supranatural

Sisi Hangat Kota Solo yg Selalu Membuatmu Rindu Pulang

Posted: December 23rd 2017

Kalau JokPin bilang Jogja terdiri berdasarkan pergi, angkringan, & rindu Solo pun layak diberi predikat macam itu.

Adakah berdasarkan anda yg pernah menetap atau justru berasal berdasarkan Solo? Atau sekadar pernah berkunjung & berwisata dalam kota ini. Diakui atau nir, ragam etnis dan istiadat Jawa yg masih kental membuatmu susah berpaling berdasarkan kota yg memiliki slogan berseri. Bahkan, poly sisi hangat kota Solo yg membuatmu rindu buat pergi.

Sebenarnya hal-hal mini apa sih yg membuatmu Solo selalu dirindu? Yuk, kita nostalgia bersama lewat artikel satu ini!

1. Bicara perihal Solo tidak sanggup dilepaskan berdasarkan lagu legendaris karya Gesang

Bengawan Solo

riwayatmukini.

Lagu ciptaan alm. eyang Gesang ini memang udah tersohor kemana-mana. Bahkan lagu keroncong ini juga disukai & disesuaikan sang warga Jepang. Bengawan Solo sanggup jadi adalah ikon kota Solo, lagunya pun masih sering dimainkan sang poly kalangan berdasarkan mulai musisi ternama hingga pengamen jalanan. Kamu bakal sering kok menjumpai pengamen jalanan yg masih membawakan lagu ini memakai bermodalkan kencrung sederhana.

dua. Solo juga identik memakai Jokowi yg kini menduduki zenit tertinggi kepemimpinan

Kini, bukan cuma Gesang yg identik memakai Solo. Jokowi juga. Orang Solo patut berbangga karena warganya jadi orang nomor 1 dalam Indonesia.

tiga. Atau, pasar Klewer & Batik Solo yg  tidak sanggup disepelekan namanya

Kamu yg kini kuliah atau bekerja dalam luar kota tentu merasa bangga kalo terdapat sahabat sekampus atau sekantor yg beli batik dalam pasar Klewer.

Bahkan gak sporadis anda akan berkata memakai bangganya,

Batik Solo tuh, bro! heuheu

Temen anda pun cuma jawab memakai datar : Ye, terus kenape?

4. Tapi buatmu yg pernah menetap usang dalam Solo kota ini tidak istimewa karena lagu legendarisnya. Bukan juga karena jadi kota berdasarkan Presiden Indonesia

lima. Masih segar dalam kepala. Dulu kota ini cuma punya dua mall saja

Ada masanya, suka itu sesederhana cuci mata & shopping dalam Luwes

6. Sebelum kini berkembang jadi berderet jumlahnya

Kalo dulu cuma terdapat Luwes & Matahari yg nisbi sanggup memuaskan hasrat jalan-jalanmu, kini sudah terdapat lima mall akbar yg terdapat dalam kota Bengawan. Ada SGM (Solo Grand Mall), Solo Square, Paragon, Hartono Mall, & The Park. Seakan tidak nisbi, kini dalam Solo makin marak pembangunan mall & gedung-gedung tinggi lainnya.

7. Tapi itulah uniknya Solo. Di balik kesederhanaannya, Solo permanen memberikan keriuhan kota

Pertumbuhan mall yg pesat bahkan mengundang poly wisatawan dadakan. Ada masanya orang Jogja sengaja melancong ke Solo demi nonton bioskop. Di kota lain macam Klaten & Jogja, kemewahan bioskop berlimpah tidak sanggup dihasilkan memakai praktis.

