Monthly Archives: February 2019

Pengertian Bakteri Secara Lengkap

Pengertian Bakteri Adalah

Bakteri Adalah
Bakteri Adalah

Bakteri adalah mikroorganisme unicelluler prokaryotik tergolong dalam kingdom monera yang umumnya tidak berklorofil , Bakteri seperti sel tumbuhan mempunyai dinding sel namun komposisi dinding selnya dari bahan Peptidoglikan.

  • Bakteri bersifat kosmopolitan artinya mudah dijumpai dimana mana dan kwantitasnya juga paling banyak dan tersebar luas hampir di semua tempat . di makanan , di udara , air tanah , magma , batuan maupun tubuh mahkluk hidup.
  •  Bakteri mempunyai kemampuan mereproduksi tergolong sangat cepat dengan cara membelah diri secara biner atau dikenal dengan membelah secara amitosis , Misal pada bakteri kolera bisa membelah diri jadi dua setiap 20 menit , maka bisa dibayangkan setiap jam saja sudah jadi 8 bkteri kolera baru. Selain mereproduksi secaraasexual namun bisa juga secara sexual dengan Parasexual yang meliputi : Konjugasi Transduksi dan juga bisa dengan Transformasi

Bakteri dalam Klasifikasi menjadi pioner Kingdom yaitu Kingdom Monera

Berikut Secara Detail Tentang Bakteri

  • Dilihat dari peranannya Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan.
  • Menguntungkan karena membantu dalam proses pembuatan makanan dalam berbagai fermentasi , juga pembuatan obat obatan , pembusukan sampah dll ,
  • Merugikan karena dapat menyebabkan penyakit karena patogen Untuk lebih jelasnya perhatikan beberapa pendekatan hafalan dari bakteri

C

Ciri-ciri Bakteri 

Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannnya dengan mahluk hidup lain yaitu : 

  1. Organisme multiselluler
  2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel )
  3. Umumnya tidak memiliki klorofil
  4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron.
  5. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
  6. Hidup bebas atau parasit
  7. Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas,kawah atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
  8. Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan

Struktur Bakteri 

Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu: 

  1. Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri) Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
  2. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) Meliputi kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.
  3. Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi bakteri menjadi bakteri gram positif bila peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negatif bila peptidoglikannya tipis).
  4. Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein, bersifat semipermeable, berfungsi untuk mengatur keluar masuknya zat ke dalam sel.
  5. Sitoplasma adalah cairan sel, merupakan tempat berlangsungnya reaksi metabolik bersifat koloid tida encer namun juga tidak pekat sehingga isinya tentu hanya air .
  6. Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma, tersusun atas protein dan RNA.sebagai tempat sintesis protein.
  7. Granula penyimpanan, karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan
  8. Mesosom terbentuk dari membran sel yang tidak membentuk lipatan. Organel ini berfungsi sebagai pengganti mitocondria .
  9. Kapsul atau lapisan lendir adalah lapisan di luar dinding sel pada jenis bakteri tertentu, bila lapisannya tebal disebut kapsul dan bila lapisannya tipis disebut lapisan lendir. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air. Kapsul atau lapisan lendir merupakan bahan kental yang mengelilingi dinding sel bakteri. Kapsul penting bagi bakteri karena merupakan pelindung dan sebagai penyimpan cadangan makanan. Pada bakteri penyebab penyakit, kapsul dapat berfungsi meningkat kan kemampuan bakteri dalam menginfeksi inangnya atau dengan kata lain meningkatkan daya virulensi.
  10. Flagelum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.
  11. Pilus dan fimbria adalah struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel, pilus mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek, kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Fungsi pili adalah sebagai pintu gerbang bagi masuknya materi genetik selama perkawinann dan untuk membantu melekatkan diri pada jaringan hewan atau tumbuhan yang merupakan sumber nutriennya.
  12. Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus.
  13. Klorosom adalah struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis.
  14. Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis.
  15. Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik, dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan zat kimia. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru
  16. Jadi Organ organ yang double membran tidak ditemukan misalnya mitocondria , Inti tanpa membran,  Reticulum endoplasma OK

