisi data dan konsumsi daya yg rendah. Karakteristik Zigbee antara lain: dapat memindahkan data dengan kecepatan ¼ dari Bluetooth, bisa menangani ratusan perangkat sekaligus, fokus saat ini untuk menghubungkan sensor secara wireless yg ditanam pada industrial controls, medical devices, smoke and intruder alarms and building and home automaton.

Wireless Local Area Networks (WLANs)

WLAN membutuhkan transmitter dengan antena, disebut wireless access point, yg menghubungkan wired LAN atau antena satellite yg menyediakan koneksi Internet. Wireless network interface card (NIC) dibutuhkan untuk berkomunikasi secara nirkabel dan built-in radio dan antenna di dalamnya. Hotspot wireless access point yg menyediakan layanan ke beberapa pengguna dalam jangkauan area yg terbatas (up to a couple hundred feet).

Masalah Seputar Wi-Fi

–       Roaming: User tidak bisa berpindah dari satu hotspot ke hotspot lain jika hotspot menggunakan layanan jaringan Wi-Fi yg berbeda.

–       Security: karena Wi-Fi menggunakan gelombang radio, tidak mudah untuk melindunginya

–       Cost: layanan Wi-Fi komersial murah tapi tidak gratis dan tiap layanan memiliki biaya yg berbeda dan account log in user yg terpisah

Mobile Computing and Mobile Commerce

Mobile computing mengacu pada real-time, koneksi wireless antara perangkat mobile dan computing environments lainnya, seperti Internet atau intranet dan memiliki 2 karakteristik utamayg membedakan dari jenis komputasi lainnya.

  1. Mobility – user membawa perangkat mobile dan bisa berkomunikasi secara real time dgn sistem lain di mana pun mereka berada.
  2. broad reach– user bisa di hubungi secara mudah saat mereka membawa perangkat mobile ‘terbuka’.

Mobile Commerce

M-commerce mengacu kepada transaksi e-commerce (EC) pada lingkungan nirkabel khususnya melalui internet. Faktor-faktor yang menyebabkan meluasnya perkembangan m-commerce antara lain: meluasnya ketersediaan perangkat mobile, no need for a PC, “Cell phone culture”, Penurunan harga, dan peningkatan Bandwidth.

Mobile Commerce Applications

Mobile Commerce Application berkaitan dengan Financial Services, Mobile Banking, Wireless Electronic Payment Systems, Micropayments, Mobile (Wireless) Wallets, dan Wireless Bill Payments.

Intrabusinesas Applications

Mobile Portal menyediakan konten dan layanan untuk mobile user meliputi news, sport, email, entertainment, travel and restaurant information; community services; dan stock trading. Voice Portal adalah Web site dengan audio interface dan bisa di akses melalui handphone biasa.

Wireless Telemedicine

Telemedicine: penggunaan telekomunikasi modern dan IT untuk menyediakan perawatan klinis bagi individu yang jauh dan untuk mengirimkan infromasi terkait dengan perawatan klinis tersebut.

Telemedicine Applications

Telemedicine Applications menyimpan dan mengurum gambar digital dari satu lokasi ke lokasi lainnya, mengijinkan pasisen di satu lokasi berkonsultasi dengan dokter secara real time melalui video conferencing, menggunakan robot untuk melakukan remote surgery, kasus pada pasien di daerah pedesaan dan dokter di area perkotaan. Teknologi nirkabel memudahkan proses pemberian resep pasien. Komunikasi Mobile menyediakan aplikasi telemedicine untuk situasi darurat yang muncul selama penerbangan pesawat

Telemetry Applications

Telemetry adalah transmisi nirkabel dan penerimaan data yg didapatkan dari remote sensors. Teknisi bisa menggunakan telemetry untuk mengidentifikasi permasalahan pemeliharaan pada peralatan. Dokter bisa memonitor pasien dan mengontrol peralatan medis dari jarak jauh. Produsen mobil menggunakan telemetry  untuk melakukan remote diagnosis dan pemeliharaan kendaraan.

