Suryatul Arifidin

Komputer dan Hardware

Posted: October 22nd 2012

Suatu sistem Mikrokomputer terdiri atas tiga bagian utama:

Unit Pemroses Pusat (CPU : Central Processing Unit)

Mikroprosesor berfungsi sebagai unit yang mengendalikan seluruh kerja system mikroprosesor. Fungsi – fungsi mikroprosesor adalah sebagai berikut :

1. Mengambil instruksi dan data dari memori.

2. Memindah data dari dan ke memori.

3. Mengirim sinyal kendali dan melayani sinyal interupsi.

4. menyediakan pewaktuan untuk siklus kerja sistem mikroprosesor.

5. Mengerjakan fungsi – fungsi operasi logika dan aritmetika.

Dalam pelaksanaan fungsi – fungsi tersebut, bagian – bagian mikroprosesor yang mengerjakan adalah : Pengendalian dan Pewaktuan (control and Timing), ALU (Arithmetic and Logical Unit) dan Register.

Pewaktuan dan Pengendalian

Bagian pewaktuan dan pengendalian memiliki fungsi utama untuk mengambil dan mendekodekan instruksi dari memori program dan membangkitkan sinyal kendali yang diperlukan oleh bagian lain dari mikroprosesor untuk melaksanakan instruksi tersebut. Pada bagian pengendalian mengirimkan sinyal kendali eksternal untuk dikirim ke elemen system mikroprosesor yang lain. Bagian pengendalian juga berfungsi untuk menerima sinyal kendali dari elemen lain dalam sistem mikroprosesor.

 ALU (Arithmetic Logical Unit)

Bagian mikroprosesor yang berfungsi mengerjakan perintah – perintah logika dan operasi aritmetika adalah ALU. Instruksi dalam operasi ini melibatkan satu atau dua operand. Operasi ALU menghasilkan juga sinyal status yang dikirim ke register, yaitu sinyal untuk mengubah status bit – bit flag sesuai hasil operasi suatu instruksi.

 Register

Fungsi register digunakan untuk menyimpan data, alamat, kode instruksi dan bit status berbagai operasi mikroprosesor. Prinsip dari register – register pada berbagai mikroprosesor adalah sama, namun memiliki perbedaan dalam struktur registernya.

 Memori

Setiap sistem mikroprosesor memiliki memori, guna menyimpan program dan datanya. Mikrokontroler memiliki memori internal baik dari jenis memori ROM maupun RAM. Namun beberapa jenis mikrokontroler tidak memiliki internal ROM, seperti mikrokontroler yang dipakai pada perancangan alat ini.

Jenis – Jenis Memori

Memori dalam sistem mikroprosesor digunakan dua jenis memori :

– Memori Tak Mudah Terhapus (non volatile)

– Memori Mudah Terhapus (volatile)

Memori tidak mudah terhapus memiliki karakteristik menyimpan informasi / data dan selamanya informasi tersebut tidak akan hilang walaupun catu daya sistem mikroprosesor dimatikan contoh memori tak mudah terhapus adalah ROM dengan jenis 27256. ROM hanya dapat dibaca. Pengisian informasi dalam ROM dilakukan sekali untuk selamanya. Namun ada jenis ROM yang dapat dihapus dengan menggunakan sinar ultra violet, dan dapat diisi kembali. Jenis ROM itu seperti yang dipakai pada perancangan alat ini. Dua jenis memori ROM yang dapat dihapus dan diprogram kembali oleh pemakai yaitu UV EPROM dan EEPROM. UV PROM dihapus dengan ultra violet dan EEPROM dengan memberikan level tegangan tertentu. Memori mudah terhapus memiliki karakteristik yang terbalik dengan memori tak mudah terhapus.

Memori mudah terhapus dapat menyimpan informasi selama catu daya sistem mikroprosesor belum dimatikan. Informasi akan hilang apabila catu daya memori dimatikan. Memori jenis ini contohnya adalah RAM, yang dapat ditulisi dan dibaca berulang – ulang. Memori RAM digolongkan menjadi dua yaitu : memori statik dan memori dinamik. Pada memori dinamik, informasi disimpan dalam muatan dan muatan akan hilang bila tidak disegarkan, untuk itu diperlukan suatu rangkaian penyegar di luar memori. Memori static tidak memerlukan rangkaian penyegar, sebab informasi pada memori statik disimpan dalam penahan flip-flop.

Hirarki Komputer
Komputer umumnya di klasifikasikan berdasarkan kemampuan memproses nya:
•Supercomputers
     Sangat canggih
     Komputasi yg kompleks
     FASTEST CPUs
     Simulasi yang besar
     State-of-the-art Components
     Mahal
•Mainframes
     Largest Enterprise Computer
     Commercial, Scientific, Military Applications
     Data yang besar
     Komputasi yg kompleks
•Minicomputer
     Middle-range
     Universities, Factories, Labs
     Di gunakan sebagai Front-end Processor untuk Mainframe
•Microcomputers
     Desktop atau Portable
     Personal  atau Business Computers
     Terjangkau
     Komponennya banyak tersedia
     Can Be Networked
Input Devices
Apa yg dimaksud dengan input?
  • Data atau instruksi yang dimasukkan ke memori komputer
  • Input device adalah perangkat keras yg digunakan untuk memasukan data atau instruksi
Output Devices
Apa itu output?
  • Data yang telah di proses kedalam bentuk yang bisa digunakan, disebut  information
  • Output device setiap komponen yg bisa menyampaikan informasi ke user
Strategic Hardware Issues
Productivity
–Akankah produktivitas dari pegawai akan meningkat setara dengan peningkatan kekuatan dan kecepatan microprocessor?
• Mengubah style berkerja
–Akankah style bekerja yg baru akan memberikan keuntungan bagi pegawai dan perusaahn secara menyeluruh?
• Produk dan layanan baru
–Apakah perusahaan siap dan mampu mengambil keuntungan dari produk dan layanan baru pada lingkungan bisnis?
• Peningkatan komunikasi
–Apakah organisasi siap untuk menggunakan multimedia untuk berbagai pengetahuan?

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

IT Dalam Lingkungan Bisnis

Go to post

Computer Software

Go to post
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php