8. Dikemas memakai lebih sederhana, Solo juga punya taman hiburan yg mirip Dufan-nya Jakarta

Kalo dalam Jakarta anda sanggup menemui taman bermain yg megah misalnya Dufan & Ancol, maka anda sanggup mendapatkan kebahagiaan yg sama dalam bentuk yg lebih sederhana, taman Sriwedari. Taman hiburan rakyat yg terletak dalam jantung kota Solo ini memang terkenal berdasarkan jaman dulu. Sering dipergunakan menjadi sarana rekreasi keluarga karena tiket masuknya yg terbilang nisbi terjangkau. Bahkan poly juga event yg digelar dalam taman rekreasi mini ini. Salah satunya ialah festival drumband taman kanak-kanak ataupun konser musik buat grup musik-grup musik Indonesia yg diselenggarakan dalam Stadion Sriwedari.

Walaupun berukuran taman Sriwedari ini terbilang mini, akan akan tetapi anda sanggup menemui poly sekali sarana mulai berdasarkan boom boom car, tempat tinggal hantu, mandi bola, hingga mini coster. Gak cuma taman bermain aja lho yg terdapat dalam sini, anda juga sanggup singgah ke gedung wayang orang dalam sebelahnya. Gedung yg sudah berusia lebih berdasarkan satu abad ini adalah aset budaya kota Solo. Kamu sanggup juga menyaksikan pentas wayang orang tiap malamnya.

9. Berjalan beberapa langkah berdasarkan Taman Sriwedari, pemandangan macam ini memakai praktis sanggup anda temui

Di Solo anda akan praktis menjumpai pengamen kurang lebih dua-tiga orang memakai berdandan ala sinden lengkap memakai kebaya, jarik, & kondenya. Mereka akan menyanyikan tembang Jawa memakai diiringi siter. Duh, suasana jadi makin syahdu memakai lantunan tembang berdasarkan mereka.

10. Solo ialah bukti bahwa disparitas suku nir wajib memproduksi kita sensi

Etnis Tionghoa? Jelas terdapat! kalo orang Arab? Ada juga! orang Jawanya? Apalagi!

Saat beberapa daerah terpecah karena disparitas suku, dalam Solo anda sanggup menemukan poly sekali suku hayati berdampingan memakai tenang.

11. Bahkan karena keragaman suku itulah, kuliner dalam Solo menjadi kaya rasa & bermacam-macam jenisnya

Mulai berdasarkan panganan halal hingga yg non halal sanggup ditemui dalam Solo, bahkan anda gak wajib sembunyi-sembunyi buat membeli kuliner berlabel non halal dalam kota ini karena semuanya dijual BEBAS. Kuliner Solo pun prominen memakai cita rasanya yg legit & juga nikmat.

a. Nasi liwet yg jawara

Beberapa model kuliner halal yg terkenal & sanggup anda temui dalam solo, terdapat nasi liwet, cabuk rambak, memahami kupat, sate kambing, selat, serabi, pecel udik, gudeg ceker, nasi rawon, tengkleng, sate bunthel, sate kere.

b. Babi kuah yg sanggup anda makan tanpa perlu sembunyi-sembunyi

Sementara itu, anda sanggup menemui kuliner non halal, babi oven & babi kuah, umumnya dijajakan dalam daerah pasar Gede & Jagalan.

c. Jenang & minuman segar juga memakai praktis sanggup anda temukan dalam pinggir jalan

Minuman segar & nikmat yg sanggup menjadi pelepas dahagamu juga poly macamnya, terdapat tahok, es gempol pleret, & es dawet ayu.

d. Jangan lupa! Ada Shi Jack. Tempatmu sanggup nyusu & ngemil-ngemil lucu

Warung Susu Segar Shi Jack juga gak boleh ketinggalan. Karena letak geografis kota Solo yg bertetangga memakai kota pembuat susu, Boyolali, memproduksi warung tenda ini menjamur dalam kota Solo. Bahkan anda sanggup menemukan susu memakai varian rasa dalam warung kaki lima ini. Gak cuma itu, ragam lauk & kudapan yg tersedia dalam atas meja sukses meredam nafsu laparmu. heuheu~

12. Sakralnya Sekaten & seremoni malam 1 Suro: bukti bahwa Solo nir lupa dalam kentalnya istiadat Jowo

Di seremoni 1 suro, kota Solo makin semarak memakai adanya Sekaten atau pasar rakyat yg umumnya digelar dalam alun-alun utara. Selain sekaten terdapat juga kirab pusaka yg adalah zenit program. Kirab pusaka umumnya dilaksanakan pukul 00.00 memakai mengarak rombongan kerbau kiai slamet, prajurit keraton, abdi dalem, memakai memakai sejumlah pusaka berdasarkan keraton.

