Sisilia fitri

Semakin Banyak Semakin Tercemar

Posted: August 24th 2016

Lampung merupakan bagian dari wilayah sumatra bagian selatan yang berada di ujung tenggara. Wilayah Lampung sendiri dikenal dengan berbagai pariwisata seperti keindahan lautnya yang membuat banyak wisatawan lokal dan wisatawan luar datang berkunjung ke daerah Lampung. Lampung juga terkenal dengan daerah transmigrasi dari pulau Jawa maka tak jarang ketika anda berkunjung ke Lampung akan bertemu dengan orang jawa (mayoritas) sedangkan orang lampung asli (pribumi) hanya berada didaerah tertentu. Hal tersebut menyebabkan pertumbuhan penduduk di Lampung yang semakin pesat.


Semakin bertambahnya penduduk yang menempati wilayah Lampung semakin banyak pula perubahan yang di alami kota tersebut mulai dari gedung-gedung pencakar langit sampai pabrik-pabrik yang tersebar beberapa wilayah. Dan membuat kota lampung semakin berpolusi. Mulai dari polusi udara, air, dan suara.
Pabrik – pabrik yang berdiri di Lampung menimbulkan beberapa masalah bagi masyarakat yang tinggal atau bekerja di sekitar pabrik tersebut. Banyak pabrik yang nakal atau tidak tahu cara mengolah limbah pabriknya dengan benar dan hanya membuangnya di sungai tanpa memikirkan bagaimana akibat yang akan ditimbulkan. Masalah yang sering muncul akibat pencemaran limbah yang sembarang adalah rusaknya biota dan keasrian sungai.
Sungai, yang biasanya dijadikan sebagai tempat hidupnya makhluk hidup seperti ikan sekarang telah menjadi hamparan pasir dan aliran air limbah pabrik karena tercemarnya sungai oleh bahan – bahan kimia yang berbahaya bagi kehidupan makhluk hidup di sungai.
Masalah lama yang masih terngiang dalam ingatan kita yaitu pencermaran di daerah Teluk Lampung. Pencemaran limbah telah berlangsung satu bulan terakhir, sehingga membuat ikan mati dan mengusik aktivitas keseharian para nelayan. Namun sampai saat ini, nelayan setempat belum mengetahui persis dari mana limbah tersebut berasal. Menurut Halimi, sekitar enam bulan yang lalu nelayan setempat melihat gerak-gerik mencurigakan kapal yang diduga sedang membuang limbah di perairan tersebut. Dugaan kuat mereka, pencemaran tersebut dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan pesisir Teluk Lampung. Para nelayan itu mengeluh akibat pencemaran yang terjadi di perairan tersebut, secara otomatis mengurangi hasil tangkapan nelayan yang berdampak pada penurunan pendapatan ekonomi harian nelayan.

Ikan - ikan yang mati karena limbah pabrik

                   Ikan – ikan yang mati karena limbah pabrik

Pencemaran limbah pabrik

           Pencemaran limbah pabrik

Dari masalah tersebut kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa betapa pentingnya sebuah kerjasama dalam menjaga lingkungan. Jika saja salah satu dari masyarakat atau manusianya yang bertindak acuh tak acuh terhadap lingkungan maka segala ekosistem akan mulai tidak terkoordinasi dengan baik. Hal tersebut akan merugikan manusia sendiri. Oleh sebab itu, menjaga lingkungan sangatlah penting bagi kelangsungan kehidupan kita.

                                                                                                                                                               Sumber : Tribun Lampung

 

 

 

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php