Stevan

Mengelola Data dalam Organisasi dan Informasi(Managing Organizational Data and Information)

Posted: October 4th 2012

Sistem informasi menyediakan informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan. Akurat berarti bebas dari kesalahan, tepat waktu berarti tepat informasi ini tersedia untuk pembuatan keputusan disaat dibutuhkan, relevan berarti informasi ini berguna dan sesuai untuk berbagai tipe pekerjaan yang memerlukannya.Sistem komputer mengelola data dalam bentuk hirarki yang diawali dengan bit, byte, kemudian menjadi field, record, file dan database. Bit: unit terkecil dari data komputer. Byte: karakter tunggal yang dapat berbentuk huruf, angka, atau simbol lainnya. Field: pengelompokan karakter-karakter menjadi suatu kata, kelompok kata-kata, nomor yang lengkap. Record: misal seperti nama mahasiswa, jurusan yang diambil,nim/npm,angkatan,dll. File: kempulan record dengan tipe yang sama.

Kekurangan dari file tradisional:

-Dapat terjadi Redudansi Data dan Inkonsistensi:pengulangan dalam berbagai file data.Beberapa data yang sama akan disimpan dilebih dari satu tempat atau lokasi. Hal ini dapat mempersulit perusahaan untuk menciptakan menajemen hubungan pelanggan, manajemen rantai penawaran, atau sistem perusahaan yang mengintegrasikan data dari sumber daya yang ada.

-Ketergantungan Program Data:jika akan merubah programnya membutuhkan perubahan data pula(seperti upgrade tetapi sistem dari program lama akan hilang/harus diganti pula).

-Kurang fleksibel:sistem file tradisional tidak dapat memberikan laporan atau respon untuk -kebutuhan informasi yang tidak terantisipasi secara tepat waktu.

-Kurangnya pengamanan mengakibatkan akses ke dalam data distribusi dari informasi dapat lepas dari pengendalian manajemen tanpa mengetahui siapa yang akses dan mengubah data tersebut.

–¬†Kurang pembagian dan ketersediaan data dan pengendalian akses ke data yang dapat menyulitkan orang-orang untuk mendapatkan informasi.

Sistem manajemen basis data (Database Management System, DBMS)adalah suatu sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna.DBMS merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk dapat melakukan utilisasi dan mengelola koleksi data dalam jumlah yang besar. DBMS juga dapat melakukan manipulasi data secara lebih. Penyimpanan data dalam bentuk DBMS mempunyai banyak manfaat dan kelebihan dibandingkan dengan penyimpanan dalam bentuk flat file atau spreadsheet, diantaranya :

-Performa yang dapat dengan penyimpanan dalam bentuk DBMS cukup besar, sangat jauh berbeda dengan performance data yang disimpan dalam bentuk flat file. Disamping memiliki unjuk kerja yang lebih baik, juga akan didapatkan efisiensi penggunaan media penyimpanan dan memori

-Integritas data lebih terjamin dengan penggunaan DBMS. Masalah redudansi sering terjadi dalam flat file. Redudansi adalah kejadian berulangnya data atau kumpulan data yang sama dalam sebuah database yang mengakibatkan pemborosan media penyimpanan.

-Independensi. Perubahan struktur database dimungkinkan terjadi tanpa harus mengubah aplikasi yang mengaksesnya sehingga pembuatan antarmuka ke dalam data akan lebih mudah dengan penggunaan DBMS.

-Sentralisasi. Data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan database. kemudahan di dalam melakukan bagi pakai dengan DBMS dan juga kekonsistenan data yang diakses secara bersama-sama akan lebiih terjamin dari pada data disimpan dalam bentuk file atau worksheet yang tersebar.

-Keamanan. DBMS memiliki sistem keamanan yang lebih fleksibel daripada pengamanan pada file sistem operasi. Keamanan dalam DBMS akan memberikan keluwesan dalam pemberian hak akses kepada pengguna.

Kemampuan manajer untuk menggunakan database tergantung dengan database yang terstruktur secara logis dan fisik.Dalam sebuah database logis struktur,karakteristik dari data dan bagaimana data yang akan diakses akan dipertimbangkan.Tiga model umum data: hierarki, jaringan, dan relasional.Dengan menggunakan model ini, perancang database dapat membangun pandangan logis atau konseptual data yang kemudian dapat secara fisik diimplementasikan ke hampir semua database dengan DBMS.

Dalam penggunaan data yang telah tersimpan dalam suatu komputer,dikenal 3 istilah antaralain:Data Warehouse,Data Mart dan Data Mining..Gudang data(Data Warehouse) adalah suatu database yang menyimpan data penting saat ini dan datan historis untuk manajer dalam keseluruhan perusahaan. Perusahaan dapat membangun gudang data perusahaan dimana gudang data pusat melayani keseluruhan organisasi, atau dapat menciptakan gudang yang lebih kecil dan terdesentralisir yang disebut dengan data mart (pasar data). Data mart adalah suatu subset gudang data yang meringkas atau memfokuskan penempatan data dalam database yang terpisah untuk para pengguna khusus.Penggalian data(Data Mining) menggunakan berbagai macam teknik untuk mencari pola-pola dan hubungan-hubungan tersembunyi dalam kolom data yang luas dan menarik peraturan darinya yang dapat digunakan untuk memprediksi kejadian di masa depan dan memandu untuk pengambilan keputusan.Ketika suatu organisasi telah mempunyai database yang terstruktur dengan baik, pengambilan keputusan dan wawasan akan meningkat melalui gudang data dan penggunaan data mining.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php