Blog Pendidikan Dan Teknologi

Fungsi Sel Tumbuhan

Posted: May 18th 2019

Fungsi Sel Tumbuhan Sebelumnya telah dijelaskan tentang sel tumbuhan, kali ini akan dijelaskan tentang fungsi sel tumbuhan. Dalam tumbuhan terdapat dua sel yang melaksanakan fungsi utama yaitu sel fotosintetik dan sel absorbtif. Kedua jenis sel tumbuhan ini memiliki fungsi yang sangat penting untuk tumbuhan. Sel fotosintetik pada tumbuhan mengandung kloroplas dan berfungsi sebagai sumber senyawa karbon hasil fotosintesis. Sel absorbtif tumbuhan berfungsi sebagai pengambil mineral dari lingkungan. Kedua sel ini pada tumbuhan tingkat tinggi hanya dapat dilakukan oleh sel sel tertentu. Sel-sel fotosintetik pada tumbuhan tingkat tinggi akan membentuk jaringan fotosintetik, begitupula dengan sel sel absorbtif. Kedua jaringan ini dihubungkan oleh jaringan pengangkut yaitu xilem dan floem (baca jaringan tumbuhan dan macam macam jaringan pada tumbuhan). Cara pengangkutan pada xilem bersifat satu arah, yakni ke arah permukaan tempat terjadinya penguapan pada tumbuhan. Pada ruang xilem terdapat larutan yang mengandung garam mineral dan senyawa yang mengandung nitrogen. Setelah larutan berada pada … Read more


Materi Jaringan Tumbuhan

Posted: May 15th 2019

Materi Jaringan Tumbuhan Selamat datang di essai kedua saya ini. Pada essai pertama saya sebelumnya yang berjudul “Kloroplas dengan Ribosom, Siapakah yang Akan Menang?“, saya telah membahas banyak mengenai sel. Sekarang saya akan membahas banyak mengenai jaringan. Sebelum itu, saya akan menjelaskan gambaran umum mengenai jaringan. Jaringan dalam dunia biologi merupakan sekumpulan sel yang memiliki struktur, fungsi, dan bentuk yang sama. Jaringan-jaringan yang berbeda dapat bekerjasama untuk suatu fungsi secara fisiologis yang sama akan membentuk suatu organ. Cabang biologi yang mempelajari mengenai jaringan adalah histologi. Dan cabang biologi yang mempelajari tentang berubahnya bentuk dan fungsi jaringan yang berhubungan dengan penyakit disebut hispatologi.         Jaringan dibedakan menjadi 2 berdasarkan strukturnya, yaitu jaringan tumbuhan serta jaringan hewan dan manusia. Saya akan membahas mengenai jaringan tumbuhan terlebih dahulu. Jaringan tumbuhan ini dibagi menjadi 2 berdasarkan aktivitas pembelahan selnya yang terjadi selama masa perkembangannya, yaitu jaringan meristem (embrional) dan jaringan permanen … Read more


Embarkasi Kertajati Berangkatkan 17 Kloter

Posted: May 15th 2019

Embarkasi Kertajati Berangkatkan 17 Kloter Bandung Sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) calon jamaah haji akan diterbangkan dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka dalam musim haji tahun 2019 ini. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi Penyusunan Kloter dan Persiapan Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Provinsi Jawa Barat tahun 1440 H/ 2019 M yang berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Selasa (14/5/19). “Untuk skema jumlah per kloter, apakah menggunakan 393 atau 410 tergantung dari maskapai penerbangannya,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Drs H A Buchori MM saat menjadi moderator di rakor tersebut. Buchori menuturkan, 17 kloter calon jamaah haji ini berasal dari wilayah Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Indramayu. “Kami menerapkan sistem zonasi,” tuturnya. Oleh sebab itu, dia meminta Kepala Kemenag lima kabupaten/kota tersebut untuk segera menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan. Terutama, mengingatkan kepada keluarga dan kerabat calon jamaah yang hendak … Read more


Sejarah Kerajaan Tarumanegara (Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya) & Keruntuhannya

