Blog Tira

Dampak Negatif Perjudian, Sehingga Dilarang Keberadaannya

Posted: August 18th 2020

bandarq228 – Pergerakan kegiatan perjudian dirasa semakin meluas dengan maraknya orang-orang yang tertarik. Bahkan selain perjudian klasik, kini muncul versi baru yaitu berjudi secara online. Taruhan online seperti itu mendukung para pemainnya untuk bergabung dalam sebuah situs penyedia, dan memainkan sebuah game sebagai media untuk bertaruh.

Dengan iming-iming keseruan dan keuntungan tersebutlah, kini para pemainnya pun seolah terus bertambah menjadi banyak. Mereka terbuai dengan segala bentuk penawaran yang seolah-olah sangat menguntungkannya tanpa ada resiko dampak negatif di dalamnya. Dari hal ini saja, sudah dapat kita lihat bahwa kebanyakan para pemain tersebut menutup mata pada keadaan sebenarnya dan memandang perjudian menjadi sesuatu yang sangat spesial.

Memang pada dasarnya permainan judi bandarq228 diselenggarakan untuk mencapai kemenangan bagi pemain, dengan melipat gandakan modal taruhan dari seluruh pemain yang bergabung menjadi keuntungan kemenangan nantinya. Namun disadari atau tidak, dampak negatif perjudian tetap ada. Kemenangan adalah sebuah hal yang cukup sulit diraih. Kesempatan menang akan lebih sedikit jika dibandingkan dengan kekalahannya.

Mengapa? Karena dapat kita lihat, misalnya dalam sebuah taruhan akan diikuti oleh 5 orang pemain. Dan dari sekian pemain, hanya akan ada salah satu pemenang saja. Itu artinya persaingan akan sangat ketat dan resiko kalah sedikit lebih besar daripada keuntungannya. Itulah sedikit penggambaran bagaimana dunia perjudian ini dapat mengelabui para pemain dengan penawaran yang berbeda dari ekspektasi.

Itu hanyalah sebagian kecil dari permasalahan yang beresiko pemain rasakan ketika ikut tergabung dalam sebuah perjudian. Dilain hal, masih banyak yang perlu diketahui mengenai dampak negatif perjudian yang akan sangat meresahkan jika terjadi. Namun sebelumnya diketahui pula ada berbagai jenis kegiatan judi sekarang ini. Di masa yang sudah semakin maju ini, lahir pula alternatif judi lainnya yang seolah menjadi pusat baru. Yaitu perjudian klasik dan online, keduanya memiliki dampak yang tidak baik jika diikuti karena sama-sama dimainkan menggunakan taruhan uang sungguhan.

Menguras Modal

Baik judi biasa maupun yang dimainkan secara online, keduanya harus dilakukan dengan cara bertaruh menggunakan uang asli oleh para pemainnya yang bergabung. Hal inilah sebenarnya yang menjadi titik permasalahannya. Jika tidak dimainkan secara sungguhan menggunakan uang asli, maka ia boleh saja dijalankan sebagai permainan atau hiburan belaka. Namun jika sudah berurusan dengan masalah uang, maka lain lagi pandangannya.

Karena yang dipertaruhkan sangat bernilai seperti uang, maka dampak negatif perjudian pun bisa ada. Untuk menjalankan judi, diberlakukan syarat untuk memasang taruhan dengan jumlah nilai tertentu. Maka para pemain dianjurkan untuk memiliki modal uangnya masing-masing. Jika ia tidak memiliki modal, maka tidak akan bisa mengikuti taruhan.

Yang menjadi permasalahannya adalah, pemain akan sangat ketergantungan pada perjudian. Maka apapun akan dilakukan demi mendapatkan sebuah keuntungan dan kemenangan. Tak jarang mereka akan terus melakukan pasang taruhan dengan uang mereka secara boros atau dengan manajemen yang tidak beraturan. Jika ia tidak memiliki cukup uang, segala cara akan dilakukan demi bisa mendapatkan modal bermain seperti meminjam uang. Bahayanya, jika presentasi kemenangan dengan modal yang ditaruhkan tidak sesuai harapan. Bahkan utang pemain bisa semakin menumpuk tanpa dapat terbayar.

Merusak Mental atau Psikis

Dampak negatif perjudian selanjutnya yaitu dapat muncul secara internal atau terjadi dalam diri para pemainnya. Tak usah jauh-jauh membiacarakan dampaknya secara umum atau terhadap orang lain, padahal utnuk kebaikan dirinya sendiri pun diacuhkan begitu saja. Inilah yang perlu dipahami dengan benar oleh para pemain yang nekat untuk terjun pada kegiatan yang sebetulnya sangat dilarang dan ilegal.

Bermain judi dengan memasang taruhan menggunakan uang asli lagi-lagi sebagai faktor penyebabnya. Mudah saja, jika hal itu dilakukan oleh pemain maka ia tidak akan tenang dan akan selalu memikirkan modal uang yang ia relakan untuk bermain judi. Pemain yang memiliki beban pikiran terhadap perjudian bisa mengganggu mental atau psikis mereka. Pasalnya mereka dihantui oleh rasa takut untuk mendapatkan kekalahan. Jika ketakutannya terjadi, maka mereka hanya bisa pasrah dan menerima kenyataan. Karena bagaimana pun juga setiap kompetisi akan berakhir pada kemenangan dan kekalahan.

Dosa

Bermain judi adalah tindakan yang dilarang di dalam agama manapun. Mereka yang egois dan tetap melakukan perjudian, dianggap menentang aturan atau syariat agamanya. Jika dalam diri sang pemain selalu egois dan ingin tetap memainkannya, maka ini sudah termasuk pada dampak negatif perjudian sehingga mereka rela mengorbankan dirinya dan terjun dalam perbuatan yang dosa.

Terkena Pasal

Selain berdosa, ikut dalam sebuah perjudian pun bisa dikenai pasal perjudian. Para pelakunya diancam hukuman penjara dan denda dengan nilai uang yang tidak sedikit. Pemerintah telah sejak lama mengatur permsalahan ini dalam KUHP, dan yang beresiko dikenai sanksi ini adalah semua pihak yang terlibat dalam perjudian bentuk apapun. Baik ia sebagai pemain, bandar atau penyedianya.

Merusak Moral dan Resiko Terkucilkan

Selain itu, dampak negatif perjudian ada pada perusakan moral pemainnya. Bahkan ia yang secara terang-terangan atau telah dikethui tergabung dalam jaringan perjudian, dapat dikucilkan oleh masyarakat. Mengapa? Karena judi termasuk pada kegiatan negatif dan dilarang, maka yang melanggar normanya akan merelakan moral dan citranya rusak. Masyarakat pun tidak akan menerima orang yang telah melanggar, karena ia akan dipandang sebagai warga negara yang tidak patuh.

Itulah berbagai bentuk dampak negatif perjudian, sangat beresiko besar jika orang-orang tidak sadar akan pengaruhnya dan malah ikut terjerumus ke dalamnya.


Leave a Reply

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php