Monthly Archives: February 2020

Sosialisasi Kejari ke Kepsek SMA dan SMK

Sosialisasi Kejari ke Kepsek SMA dan SMK

Penguatan hukum di berikan kepada kepala sekolah tingkat SMA dan SMK se Kota Bekasi. Melalui sosialisasi tentang hukum ini, diharapkan kepala sekolah mampu dan tidak mempermainkan masalah hukum. Demikian diungkapkan oleh Kepala Seksi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Kota Bekasi , Slamet Hariadi.

Dia mengatakan, pihak sekolah disarankan untuk tidak melakukan

pungutan yang mengarah kepada pelanggaran hokum apalagi keluar dari ketentuan yang berlaku. Dirinya menambahkan, pada tahun ajaran baru ini sekolah sudah memiliki petunjuk tehnis mengenai tata aturan dan ketentuan yang boleh dijalankan.

“Kami sekedar mengingatkan agar sekolah mematuhi hal tesebut jika tidak

menginginkan berhadapan dengan hokum. Tata aturannya kan sudah ada dan kami berharap ditaati jangan sampai ada celah untuk penyimpangan “ ujarnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut terlihat hadir ketua MKKS SMA, Ekowati dan ketua MKKS SMK, Boan serta kepala cabang dinas pendidikan wilayah III Provinsi Jawa Barat Hery Pansila.

Ditempat yang sama kepala MKKS SMA, Ekowati berharap agar sekolah di Kota Bekasi menjauhi segala bentuk pungutan yang mampu memunculkan dan berdampak pada hukum. Ia menjelaskan bahwa untuk SMA tahun ini rombongan belajar tetap pada jumlah 12 rombongan belajar.

“ kitaharus berpedoman, kita taat pada juknis yang ada. Untuk rombel

tetap 12 kelas tapi kalau nanti ada edaran lagi lebih dari 12 kelas ya kita turutin, jumlah setiap rombelnya 36 siswa tidak boleh melebihi “ singkatnya kepada radar Bekasi.

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/

PPDB Jalur Prestasi Telah Dibuka

PPDB Jalur Prestasi Telah Dibuka

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Bekasi, dengan melalui jalur prestasi telah dibuka pada bulan ini. Salah satunya di SMP Negeri 5 Tambun Selatan. Pihak SMPN 5 Tambun Selatan sudah membuka PPDB melalui jalur prestasi sebanyak lima persen, atau sebanyak 22 siswa yang mendaftar.

“Pada PPDB tahun 2018 ini, kita buka lima persen dengan melalui jalur prestasi di bidang olahraga dan keagamaaan yang mencukupi rata-rata,” ujar Kepala SMPN 5 Tambun Selatan, Rija, saat ditemui Radar Bekasi kemarin, (6/6).

Dikatakan Rija, bahwa pada tahun ini, SMPN 5 Tambun Selatan sendiri

akan menerima murid didik, dengan daya tampung 1.100 siswa dari semua seleksi yang ada. “Umyuk umumnya kan ada lima persen, 2,5 persen dalem dan 2,5 persen luar,” tambah Rija.

Sedangkan untuk jalur Rayonisasi, katanya, mencapai 70 persen dan jalur prasejahtera mencapai 20 persen. “Sistem nilai, di RT yang sama dengan sekolah ditambah 30 nilainya, RW yang sama ditambah 25 persen,” tegasnya.

Sekedat diketahui, kata Riha, di desa yang sama sendiri ditambah nilainya menjdi 20, sedangkan di kecamatan yang sama ditambah menjadi 15 nilai. “Total 1.569 siswa-siswi lulusan SD (Sekolah Dasar) itupun tingkat desa sementara daya tampung 1.100 siswa di sekolah kita (SMPN 5 Tambun Selatan),” tandasnya.

Diketahui, beberapa waktu silam, para warga sekitar SMPN 5 Tambun

Selatan sendiri pernah mendemo sekolah itu karena kendala nya penerimaan yang dilakukan SMPN 5 sendiri. Diharapkannya, agar penerimaan murid baru disekolah tersebut tidak terjadi kendala yang buruk.“Semoga bisa jalan lancar (penerimaan murid baru) jangan sampai terulang kembali demo orang tua murid,” harap Rija.

Sementara itu, MTs Al Ihsan membuka penerimaan siswa baru mulai senin kemarin.Kepala MTs Al Ihsan  Umaryadi Abbas mengatakan, sekolah yang dipimpinnya mengutamakan pendidikan agama.

“Keistimewaan dari Mts Al-Ihsan ini yakni pendidikan  agama dan

penanaman aakhlak pada siswa didiknya.  Penerimaan siswa baru tahun ini tidak ada yang berbeda dengan penerimaan tahun sebelumnya.  Persyaratannya masih sama yang pasti harus lulusan SD,  harus membawa fotocopy Ijazah, Akte kelahiran, membawa foti 2×3  sebanyak  2 lembar dan fotocopy NISN 1 lembar,” kata Umar.


Sumber :

https://ruangseni.com/