Stefan Suprapto

PTI – Functional, Enterprise, and Interorganizational Systems

Posted: November 19th 2012

 

Hari Selasa                                                                                                                          Tanggal 6 November 2012

Pertemuan minggu ke sembilan

Functional, Enterprise, and Interorganizational Systems

 

A.    Apa itu transaksi dalam TPS?

 

  • Setiap peristiwa bisnis yang terjadi selama operasi bisnis.
  • Bisnis peristiwa (transaksi) dapat memicu peristiwa bisnis lainnya.
  • Setiap peristiwa (transaksi) dapat dijelaskan oleh sejumlah item data.
  • Transaksi sistem pengolahan (TPS) yang dirancang untuk merekam dan menyimpan data yang menjelaskan setiap peristiwa bisnis yang terjadi.

 

 

Transaction Processing Systems (TPS) Sistem informasi komputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. Transaction Processing System (TPS) adalah sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. TPS menghapus rasa bosan saat melakukan transaksi operasional sekaligus mengurangi waktu, meskipun orang masih harus memasukkan data ke sistem komkputer secara manual. Transaction Processing System merupakan sistem tanpa batas yang memungkinkan organisasi berinteraksi dengan lilngkungan eksternal. Karena manajer melihat data-data yang dihasilkan oleh TPS untuk memperbaharui informasi setiap menit mengenai apa yang terjadi di perusahaan mereka. Dimana hal ini sangat peting bagi operasi bisnis dari hari ke hari agar sistem-sistem ini dapat berfungsi dengan lancar dan tanpa interupsi sama sekali.Transaction processing systems (TPS) berkembang dari sistem informasi manual untuk sistem proses data dengan bantuan mesin menjadi sistem proses data elektronik (electronic data processing systems). Transaction processing systems mencatat dan memproses data hasil dari transaksi bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan/inventori. Transaction processing systems menghasilkan berbagai informasi produk untuk penggunaan internal maupun eksternal.

 

Sebagai contoh, TPS membuat pernyataan konsumen, cek gaji karyawan, kuitansi penjualan, order pembelian, formulir pajak, dan rekening keuangan. TPS juga memperbaharui database yang digunakan perusahaan untuk diproses lebih lanjut oleh SIM.

 

 

Beberapa karakteristik TPS

  • Proses besar volume data.
  • Sumber data sebagian besar internal, dan output dimaksudkan terutama untuk penonton internal yang.
  • TPS beroperasi teratur (on demand, harian, mingguan, dll.
  • Perlu kapasitas penyimpanan (database) yang besar.
  • Memerlukan kecepatan pemrosesan tinggi (karena volume tinggi).
  • Input dan output data yang dikenal dan baik-dipahami (sangat terstruktur).
  • Melibatkan tingkat tinggi detail tapi kompleksitas komputasi yang rendah.
  • Membutuhkan tingkat akurasi yang tinggi, integritas data, dan keamanan.
  • Membutuhkan kehandalan pengolahan tinggi, organisasi tidak dapat berfungsi lama tanpa TPS.
  • Pengolahan Permintaan didukung.

 Etika dan Sosial Isu dalam IT didukung Kegiatan Penjualan

– Informasi pengumpulan dan penggunaan.
– Privasi keprihatinan.

Production & Operations Management Systems

(Produksi & Operasi Manajemen Sistem)

Logistik dan Manajemen Material
> Logistik Manajemen

           – Pemesanan, pembelian, dan pengiriman inbound dan outbound.
> Inventarisasi Manajemen
– Tentukan berapa banyak persediaan untuk membawa.
> Quality Control
– Memantau dan melaporkan kualitas bahan, barang dalam proses, dan barang jadi.

Transaksi online Processing (OLTP)


– Dapat dibangun pada arsitektur client / server.
– Dapat menghemat uang.

Internet (Intranet) Transaction Processing
– Memungkinkan transfer data multimedia.
– Cepat respon.
– Penyimpanan database grafis dan video besar.
– Real time.
– Biaya rendah.

 

B.     Accounting and Finance Systems ( Akuntansi dan sistem keuangan )

 

Keuangan Perencanaan dan Penganggaran

– Keuangan dan ekonomi peramalan.
– Penganggaran belanja.

Investasi Manajemen

– Akses ke laporan keuangan dan ekonomi.
– Keuangan analisis.

 

Kontrol keuangan

– Anggaran Kontrol.
– Auditing.
– Keuangan Analisis Kesehatan.
– Profitabilitas Analisis dan Pengendalian Biaya.

 

  • Bagaimana Mengintegrasikan Sistem Informasi

1.       Menghubungkan sistem yang ada.

– Memaksimalkan penggunaan sistem yang ada dan memungkinkan penambahan aplikasi baru.

2.        Menggunakan perangkat lunak rantai pasokan manajemen.

– Mengatasi isolasi struktur departemen tradisional dengan mengintegrasikan pengolahan di bidang fungsional beberapa.

3.       Gunakan Perusahaan perangkat lunak Resource Planning

– Mengontrol semua proses bisnis utama dengan arsitektur perangkat lunak tunggal secara real time.

– Meningkatkan efisiensi untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, dan profitabilitas.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php