Dinding Sel

  • Dinding sel tersusun atas Peptidoglikan yakni polisakarida yang berikatan dengan protein.
  • Dengan adanya dinding sel ini, tubuh bakteri memiliki bentuk yang tetap. Fungsi dinding sel adalah untuk melindungi sel.
  • Berdasarkan struktur protein dan polisakarida yang terkandung di dalam dinding sel ini, bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri gram positif dan gram negatif.
  • Jika bakteri diwarnai dengan tinta Cina kemudian timbul warna pada dinding selnya, maka bakteri itu tergolong bakteri gram positif.
  • Sebaliknya, jika diberi warna dengan tinta Cina namun tidak menunjukkan perubahan warna pada dinding selnya, maka bakteri itu digolongkan ke dalam bakteri gram negatif.
  • Bakteri gram positif mempunyai peptidoglikan di luar membran plasma.
  • Pada bakteri gram negatif, peptidoglikan terletak di antara membran plasma dan membran luar dan jumlahnya lebih sedikit.
  • Umumnya bakteri gram negatif lebih patogen.
  • Bakteri gram-positif dinding selnya terdiri atas 60-100 persen peptodoglikan
  • Semua bakteri gram-positif memiliki polimer iurus asam N-asetil muramat dan N-asetil glukosamin
  • Dinding sel beberapa bakteri gram positif mengandung substansi asam teikoat yang dikaitkan pada asam muramat dari lapisan peptidoglikan.
  • Asam teikoat ini berwujud dalam dua bentuk utama yaitu asam teikoat ribitoi dan asam teiokat gliserol fungsi dari asam teiokat adalah mengatur pembelahan sel normal.
  • Apabila diberi pewarna gram menghasilkan warna ungu.
  • Bakteri gram-negatif dinding sel gram negatif mengandung 10-20 % peptidoglikan,
  • Diluar lapisan peptidoglikan ada struktur membran yang tersusun dari protein fostolipida dan lipopolisakarida.
  • Apabila diberi pewarna gram menghasilkan warna merah.
  • Di sebelah luar dinding sel terdapat kapsul.
  • Tidak semua sel bakteri memiliki kapsul.
  • Hanya bakteri patogen yang berkapsul.
  • Kapsul berfungsi untuk mempertahankan diri dari antibodi yang dihasilkan selinang.
  • Kapsul juga berfungsi untuk melindungi sel dari kekeringan.
  • Kapsul bakteri tersusun atas persenyawaan antara protein dan glikogen yaitu glikoprotein.

Membrane Sel

  • Membrane sel tersusun atas molekul lemak dan protein Lipoprotein
  • Jadi membran selnya sama seperti halnya membran sel organisme yang lain.
  • Membrane sel bersifat semipermiable dan berfungsi mengatur keluar masuknya zat keluar atau ke dalam sel.

 

Mesosom

  • Pada tempat tertentu terjadi penonjolan membran sel kearah dalam atau ke sitoplasma.
  • Tonjolan membrane ini berguna untuk menyediakan energi atau pabrik energi bakteri.
  • Organ sel (organel) ini disebut mesosom.
  • Selain itu mesosom berfungsi juga sebagai pusat pembentukan dinding sel baru diantara kedua sel anak pada proses pembelahan.

Lembar fotosintetik

  • Khusus pada bakteri berfotosintesis, terdapat pelipatan membrane sel kearah sitoplasma.
  • Membran yang berlipat-lipat tersebut berisi klorofil,dikenal sebagai lembar fotosintetik (tilakoid).
  • Lembar fotosintetik berfungsi untuk fotosintesis contohnya pada bakteri ungu.
  • Bakteri lain yang tidak berfotosintesis tidak memiliki lipatan demikian.

Sitoplasma

Sitoplasma adalah cairan yang berada di dalam sel (cytos = sel, plasma= cairan). Sitoplasma tersusun atas koloid yang mengandung berbagai molekul organik seperti karbohidrat, lemak, protein, mineral, ribosom, DNA, dan enzim-enzim. Sitoplasma merupakan tempat berlangsungya reaksi-reaksi metabolism.

