Bioenvironment (Andi Somma)

Manta is more valuable alive then dead ! ! !

Posted: September 8th 2014

Ikan pari manta atau sering disebut dengan Manta rays (Manta sp.).  Ikan Manta termasuk dalam ikan bertulang rawan dan grup Cartilaginous.  Ikan pari mempunyai bentuk tubuh pipih melebar (depressed) dimana  sepasang sirip dada (pectoral, fins)-nya melebar dan menyatu dengan  sisi kiri-kanan kepalanya. Ikan pari umumnya mempunyai ekor  yang  sangat panjang. Mata ikan pari umumnya terletak di kepala bagian samping. Posisi dan  bentuk mulutnya adalah terminal (terminal mouth) dan umumnya bersifat  predator. Ikan ini bernapas melalui celah insang (gill openings atau  gill slits) yang berjumlah 5-6 pasang. Posisi celah insang adalah  dekat mulut di bagian bawah (ventral).

Manta ray

Manta ray

Manta dikenal sebagai salah satuikanbesar yang memakanplankton (filter feeder). Ia makan dengan cara membukamulutnyasambil berenang sehingga plankton yang berada dalam air masuk ke dalam mulutnya. Ia juga bisa menggunakan sepasang sirip kepalanya yangmiriptandukitu untuk mengarahkan plankton agar masuk ke mulutnya. Dengan cara ini iadianggap berburu secara pasif karena ia tidak mengejar  mangsanya untuk makan. Manta jugadiketahui memakan hewan-hewan kecil sepertiudangdananak ikan. Ikan pari manta (Manta birostris) adalah salah satu spesies ikan pari terbesar di dunia, terutama pada daerah tropis, subtropis dan pacific. Lebar tubuhnya dari ujung sirip dada ke ujung sirip lainnya mencapai hampir 7 meter (kemungkinan lebih karena ada laporan yang mengatakan bahwa ada manta yang lebar tubuhnya mencapai 9,1 meter). Bobot terberat manta sendiri yang pernah diukur mencapai 3 ton.

Penyebaran Manta

Penyebaran Manta

Salah satu masalah yang kini dihadapi oleh manta adalah perdagangan internasional secara ilegal. kegiatan memancing manta dilakukan di berbagai negara antara lain Indonesia, Filipina, Mexico, thailand, Sri Lanka, China dan Peru. Menurut data statistik dari Food and Agriculture Organization (FAO), ikan manta yang tertangkap pada tahun 1998 sebanyak 350 ton, pada tahun 2000 mengalami penurunan sebanyak 100 ton, pada tahun 2001 dan 2003 terjadi peningkatan yang sangat signifikan yaitu sebanyak 4000 ton dan angka tersebut terus bertambah setiap tahunnya.

Memancing Manta

Memancing Manta

Memotong Manta

Memotong Manta

Hasil Memancing

Hasil Memancing

Apa yang dicari dari Manta??? Dagingnya di ambil, sebagai bahan makanan, kulitnya sebagai bahan obat, tulangnya sebagai sumber penghasil gelatin, dan yang terutama di cari adalah insangnya sebagai ramuan obat. Berdasarkan survei yang telah dilakukan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN), insangnya banyak dijual di negara China dan Singapura dalam bentuk kering sebanyak 21 ton atau sekitar 4.652 ekor Manta yang dihargai sebesar 5 juta USD. Sedangkan penghasilan yang di peroleh dari pemanfaatan manta sebagai sumber pariwisata, seperti diving, adalah sebesar 8 juta USD pertahun dan jika digabungkan secara global penghasilan yang di peroleh sebesar lebih dari 75 juta USD. jadi kalian dapat berpikir sendiri mana yang lebih menguntungkan. jika pemancingan manta ini dilanjutkan akan mengakibatkan kepunahan dan kerugian ekologi maupun ekonomi bagi suatu negara.

