konservasi ternak

Kearifan Lokal : Tuk Serco

Posted: June 16th 2013

Tuk Serco adalah salah satu mata air yang ada di desa Purwogondo, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Jawa Tengah.  Mata air ini menurut masyarakat desa merupakan Anugerah namun mata air ini juga dianggap memiliki kekuatan gaib, roh penunggu, saklar, suci, tidak boleh diganggu, harus dihormati dan harus dihargai. masyarakat juga percaya bahwa disekitar mata air ini terdapat arca yang tidak kasat mata dan jika diambil maka dipercaya mata air akan mati atau tidak mengeluarkan air lagi. Untuk menjaga agar kondisi dan debit air ini tetap banyak, masyarakat menerapkan anjuran-anjuran, larangan-larangan dan sanksi-sanksi.

Anjuran-anjuran yang diterapkan yaitu menjaga kebersihan mata air, melaksanakan upacara sesaji di sekitar mata air, membiarkan kondisi Tuk Serco apa adanya. selain itu larangan-larangan yang diterapkan seperti tidak boleh mencuci bekas tempat masakan, tidak boleh membuang sampah disekitar mata air, tidak boleh membangun bangunan di sekitar mata air. bagi yang melanggar dikenakan sanksi-sanksi seperti sakit fisik, gangguan jiwa, dicela, dan diolok-olok.

Namun masyarakat sekarang menganggap bahwa sanksi-sanksi yang diberikan kususnya sanksi fisik seperti kejang-kejang merupakan sesuatu yang irasional. Menurut kami cara merasionalkan yang tidak rasional ini adalah dengan mengaitkannya dengan ilmu pengetahuan yang ada. Perlu adanya penjelasan dan penelusuran yang lebih mendalam serta kaitannya dengan ilmu pengetahuan agar dapat lebih dimengerti dan diterima dengan baik oleh masyarakat luar. Menurut kami langkah yang diambil oleh masyarakat ini semata-mata untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar mereka.

Dalam melaksanakan kearifan lokal ini, belum timbul masalah yang sangat berat karena masyarakat desa Purwogondo bersama-sama menjaga dan memelihara. Masyarakat desa juga telah melakukan usaha-usaha agar lingkungan mereka tetap terjaga, khususnya mata air ini. mereka melakukan peningkatan pemahaman dengan sosialisasi, kesadaran, kepedulian dan partisipasi dalam menjaga dan melestarikan Tuk Serco.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php