 

DNA

Asam deoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid, disingkat DNA) atau asam inti, merupakan materi genetic bakteri yang terdapat di dalam sitoplasma. Bentuk DNA bakteri seperti kalung yang tidak berujung pangkal. Bentuk demikian dikenal sebagai DNA sirkuler. DNA tersusun atas dua utas polinukleotida berpilin. DNA merupakan zat pengontrol sintesis protein bakteri, dan merupakanzat pembawa sifat atau gen. DNA ini dikenal pula sebagai kromosom bakteri. DNA bakteri tidak tersebar di dalam sitoplasma, melainkan terdapat pada daerah tertentu yang disebut daerah inti. Materi genetik inilah yang dikenal sebagai inti bakteri.

 

Plasmid

Selain memiliki DNA kromosom, bakteri juga memiliki DNA nonkromosom. DNA nokromosom bentuknya juga sirkuler dan terletak di luar DNA kromosom. DNA nonkromosom sirkuler ini dikenal sebagai plasmid. Ukuran plasmid sekitar 1/1000 kali DNA kromosom. Plasmid mengandung gen-gen tertentu misalnya gen kebal antibiotik, gen patogen. Seperti halnya DNA yang lain, plasmid mampu melakukan replikasi dan membentuk kopi dirinya dalam jumlah banyak. Dalam sel bakteri dapat terbentuk 10-20 plasmid. Sumber : https://www.murid.co.id/

Jabar Jadi Favorit Para Investor, Emil Beri Tiga Alasan

Jabar Jadi Favorit Para Investor, Emil Beri Tiga Alasan

JAKARTA

Provinsi Jawa Barat, masih menjadi lokasi favorit bagi para investor menanamkan modalnya. Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai penanaman modal asing (PMA) di Jawa Barat mencapai US$ 5,57 miliar, dengan 4.713 proyek.

Gubernur Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menyebut ada tiga alasan yang membuat investor asing menyukai Jabar. Pertama, karena infrastrukturnya sangat baik, dan konsumernya atraktif.

“Kedua, dekat dengan Jakarta jadi juga ada keuntungan secara geografis, dan ketiga reformasi peraturan,” ujar Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar, saat ditemui di sela-sela Event Mandiri Investment Forum (MIF) 2019, di Ballroom Fairmont Hotel Jakarta, Rabu (30/01/19).

Untuk mendorong investasi di Jabar

Gubernur Emil pun mengungkap, bahwa pihaknya senantiasa mendorong special economic zone (SEZ), atau juga dikenal Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sejumlah titik di Jawa Barat. Seperti diantaranya Sukabumi, Pangandaran, Subang, dan Majalengka.

“KEK, kini dipermudah dengan catatan memiliki luas lahan 200 hektare, dapat difokuskan untuk industri terpilih,” jelasnya.

Keberadaan KEK

Menurut Emil, bisa meringankan beban investor dengan berkurangnya beban pajak. Adapun Pemerintah Pusat juga akan mendukung berdirinya KEK dengan membangun infrastruktur pendukung.

Hal lain yang tengah benar-benar didorong Emil yaitu konektivitas. Maka, sambungnya, keberadaan Pelabuhan Patimban, dan pengembangan sejumlah Bandar Udara di Jawa Barat, akan mendukung konektivitas perpindahan barang maupun orang.

“Jadi kombinasi infrastruktur, melalui KEK yang akan saya tawarkan,” ujar Emil.

Artikel Terkait:

Ketersediaan Telur dan Daging Ayam Aman Jelang Puasa dan Idul Fitri

Ketersediaan Telur dan Daging Ayam Aman Jelang Puasa dan Idul Fitri

Ketersediaan Telur dan Daging Ayam Aman Jelang Puasa dan Idul Fitri

Kementerian Pertanian

Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) I Ketut Diarmita menegaskan bahwa ketersediaan telur dan daging ayam cukup menjelang bulan puasa dan Idul Fitri Tahun 2018. Hal tersebut disampaikan oleh I Ketut Diarmita saat acara konferensi pers di Kantor Ditjen PKH hari Jumat tanggal 11 Mei 2018 yang dihadiri oleh para pelaku usaha perunggasan nasional.