Bisa dibilang warga Solo memang solid & kompak, mereka rela turun ke jalan dalam tengah malam demi melihat prosesi perarakan pusaka & hewan yg dikeramatkan sang keraton. Hayo siapa yg dulu bela-belain melek tengah malem & turun ke jalan demi nonton rombongan kebo bule?

13. Kebangganmu menjadi penghuni kota Bengawan juga tiba karena padatnya event budaya yg sering diadakan beriringan

Selain keragaman kuliner, anda juga sanggup menemui bermacam event budaya yg terdapat dalam kota Solo. Di kota mini yg asri ini anda sanggup menemui parade batik yg acapkali memakai Jalan Slamet Riyadi menjadi catwalknya. Kalo sabtu malam gundah mau kemana, mungkin anda sanggup menyambangi pasar Ngarsopuro yg berada dalam depan halaman Keraton Mangkunegaran.

Minggu pagi anda sanggup juga jalan-jalan kalem menikmati kesegaran taman Balekambang. Di seremoni hari raya Nasional, beberapa sudut kota Solo juga akan dihias sedemikian rupa buat membuatnya terlihat semakin semarak & meriah. Tengok saja dalam Pasar Gede tiap seremoni imlek. Gak cuma sekedar hari akbar & hari raya nasional aja, akan akan tetapi terkadang terdapat juga program yg berbasis Internasional & diselenggarakan dalam Solo, semacam SIPA, IIMF, Solo menari 24 jam. Gak pernah mangkat gaya deh pokoknya!

Solo permanen nir paripurna menjadi kota

14. Walau pariwisatanya berkembang pesat, jalanan kota Solo kini makin padat

Selain eksistensi gedung bertingkat & mall akbar yg mulai merajalela, ketenangan mengendarai tunggangan dalam Solo juga mulai menurun. Pasalnya, kini jalanan Solo mulai dipadati sang beraneka jenis tunggangan tertentu. Parkir liar dalam bahu jalan juga semakin memperparah stagnasi dalam jalanan kota Solo. Sedih deh :'(

15. Pertumbuhan mall yg kian tidak terkendali memproduksi kota ini misalnya kehilangan jati diri

Katanya kota Bengawan, kota yg budayanya kental. Kok yg dikembangkan bukan sanggar kesenian akan akan tetapi malah sentra perbelanjaaan?

Rasanya ingin bilang ke Pak Rudi,

Pakgak mau restorasi bangunan antik aja Pak? Jangan nambah mall lagi to

16. Kadang anda juga ingin mengkritik soal gelar Kraton yg kini nir sesakral dulu lagi

Jupe = Nyi Mas Agung Tumenggung Yuli Rachmawati.

YA.

17. Tapi bagaimanapun, keramahan & kehangatan Kota Solo selalu menarikmu kembali

monggo mbak, becake, ajeng teng pundi?
(ayo mbak becaknya, mau pergi kemana?)

Di kota ini, pengayuh becak & penjaja kuliner memakai sopan memberikan jasanya. Dengan seulas senyuman juga. Kemewahan yg amat langka dalam kota-kota akbar lain dalam Indonesia. Tepo seliro wong Solo memang jawara.

18. Mendengar lagu Stasiun Balapan, membayangkan jajan dalam Gladag tengah malam memunculkan satu istilah dalam kepalamu: pergi

Ning stasiun balapan
Kuto solo sing dadi kenangan

Pernah berkunjung atau usang menetap dalam sini, Solo selalu punya magnet buat menarikmu kembali.

Kalo anda, apa sih yg paling bikin anda kangen sama Solo?


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php