The-Global-Threat-to-Manta-and-Mobula-Rays

Seorang Wanita Menjual Insang Manta di Toko Obat

perdagangan pari manta secara khusus dilarang dalam peraturan yang diadopsi oleh Maldive, Filipina, Meksiko, Brazil, Ekuador, Australia, Selandia Baru,Uni Eropa , Amerika Serikat dan Hawai. Bagaimana dengan Indonesia??? Indonesia masih belum mengeluarkan peraturan yang jelas tentang manta, lembaga konservasi negara mengenai manta pun masih belum ada, sedangkan lembaga konservasi asing mengambil alih pentingnya pelestarian manta di Indonesia.  

 

Referensi:

Information in this fact sheet is based on that in the listing proposal, the associated IUCN/TRAFFIC analyses, the TRAFFIC Recommendations, the 2012 FAO Ad Hoc Expert Panel report, the CITES Secretariat’s findings, and:Marshall, A., Bennett, M.B., Kodja, G., Hinojosa-Alvarez, S., Galvan-Magana, F.,Harding, M., Stevens, G. & Kashiwagi, T. 2011. Manta birostris. In: IUCN 2011.

IUCN Red List of Threatened Species. Version 2011.2. www.iucnredlist.org Anderson R.C., Adan M.S., Kitchen-Wheeler A. & Stevens G. 2010. Extent and economic value of manta ray watching in Maldives, Tourism in Marine Environments 7(1): 15–27

White, W.T., Giles, J., Dharmadi & Potter, I.C., 2006. Data on the bycatch fishery and reproductive biology of mobulid rays (Myliobatiformes) in Indonesia. Fisheries Research 82: 65–73


6 responses to “Manta is more valuable alive then dead ! ! !”

  1. vika says:

    Info yang menarik… semoga masyarakat dan kita lebih perhatian utk melestarikan mereka bkn hny mengambil keuntungan dr mreka..

  2. Junaidi Pratama says:

    Info yang bagus mas Andi..manta diburu insangnya untuk obat? Obat untuk penyakit seperti apa yg bisa disembuhkan oleh insang manta? Dan menurut anda, jika manta punah di perairan khususnya di Indonesia? apa yang akan terjadi pada rantai makanan di perairan? bisa dijelaskan? Terima kasih

  3. ronykristianto says:

    Sebenarnya miris ketika hewan yang banyak terdapat di Indonesia ini justru lebih diperhatikan lembaga konservasi luar negri dibanding dari Indonesia sendiri, seharusnya Indonesia membentuk suatu lembaga konservasi mengenai spesies ini, agar tidak terancam punah keberadaannya. Nice posting bro

  4. Setuju sama commentnya mas Rony, Indonesia negara Megabiodiversity namun rata-rata yang banyak mengetahui keanekaragaman yang ada di indonesia adalah peneliti dari luar. Memang miris melihat negara Indonesia yang masih belum peduli dengan banyaknya hewan-hewan yang ada di Indonesia yang semakin mendekati kepunahan. Peraturan memang ada namun tidak adanya ketegasa. Semoga Indonesia ke depannya semakin peka dan peduli dengan Spesies-spesies yang ada di Indonesian khususya yang mendekati kepunahan. Terimakasih

  5. Andi Somma says:

    terimakasih teman – teman atas komentar kalian

    Untuk Junaidi Pratama, jadi gini jun. Insangnya itu menurut traditional chinese medicine dpat menyembuhkan kanker, mengurangi toxin dalam tubuh, memperlancar aliran darah, dan gagal ginjal. Baru baru ini katanya dapat menyembuhkan flu burung, SARS, dan flu H1N1.
    Manta termasuk dalam salah satu kategori ikan pemangsa plankton terbanyak. ketika tidak ada manta maka populasi plankton tidak akan terkendali dan keseimbangan ekosistem akan terganggu.

  6. mariaalintar says:

    miris dimana Indonesia 2/3 nya lautan namun sumber daya yang ada disia-siakan dengan eksploitasi secara besar-besaran tanpa kemauan konservasi. Padahal potensi wisata bahari di Indonesia cukup besar, sehingga seharusnya dapat menjadi lahan pemasukan bagi negara.
    nice posting bro . #savemanta 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php