Pervasive Computing

Pervasive Computing (Ubiquitous computing) adalah invisible everywhere computing yg ditanam pada objek disekitar kita misal: lantai, atap, mobil, mesin cuci, microwave oven, cell phones, baju, dsbnya. (e.g., smart home, peralatan cerdas)

Wireless Sensor Networks (WSNs)

Wireless Sensor Networks adalah jaringan yg saling terhubung, menggunakan baterei, sensor nirkabel yg disebut motes ditempatkan pada lingkungan fisik. Motes mengumpulkan data dari banyak titik mote. Setiap mote mengandung processing, storage, dan radio frequency sensors dan antennas. Motes menyediakan informasi yang mengijinkan komputer pusat mengintegrasikan laporan dari aktivitas serupa dari sudut pandang yg berbeda. Mesh Network terdiri dari motes, dimana setiap note yg memiliki data akan mengirimkan data ke mote terdekat. Keuntungannya jika satu mote rusak, mote lain masih bisa mengumpulkan data. Cara ini sangat efisien dan handal.

Wireless Security

Empat ancaman utama terhadap wireless security

–     Rogue access point adalah unauthorized access point pada jaringan wireless.

–     War driving adalah tindakan mencari akses WLANs sambil mengendari kendaraan.

–     Eavesdropping mengacu pada usaha oleh unauthorized users untuk mengakases data yg sedang “berjalan” melalui jaringan wireless.

–     RF (Radio frequency) jamming adalah ketika seseorang atau sebuah perangkat secara sengaja atau tidak sengaja mengganggu transmisi jaringan nirkabel Anda.

Solusi terkait ancaman tsb:

–       Mendeteksi access points tidak sah melalui perangkat dari NetStumbler;

–       Memblok SSIDs  (service set identifier) anda;

–       mengenkripsi  transmisi wireless  menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA);

–       Mengetahui siapa yg mengunakan jaringan kita dan apa yg mereka lakukan;

–       Otomatis beralih ke saluran nirkabel yg berbeda saat terjadi gangguan

 

  1. E.  Data, Pengetahuan,& Pendukung Keputusan

Tugas Manajer

Membuat keputusan untuk mencapai tujuan

–       Peran Informational, Peran Interpersonal

–       Mengambil keputusan: entrepreneur, mengetasi permasalahan, mengalokasikan sumber daya, negosiator

Manajer membutuhkan dukungan dari IT

Alasan manajer membutuhkan dukungan dari IT antara lain: Jumlah informasi yg tersedia sangat banyak, Pengelolaan informasi secara manual semakin sulit serta Komputerisasi membantu mengelola hal yg kompleks

Cara Mendapatkan Data yang dibutuhkan

– Sumber Data ada yang berasal dari internal, personal, dan eksternal

– Teknik pengumpulan data dilakukan dengan manual, dengan sensor dan peralatan atau scanning atau electronic transfer.

Data

Kualitas Data menentukan kegunaan data dan keputusan yg diambil dari data tsb. Karakteristik high quality data antara lain: akurat, aman, relevan , tepat waktu, lengkap, dan konsisten.

Penyimpanan Data

Penyimpanan data meliputi: Basis Data, data warehouse, data mart

Permasalahan dalam manajemen data

Berbagai permasalahan dalam manajemen data antara lain: Volume data terus meningkat, Banyak metode dan alat mengumpulkan data, Data mentah terletak di banyak tempat, Hanya sebagian data yg dibutuhkan, Lebih banyak data eksternal, requirements yg berbeda beda terkait data, Kesulitan memilih data management tools, serta Keamanan, kualitas, dan integritas data.

Intelegensi bisnis

Tujuan mengumpulkan data adalah sebagai fondasi dasar dari intelegensi bisnis. Semua data yg dibutuhkan untuk mengambil keputusan. Data ditarik dari data warehouses atau data marts menggunakan tools analisis data. Penentuan pengambil keputusan diperkuat dengan fakta, analisa, dan prakiraan

Decision Support Systems

Sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan, dan pemanipulasian data yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan pada situasi yang semiterstruktur dan situasi yang tidak terstruktur di mana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat

Enterprise Decision Support

–      Group Decision Support Systems

Menfasilitasi pengambilan keputusan terstruktur atau tidak terstruktur oleh sekelompok pengambil keputusan dan mendukung pekerjaan kelompok dengan mendorong munculnya ide, meningkatkan komunikasi, penerapan tools analisa yg dibutuhkan

–       Implementasi GDSS

Pertemuan Face-to-face meetings – menggunakan komputer  dan aplikasi GDSS yang saling terhubung,

Corporate ‘war room’ – Informasi di analisa dan tampilkan secara grafis kepada semua anggoyta

Support for virtual teams – mendukung proses kolaborasi untuk team yg terpisah secara geografis

Online Analytical Processing (OLAP)

OLAP merupakan analisa oleh end users dari aplikasi desktop, online, menggunakan tools seperti spreadsheets. OLAP menganalisa relasi dari berbagai jenis elemen bisnis. OLAP melibatkan aggregated data (ringkasan dari berbagai kumpulan data) dengan menampilkan data dari berbagai sudut pandang yang melibatkan perhitungan kompleks antara elemen serta merespon permintaan user dgn cepat.