I Ketut menyebutkan, berdasarkan prognosa ketersediaan, produksi daging ayam tahun 2018 adalah sebesar 3.565.495 ton, sedangkan kebutuhan konsumsi sebesar 3.047.676 ton, sehingga terjadi neraca surplus sebanyak 517.819 ton. Khusus untuk bulan puasa dan lebaran yang jatuh pada bulan Mei dan Juni 2018 diperoleh ketersediaan daging ayam sebanyak 626.085 ton dengan kebutuhan konsumsi sebanyak 535.159 ton, sehingga terjadi neraca surplus sebanyak 90.926 ton.

Demikian juga untuk ketersediaan telur ayam konsumsi untuk tahun 2018 terdapat produksi sebanyak 2.968.954 ton dengan jumlah kebutuhan konsumsi 2.766.760 ton, maka diperoleh kelebihan stok nasional sebanyak 202.195 ton. Khusus untuk ketersediaan telur selama bulan puasa dan lebaran (Mei – Juni 2018) terdapat produksi sebesar 521.335 ton dan jumlah kebutuhan sebanyak 485.831 ton, sehingga ada kelebihan stok sebanyak 35.504 ton.

I Ketut menekankan

Kenaikan harga seharusnya memang tidak ada jika dilihat dari data ketersediaan ayam, daging ayam dan telur saat ini dalam posisinya surplus/berlebih, bahkan sudah ekspor ke beberapa negara. “Kita harapkan harganya stabil terjangkau, jika naik pun diharapkan tidak terlalu tinggi,” ucapnya. pengertian hidroponik dan contohnya

Lebih lanjut disampaikan bahwa sejak tahun 2015 Indonesia telah ekspor telur tetas ayam dengan jenis ayam ras ke Myanmar, dan hingga Maret 2018 jumlah komulatif yang sudah diekspor sebanyak 10.482.792 butir dengan nilai Rp. 109,60 Milyar. Sedangkan untuk ekspor daging ayam olahan sudah diekspor ke Jepang dengan volume 12,5 ton, Timor Leste dengan volume 6,6 ton dan Papua New Gini dengan volume 24 ton.

Tanggal 4 Mei 2018

Indonesia juga telah mulai ekspor perdana DOC (Day Old Chicken) ke Timor Leste sebanyak 2.000 ekor yang merupakan pengiriman awal dari total 10.000 ekor DOC yang telah disetujui untuk diekspor ke Timor Leste dan saat ini juga sedang proses untuk ekspor karkas daging ayam ke Timor Leste.

Berdasarkan data BPS, capaian ekspor sub sektor peternakan di Indonesia sangat fantastis, ekspor daging ayam tahun 2017 sebesar 325 ton (meningkat 1800% dibandingkan tahun 2016), sedangkan ekspor telur unggas sebanyak 386 ton (meningkat 27,39% dibanding tahun 2016).

Pada kesempatan tersebut, I Ketut Diarmita juga menyampaikan bahwa Ditjen PKH Kementan telah melakukan rapat koordinasi dengan para pelaku usaha perunggasan, baik integrator maupun peternak mandiri pada tanggal 5 Mei 2018 di Bali. Pada hari ini pagi hari ini juga dilakukan pertemuan kembali dengan para pelakuk usaha, dimana Dirjen PKH meminta kerjasama kepada semua pihak agar terus menjaga kestabilan harga agar tercipta iklim usaha perunggasan yang sehat dan suasana tenang dalam memasuki bulan puasa dan lebaran ini.

Dalam pertemuan dimaksud, para pelaku usaha meyakinkan pemerintah bahwa tidak ada kenaikan harga DOC FS dan kenaikan harga ayam, daging ayam dan telur selama bulan puasa dan lebaran. Saat ini para pembibit menjual DOC FS dengan harga kurang dari Rp. 5.800 per ekor. Isu kelangkaan dan kenaikan harga DOC FS lebih karena ulah oknum broker yang memanfaatkan suasana harga ayam yang bagus dan menghadapi bulan puasa serta lebaran sehingga para peternak ramai-ramai mengisi kandangnya secara bersamaan.

Musbar Ketua Peternak Layer Nasional

Musbar Ketua Peternak Layer Nasional (PLN) mengatakan, pelaku usaha pada prinsipnya mendukung untuk ikut serta menjaga harga telur dan daging ayam tetap stabil pada HBKN ini. “Ketersediaan telur di pelaku usaha cukup untuk memenuhi kebutuhan selama bulan puasa dan lebaran,” ungkapnya.

