Siprianus Bhuka

Monthly Archives: September 2014


BERTAHANLAH KUDA SANDELWOOD.

Posted: September 8th 2014

BERTAHANLAH KUDA SANDEL WOOD. Kuda sumba atau Sandel Wood (Equus caballus) dan kuda batak merupakan kuda lokal asli Indonesia (Soehardjono, 1990). Populasi kuda di Pulau Sumba pada tahun 2000 mencapai 214.540 ekor. Pada tahun 2008 turun menjadi 145.760 ekor kuda, berarti selama kurun waktu 8 tahun terjadi penurunan populasi sebesar 32% atau 4% per tahun (Anonimus, 2011). Fenomena penurunan populasi kuda Sandel Wood di Indonesia memiliki risiko kepunahan yang sangat tinggi sehingga pengelolaannya perlu dilakukan secara hati-hati .Hal ini dikarenakan serangan penyakit dan kalah saingnya dengan ternak sapi “ongole” Sumba. Kuda sandel memiliki postur rendah bila dibandingkan kuda-kuda ras dari Australia atau Amerika. Tinggi punggung kuda antara 130 – 142 Cm. Banyak dipakai orang untuk kuda tarik, kuda tunggang dan bahkan kuda pacu. Keistimewaannya terletak pada kaki dan kukunya yang kuat dan leher besar. Ia juga memiliki daya tahan (endurance) yang istimewa. Warna rambutnya bervariasi: hitam, putih, merah, dragem, hitam maid (brownish black), … Read more



© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php