Sosialisasi Kejari ke Kepsek SMA dan SMK

Sosialisasi Kejari ke Kepsek SMA dan SMK

Penguatan hukum di berikan kepada kepala sekolah tingkat SMA dan SMK se Kota Bekasi. Melalui sosialisasi tentang hukum ini, diharapkan kepala sekolah mampu dan tidak mempermainkan masalah hukum. Demikian diungkapkan oleh Kepala Seksi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Kota Bekasi , Slamet Hariadi.

Dia mengatakan, pihak sekolah disarankan untuk tidak melakukan

pungutan yang mengarah kepada pelanggaran hokum apalagi keluar dari ketentuan yang berlaku. Dirinya menambahkan, pada tahun ajaran baru ini sekolah sudah memiliki petunjuk tehnis mengenai tata aturan dan ketentuan yang boleh dijalankan.

“Kami sekedar mengingatkan agar sekolah mematuhi hal tesebut jika tidak

menginginkan berhadapan dengan hokum. Tata aturannya kan sudah ada dan kami berharap ditaati jangan sampai ada celah untuk penyimpangan “ ujarnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut terlihat hadir ketua MKKS SMA, Ekowati dan ketua MKKS SMK, Boan serta kepala cabang dinas pendidikan wilayah III Provinsi Jawa Barat Hery Pansila.

Ditempat yang sama kepala MKKS SMA, Ekowati berharap agar sekolah di Kota Bekasi menjauhi segala bentuk pungutan yang mampu memunculkan dan berdampak pada hukum. Ia menjelaskan bahwa untuk SMA tahun ini rombongan belajar tetap pada jumlah 12 rombongan belajar.

“ kitaharus berpedoman, kita taat pada juknis yang ada. Untuk rombel

tetap 12 kelas tapi kalau nanti ada edaran lagi lebih dari 12 kelas ya kita turutin, jumlah setiap rombelnya 36 siswa tidak boleh melebihi “ singkatnya kepada radar Bekasi.

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/