Damawi yang merupakan perwakilan dari PT. JAPFA menyampaikan, para pelaku usaha perunggasan menyepakati harga telur dan daging ayam sesuai dengan Harga Acuan Farm Gate yang telah ditetapkan oleh Pemerintah melalui Permendag No 27 Tahun 2017.

Harga DOC

Terkait dengan isu kenaikan harga DOC, saat ini para pembibit juga menjual DOC FS dengan harga kurang dari Rp. 5.800 per ekor. Isu kelangkaan dan kenaikan harga DOC FS lebih karena ulah oknum broker yang memanfaatkan suasana harga ayam yang bagus dan menghadapi bulan puasa serta lebaran, sehingga para peternak ramai-ramai mengisi kandangnya secara bersamaan.

Direktur perbibitan dan produksi ternak Sugiono menjelaskan, pemerintah akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat. “Kita harus bersinergi demi kemajuan bangsa dan terus menjaga komitmen bersama dalam memajukan dunia perunggasan, sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi dan ekspor pun terus meningkat,” ucap Sugiono.

“Pemerintah juga telah menghimbau agar para pelaku usaha dan asosiasi perunggasan dapat berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga-harga dan ketersediaan, sehingga yang kita harapkan masyarakat dapat beribadah di bulan ramadhan dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.

Terkait dengan upaya untuk memperlancar arus distribusi dan menjaga stabilitas harga, Sugiono menyebutkan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan telah menyiapkan beberapa titik Toko Tani Indonesia (TTI) yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk ikut terlibat dalam operasi pasar untuk memperlancar distribusi dan mendukung stabilisasi harga. “Di titik mana ada harga tinggi, pelaku usaha harus siap untuk menggerojokkan telur dan daging ayamnya,” pungkasnya.

Disdukcapil Kota Bogor Geber Cetak 70 Ribu KTP-el

Disdukcapil Kota Bogor Geber Cetak 70 Ribu KTP-el

Disdukcapil Kota Bogor Geber Cetak 70 Ribu KTP-el

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor terus menggeber pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang sudah berstatus Print Ready Record (PRR) atau siap cetak selama 24 jam. Tercatat, lebih dari 70 ribu KTP-el yang belum dicetak sejak tahun 2018 akibat terbatasnya persediaan blanko KTP-el, namun blanko yang tersedia hanya 40 ribu.

Kasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)

Disdukcapil Kota Bogor, Mugi Lastono menerangkan, dari jumlah lebih dari 70 ribu KTP-el tersebut ada 37 ribu yang sudah berstatus PRR yang 90 persennya merupakan warga yang baru merekam (Bio Capture) KTP-el atau pemula dan sisanya belum PRR karena harus menunggu verifikasi (penunggalan data) pusat .

“Jadi saat ini kami terus melakukan pencetakan (KTP-el) yang sudah berstatus PRR selama 24 jam. Dalam sehari kami bisa mencetak kurang lebih 2 ribu KTP-el,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/01/2019). ipa biologi kelas 9 semester 1

Namun kendala saat ini kata Mugi adalah keterbatasan blanko yang hanya ada 40 ribu blanko mengingat kebutuhannya ada 70 ribu blanko. Jika sudah habis pihaknya akan kembali mengajukan permohonan ke Dirjen Dukcapil Kemendagri.

“Kemarin memang Pemkot Bogor minta 70 ribu blanko ke Dirjen Dukcapil, tapi baru diberi 40 ribu blanko karena permintaannya tidak hanya dari Kota Bogor saja, daerah lain pun sama,” terangnya.

Disdukcapil Kota Bogor

Saat ini Disdukcapil Kota Bogor sedang memetakan kategori prioritas cetak (PRR) dan data yang melakukan perubahan data. Setiap harinya ada lebih dari 150 warga yang baru melakukan perekaman data.

Status KTP-el di website

Bagi warga yang sudah melakukan perekaman data (baru merekam) di Kota Bogor bisa mengecek langsung status KTP-el di website Disdukcapil Kota Bogor apakah sudah dicetak atau belum disdukcapil.kotabogor. Bisa juga langsung mendatangi kantor Kecamatan masing-masing.