Kegunaan Stored Data

–       Data mining yaitu pencarian cerdas pada data yg tersimpan di data marts/ warehouses untuk menemukan predictive information dan menemukan pola baru.

–       Memerlukan mining tools yg powerful. Mining tools menerapkan teknik komputasi cerdas (learning, intelligence)

Visualisasi data

Hasil analisa data bisa lebih berguna jika ditampilkan menggunakan teknik Data Visualization.Visualisasi data terbagi menjadi tiga yakni: Visual Interactive Modeling (berbasis grafik), Visual Interactive Simulation (menggunakan simulasi/animasi), Geographic Information Systems (menampilkan data mengunakan peta digital).

Knowledge Management

Knowledge Management berkaitan dengan:

–       Knowledge assets – terkait pasar, products, teknologi, dan organisasi yg dimiliki atau perlu dimiliki oleh bisnis

–       Best practices – koleksi dari solusi /studi kasus sukses

–       Intellectual capital – koleksi pengetahuan yg dikumpulkan perusahaan

–       Knowledge system –  mengumpulkan pengetahuan, menyimpan di basis data, memelihara db, dan menyampaikan pengetahuan ke pengguna

–       Competitive intelligence – koleksi dari informasi kompetitif

IT Support for Knowledge Management

–       Knowledge discovery and analysis: menemukan & mengorganisir pengetahuan

–       Knowledge acquisition: mengumpulkan pengetahuan yg dibutuhkan

–       Establishment of organizational knowledge bases: menyimpan dan mengorganisasikan pengetahuan perusahaan

–       Knowledge distribution and use: memastikan siapa saja yg membutuhkan pengetahuan bisa mengaksesnya

Implementing Knowledge Management

–       Meregorganisasi menjadi perusahaan berbasis pengetahuan

–       Membuat jabatan baru, chief knowledge officer (CKO)

–       Memfasilitasi  pembelajaran organizational

 

  1. F.   Implementasi IT:  Etika, dampak, dan keamanan

Etika dalam IT

Etika merupakan kepercayaan tentang hal yang benar dan salah atau yang baik dan yang tidak. Code Etik merupakan prinsip yg menuntun anggota dari organisasi.

Tipe Etika

–       Privasi –  apa yg dikumpulkan, disimpan, dan dibagikan ke orang lain

–       Accuracy – Apa yg dilakukan untuk menjamin keotentikan dan akurasi data

–       Property – Siapa yg memiliki kekayaan intelektual dan bagaimana kompensasinya

–       Accessibility – siapa yg bisa mengakses informasi

Privasi

–       Privasi informasi merupakan hak untuk menentukan apakah informasi pribadi bisa dibagikan ke orang lain.

–       Electronic surveillance merupakan penggunaan komputer oleh user bisa di monitor tanpa diketahuin baik dikantor atau dirumah

Hak kekayaan intelektual

Properti intangible yg diciptakan seseorang/perusahaan, dilindungi oleh hukum

–       Trade secret : intellectual work – tidak public  (coca cola, kfc)

–       Patent: hak eksklusif untuk penemuan (inovasi teknologi) yang diberikan kepada penemu selama 20 tahun

–       Copyright /hak cipta: Pecipta dari kekayaan intelektual diberikan hak kepemilikan seumur hidup + 50 tahun terkait dengan penggunaanya.  Software secara umum memiliki copyrighted.

Kejahatan Komputer

Computer sering menjadi target dari aktivitas kriminal. Metode serangan:

–       Gangguan terhadap data

–       Program yg menipu: Viruses dan denial-of-service attack (DoS attack)  banyak menyerang  e-commerce web sites

Protecting IT

Perusahaan dan individu harus aktif membangun mekanisme perlindungan

–       Mencegah kerusakan

–       Mendeteksi ancaman sebelum kerusakan menyebar

–       Membatasi kerugian dari ancaman

–       Merencanakan tahap recovery bila terjadi serangan

–       Memperbaiki sistem agar tidak terulang lagi

Application control strategies:

–       Memastikan kualitas input

–       Verifikasi kualitas processing

–       Memastikan kualitas dan aksesbilitas dari output

Network control strategies:

–       Mengontrol akses ke network resources

–       melindungi data di jaringan dengan encryption

–       Memonitor dan mendeteksi penyusup

–       Protect with firewalls


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php