Posted: May 15th 2019

Sejarah Kerajaan Tarumanegara Berdasarkan catatan dalam berbagai prasasti, Kerajaan Tarumanegara berdiri di Jawa Barat pada akhir abad ke-5. Wilayah Tarumanegara meliputi hampir seluruh Jawa Barat, tepatnya dari sekitar Banten – Jakarta sampai Cirebon. Politik Kerajaan Tarumanegara didirikan oleh Raja diraja guru Jaya singawarman pada tahun 358 M di tepi Sungai Gomati. Pada tahun 397 M, Purnawarman membangun ibu kota kerajaan barudi Sundapura. Raja Purnawarman adalah raja ketiga yang memiliki kekuasaan besar, sangat berpengaruh, dan memiliki beragam kebijakan. Ekonomi Kehidupan ekonomi Kerajaan Tarumanegara didasarkan pada bidang pertanian. Menurut catatan Fa Hien pada abad 5 M, aspek kehidupan itu meliputi pertanian, peternakan, perburuan binatang, dan perdagangan. Komoditas yang diperdagangkan antara lain berupa cula badak, perak, dan kulit penyu. Dari prasasti Tugu,kita bisa mengetahui bahwa Raja Purnawarman sangatmemerhatikan bidang pertanian. Sosial Sebagai kerajaan Hindu yang beraliran Wisnu, Tarumanegara juga menjalankan upacara sedekah dengan menyembelih 1.000 ekor sapi yang diserahkan kepada kaum brahmana. Upacara … Read more


Sumber Daya Alam Non-Hayati

Posted: May 1st 2019

Sumber Daya Alam Non-Hayati Sumber daya alam non hayati Sumber daya alam non hayati adalah sumber daya alam yang bukan berasal dari makhluk hidup. Contoh sumber daya alam non hayati antara lain tanah, udara dan air. Tanah Tanah merupakan sumber daya alam non-hayati yang masih bisa diperbaharui. Tanah adalah lapisan bumi paling atas yang terbentuk karena proses pelapukan batuan dan bahan-bahan organik. Bahan organik misalnya yaitu sisa makhluk hidup yang telah mati (tumbuhan, hewan dan manusia yang telah diurai). Tanah tersusun atas beberapa komponen, seperti udara, air, mineral dan senyawa organik. Tanah menunjang pertumbuhan penduduk dan sebagai sumber makanan bagi bagi berbagai jenis makhluk hidup. Contohnya pertumbuhan dan pertanian akan berhasil jika kualitas tanahnya subur. Manfaat tanah diantaranya untuk tempat tinggal, untuk menanam bermacam-macam tumbuhan, dan tanah liat/lempung digunakan untuk membuat berbagai perabot rumah tangga, batu bata dan berbagai macam kerajinan. Air Air merupakan sumber daya alam hayati yang masih … Read more


Sumber Daya Alam Hayati

Posted: May 1st 2019

Sumber Daya Alam Hayati Sumber daya alam hayati Sumber daya alam hayati adalah sumber daya alam yang ada di permukaan bumi dan berasal dari makhluk hidup yaitu hewan dan tumbuhan. Sumber daya alam hayati memiliki ciri-ciri, yaitu dapat tumbuh, bergerak, berkembang biak, bernafas dan membutuhkan makanan. Hewan Hewan dikelompokkan menjadi dua, yaitu hewan liar dan hewan peliharaan. Hewan Liar Hewan liar adalah hewan yang hidup bebas di alam. Hewan liar tumbuh, bergerak, mencari makan dan berkembang biak sendiri tanpa bantuan manusia secara langsung. Hewan liar bisa hidup di perkampungan, hutan, sungai ataupun di laut. Pada saat ini hewan liar sudah banyak diburu oleh manusia, hal ini membuat hewan-hewan tersebut menjadi langka. Contoh hewan liar, yaitu gajah, kijang, harimau dan lain sebagainya. Upaya yang dilakukan untuk melindungi hewan agar tidak menjadi langka yaitu: Pelestarian in situ yaitu pelestarian yang dilakukan di habitat aslinya Pelestarian ex situ yaitu pelestarian dengan memindahkan hewan … Read more


PERAN SUMBER DAYA ALAM DALAM KEHIDUPAN

Posted: May 1st 2019

PERAN SUMBER DAYA ALAM DALAM KEHIDUPAN Sumber Daya Alam Nabati Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan memiliki jumlah yang banyak. Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan glukosa melalui proses fotosistesis. Tumbuhan memiliki arti penting dalam memenuhi kebutuhan manusia. Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan, bahkan kepunahan. Pemanfaatan tumbuhan oleh manusia diantaranya adalah sebagai berikut: bahan pangan, sandang, bahan kayu olahan dan juga obat-obatan. Sumber Daya Alam Hewani Sumber daya alam hewani digunakan sebagai sumber pangan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk makan sehari-hari, misalnya ikan dan hewan ternak lainnya. Selain itu kamu juga akan menemukan manfaat sumber daya alam hewani yang dimanfaatkan sebagai benda-benda seni hasil kerajianan tangan manusia yang kreatif seperti hewan yang berbulu indah diawetkan menjadi hiasan rumah. Pemanfaatan hewan lainnya sebagai sarana bersosialisasi dan mengembangkan budaya seperti karapan sapi yang ada di Madura. Perikanan Darat Tahukah kamu Indonesia memiliki danau penghasil ikan … Read more


