Stevan

E Commerce

Posted: November 7th 2012

Perdagangan elektronik (Electronic Commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-Commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

E-Commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, E-Commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk E-Commerce ini.

Penggunaan E-Commerce antaralain sebagai:

1)      Periklanan

2)      Rumah perbankan

3)      Berbelanja di toko-toko elektronik dan mal

4)      Membeli saham

5)      Mencari pekerjaan

6)      Pelelangan

7)      Berkolaborasi secara elektronik dengan mitra bisnis di seluruh dunia

8)      Menyediakan layanan pelanggan

Definisi dan konsep dari e-commerce

1.  Tradisional E-Commerce – berupa dimensi fisik

  • Brick-and-mortar organizations
  • organisasi ekonomi lama (perusahaan)
  • melakukan semua bisnis off-line
  • Menjual produk secara fisik dengan cara agen fisik

2. Pure E-Commerce: semua dimensi adalah digital

  • Murni secara online (maya) organisasi
  • Organisasi ekonomi baru
  • Menjual produk atau jasa hanya lewat jalur online

contoh dari pure EC : amazon.com

3.Partial E-Commerce: campuran dimensi digital dan fisik

  • Click-and-mortar organizations
  • Melakukan kegiatan EC
  • melakukan bisnis utama mereka di dalam dunia fisik

Contoh dari partial E-Commerce : bhinneka.com

 

E-Bussiness adalah definisi luas dari E-Commerce yang tidak hanya meliputi kegiatan jual beli barang dan jasa, tetapi juga pelayanan pelanggan,melakukan kerja sama dengan mitra bisnis,melakukan transaksi elektronik dalam sebuah organisasi,Pure EC dibandingkan Partial EC:berdasar pada tingkat digitalisasi produk, proses, agen pengiriman.

Macam-macam bentuk dari E-Commerce antaralain:

  • Business-to-Business EC (B2B)
  • Collaborative Commerce (c-commerce)
  • Business-to-Consumer EC (B2C)
  • Consumer-to-Businesses (C2B)
  • Consumer-to-Consumer (C2C)
  • Intrabusiness (Intraorganizational) Commerce
  • Government-to-citizens (G2C) and others
  • Mobile commerce (M-Commerce)

E-marketplace bisa di ibaratkan sebuah mal atau pusat perbelanjaan yang dimana terdapat vendor-vendor yang berdagang didalamnya.Semakin banyak pengunjung yang mengunjungi E-marketplace tersebut,maka semakin baik untuk para vendor tersebut.

Perbedaan antara E-marketplace dengan Inter-organizational Systems:

1.E-marketplace:terjadi antara pembeli dan penjual yang bertemu untuk bertukar barang,layanan,uang dan informasi.

2.Inter-organisasi Sistem Informasi (IOS):terjadi antara dua atau lebih organisasi secara rutin untuk pemrosesan transaksi arus informasi.

 

EC  Framework:adalah aplikasi EC yang didukung oleh infrastruktur dan orang-orang,kebijakan publik,standar teknis dan protokol,mitra bisnis, serta pendukungan layanan.

Transaksi pembayaran yang umum pada E-Commerce:

  • Electronic check
  • Mendepositkan uang(jadi setelah memesan barang,uang langsung berkurang)
  • Electronic credit card
  • Smart cards
  • Person to person
  • Transfer pribadi(mentransfer sendiri)
  • Dll

Keamanan(security)tiap E-Commerce memakai sistem security yang berbeda-beda dan tergantung dari database mereka/tergantung dari pemilik E-Commerce tersebut menganggap security mana yang paling baik untuk dipakai,yang menurutnya yang terbaiklah yang dipakai.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php