“Kalau statusnya sudah tercetak berarti sudah bisa langsung diambil di Kelurahan dengan membawa suket (surat keterangan), tapi yang perubahan data tidak bisa mengecek di website karena masih tahap identifikasi,” ujarnya.

Pihaknya juga sedang memonitoring pembagian KTP-el yang sudah dicetak ke warga. Namun ia belum bisa merinci KTP-el yang sudah tercetak mengingat proses pencetakan masih terus berlangsung.

Budidaya Pertanian Hidroponik, Mensos : Santri Harus Bisa Ngaji Dan Kuasai Teknologi

Budidaya Pertanian Hidroponik, Mensos : Santri Harus Bisa Ngaji Dan Kuasai Teknologi

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berharap agar para santri pondok pesantren selain bisa mengaji, juga menguasai teknologi dan kelak siap mandiri.

Green House Al Mina Farm milik Yayasan Al Mina

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat meresmikan Green House Al Mina Farm milik Yayasan Al Mina di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (25/9). Khofifah hadir mewakili Presiden Joko Widodo.

Kebun hidroponik

Kebun hidroponik yang dibangun atas bantuan Presiden Jokowi tersebut berisi sejumlah tanaman pokok yang dibutuhkan antara lain selada, tomat, sawi dan sayur mayur lainnya.

“Adanya kesan bahwa lulusan pesantren hanya bisa ngaji harus hilang. Tunjukkan kalau lulusan pesantren memiliki kemampuan dan kapasitas yang juga mumpuni. Bisa jadi profesional, akademisi, jadi menteri bahkan jadi Presiden seperti Gus Dur. Kompetensinya juga tidak kalah dengan lulusan sekolah umum ,” tuturnya.

Karenanya, pekerjaan rumah terbesar pesantren saat ini adalah membuka diri dan beradaptasi dengan perkembangan zaman namun tidak meninggalkan tradisi khas pondok pesantren .

Khofifah mencontohkan budidaya pertanian hidroponik yang dikembangkan Yayasan Al Mina yang menurutnya dapat menjadi motor penggerak ketahanan pangan di tengah masyarakat.

“Bagi para pengasuh pesantren dan santri, Pak Presiden berharap Pesantren bisa bermetamorfosis mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, sehingga akan mendorong kemandirian pesantren dan santri kelak setelah lulus” tuturnya.

“Sedikitnya ada tiga format pesantren yang diharapkan terbentuk oleh Pak Jokowi yaitu pesantren agro, bahari, dan wirausaha. Nah, Al Mina ini adalah salah satu perwujudan pesantren agro,” tambah Khofifah.

Khofifah mengatakan

Budidaya tanaman hidroponik yang dikembangkan Al Mina dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas atau yang kesulitan mencari lahan terutama masyarakat perkotaan. Sementara untuk kalangan santri, tentu saja akan mendorong semangat kewirausahaan di bidang pertanian.

“Memang padat modal, tapi segmen pasar yang disasar adalah menengah keatas. Dan hingga saat ini besarnya permintaan pasar belum mampu dipenuhi oleh para petani hidroponik,” imbuhnya.

Karenanya, dalam kesempatan tersebut Khofifah menyampaikan harapan agar sektor swasta dan BUMN dapat ikut serta membantu permodalan dan teknologi, khususnya melalui dana tanggung jawab sosial . Dengan demikian, dapat ikut menginisiasi berkembangnya budidaya pertanian hidroponik di banyak tempat lagi. Khususnya di kalangan pondok pesantren seperti yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Jika ini terwujud maka akan terjadi lompatan kemandirian santri. Apalagi pasarnya sudah ada dan permintaannya pun besar,” imbuhnya

Sumber: https://lahan.co.id/cara-budidaya-buah-naga-dalam-pot/

SMAN 5 Bandung Gelar Literasi Alam Se-Asia Pasifik

SMAN 5 Bandung Gelar Literasi Alam Se-Asia Pasifik

Pembukaan Dilakukan Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, H. Firman Adam, M.Pd

Sejumlah SMA di Kota Bandung mengikuti Literasi Alam sebagai Gerakan Pembelajaran di Luar Kelas se-Asia Pasifik di Taman Musik Jalan Belitung, Kamis (7/9/2017). Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Firman Adam.