Potensi Besar Perikanan Tangkap Indonesia

Posted: May 1st 2019

Potensi Besar Perikanan Tangkap Indonesia Wilayah laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil Indonesia memiliki banyak wilayah laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil yang luas dan bermakna strategis sebagai pilar pembangunan ekonomi nasional. Selain memiliki nilai ekonomis, sumber daya kelautan juga mempunyai nilai ekologis, di samping itu, kondisi geografis Indonesia terletak pada geopolitis yang strategis, yakni antara lautan Pasifik dan lautan Hindia yang merupakan kawasan paling dinamis dalam arus percaturan politik, pertahanan, dan kemanan dunia. Kondisi geo-ekonomi dan geo-politik tersebut menjadikan sektor kelautan sebagai sektor yang penting dalam pembangunan nasional. Perikanan tangkap potensi Indonesia Khusus untuk perikanan tangkap potensi Indonesia sangat melimpah sehingga dapat diharapkan menjadi sektor unggulan perekonomian nasional. Untuk itu potensi tersebut harus dimanfaatkan secara optimal dan lestari, tugas ini merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, masyarakat, dan pengusaha guna meningkatkan pendapatan masyarakat dan penerimaan negara yang mengarah pada kesejahteraan rakyat. Food Agriculture Organization Data Food Agriculture Organization (FAO) mengungkapkan bahwa pada tahun … Read more


Faktor Penyebab Perkembangan Kota

Posted: May 1st 2019

Faktor Penyebab Perkembangan Kota Menurut Sujarto (1989) faktor-faktor perkembangan dan pertumbuhan yang bekerja pada suatu kota dapat mengembangkan dan menumbuhkan kota pada suatu arah tertentu.  Ada tiga faktor utama yang sangat menentukan pola perkembangan dan pertumbuhan kota : Faktor manusia, yaitu menyangkut segi-segi perkembangan penduduk kota baik karena kelahiran maupun karena migrasi ke kota. Segi-segi perkembangan tenaga kerja, perkembangan status sosial dan perkembangan kemampuan pengetahuan dan teknologi. Faktor kegiatan manusia, yaitu menyangkut segi-segi kegiatan kerja, kegiatan fungsional, kegiatan perekonomian kota dan kegiatan hubungan regional yang lebih luas. Faktor pola pergerakan, yaitu sebagai akibat dari perkembangan yang disebabkan oleh kedua faktor perkembangan penduduk yang disertai dengan perkembangan fungsi kegiatannya akan menuntut pola perhubungan antara pusat-pusat kegiatan tersebut. Baca Juga : Alternatif Bentuk Kota Tujuan Penataan Ruang Wilayah Kota Mengenal Indonesia Kuasai 50% Rumput Laut Dunia Mengenal Alasan Penghapusan Pidana


Alternatif Bentuk Kota

Posted: May 1st 2019

Alternatif Bentuk Kota Wilayah (region) dalam pengertian geografi menurut Jayadinata (2000) merupakan kesatuan alam, yaitu alam yang serba sama atau homogen atau seragam dan kesatuan manusia, yaitu masyarakat serta kebudayaannya yang serba sama yang mempunyai ciri yang khas, sehingga wilayah tersebut dibedakan dari wilayah lain. Wilayah geografi dapat mengandung wilayah geologi (geological region), wilayah tubuh tanah (soil region), wilayah ekonomi (economic region) dan sebagainya. Batas wilayah geografi ini tidak berimpit, sehingga batsnya dapat dibuat dengan tepat. Wilayah geografi ini sering disebut sebagai wilayah formal (formal region). Selain istilah wilayah formal terdapat istilah wilayah fungsional (functional region), yang didefinisikan sebagai suatu bagian dari permukaan bumi, di mana beberapa keadaan alam yang berlawanan memungkinkan timbulnya bermacam-macam kegiatan, yang hasilnya berbeda dan saling mengisi dalam keperluan kehidupan penduduk. Kadang-kadang wilayah seperti ini sering disebut wilayah organik, misalnya pada suatu pegunungan, penduduk dari suatu gunung hidup dari kehutanan, di lerengnya dari perkebunan dan pertambangan, di kakinya dari pertanian dan peternakan … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php