SMAN 5

Menurut Kepala ? SMAN 5, Suparman kegiatan itu diadakan untuk menginspirasi proses belajar yang menyenangkan sehingga, sekolah lebih ramah anak.

“Kegiatan ini serentak diadakan se-Asia Pasifik. Di Kota Bandung, untuk tingkat SMA kegiatannya diselenggarakan di sekolah kami, ” ungkap Suparman

Ia menyebutkan selain siswa SMAN 5 Bandung, peserta yang ikut andil dalam kegiatan tersebut adalah sejumlah perwakilan dari 15 sekolah lainnya di Kita Bandung. Suparman mengatakan dalam kegiatan literasi itu, anak akan terasah pola pikirnya karena banyaknya bahan bacaan.

“Kami ingin anak semakin sehat, terlibat dalam pembelajaran, juga dekat dengan alam. Dengan begitu, pola pikirnya akan semakin terasah,” ujarnya.

Wakil Kepsek Bidang Akademik SMAN 5 Kota Bandug

Sementara itu, Wakil Kepsek Bidang Akademik SMAN 5 Kota Bandug, Suhendri mengatakan siswa memang perlu belajar di luar kelas. Rasa jenuh karena terlalu sering berada di dalam kelas akan digantikan suasana menyegarkan dan menyenangkan di luar kelas. Program itu juga sejalan dengan program literasi sekolah yang selama ini telah dijalankan.

“Ini dilakukan karena sekolah harus menjadi rumah kedua bagi siswa sehingga kenyamanan siswa di sekolah juga penting. Untuk itu, perlu dihadirkan juga ruang-ruang di mana anak merasa tidak terkekang terhalang tembok ruangan. Salah satunya dengan belajar di taman, ” jelasnya.

Di samping itu

Suhendri mengatakan, sekolah harus memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan kegiatan literasi,baik dalam pembelajaran atau pun kegiatan sekolah lainnya. Berbagai fasilitas telah disediakan untuk menunjang kegiatan tersebut seperti sudut-sudut baca.

Akan tetapi, hingga saat ini, buku yang disediakan oleh sekolah tidak mencukupi sehingga siswa masih membawa sendiri buku yang akan dibacanya. Kendati demikian, kata Suhendri, sekolah telah memberikan batasan buku apa yang diperbolehkan untuk dibaca. “Kami memang menyarankan siswa membaca buku-buku non pelajaran,” katanya.

Sumber : Kolaborasi Seni Dalam Permainan Musik

Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional Tahun 2017 di Kuningan

Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional Tahun 2017 di Kuningan

KUNINGAN

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi menghadiri acara Pucak Peringatan Hari Aksara Internasional di GOR Ewangga Kab. Kuningan, Jumat (8/9/2017).

Mendikbud

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) RI dan dibuka langsung oleh Mendikbud.

International Literacy Day

Hari Aksara Internasional (International Literacy Day) adalah hari yang diperingati setiap tahun pada tanggal 8 September sejak tahun 1966. Tujuan peringatan hari yang disebut juga dengan Hari Buku Internasional ini adalah untuk mempromosikan keaksaraan sebagai alat untuk memberdayakan individu, komunitas dan masyarakat

Menurut Hadadi, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memperkuat komitmen pemangku kebijakan antara pusat, provinsi, dan daerah dalam pengentasan buta aksara, dengan mengangkat tema “Membangun Budaya Literasi di Era Digital, Literasi Digital Membangun Karakter Bangsa dan Literasi Digital Membangun Peradaban Bangsa”

Hari Aksara

Adanya Hari Aksara ini diharapkan muncul kesadaran dari para pemimpin negara dan masyarakat di seluruh dunia khususnya di Jawa Barat untuk meningkatkan kesadaran akan banyaknya individu yang buta aksara. Selain itu juga dapat muncul beragam program-program yang akan memberantas buta aksara di Jawa Barat. sekaligus menjadi alat pemberdayaan personal dan media perkembangan sosial seseorang. Orang dewasa memiliki peran penting yang dapat mewujudkan kondisi pendukung untuk harapan di generasi mendatang, pungkasnya.

Artikel Terkait: