Sigit Purnomo

Kuliah, TA, atau Kerja?

Posted: July 31st 2008

Kuliah, TA, atau Kerja? Jika Anda sebagai mahasiswa, mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu? Mungkin bisa jadi berbeda-beda jawabannya. Ada yang lebih memilih menyelesaikan dahulu kuliah atau TA-nya baru memikirkan kerja atau sebaliknya lebih memilih untuk kuliah atau TA sambil kerja. Kondisi terburuk adalah memilih kerja tanpa mempedulikan kuliah atau TA-nya. Bagi saya, saya lebih menyarankan untuk memprioritaskan terlebih dahulu kuliah atau TA-nya baru memikirkan kerja.

Ada beberapa kasus yang saya ketahui di mana jika mahasiswa memilih untuk kuliah atau TA sambil kerja, yang terjadi adalah kuliah atau TA-nya menjadi terbengkalai karena tidak bisa mengatur waktu, ditambah dengan kerja maka dapat uang so tau sendiri kan kalau udah kenal uang hehehe…:p Padahal menurut saya, kalau dihitung-hitung mungkin gaji yang diterima (part time/full time) mungkin tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk membayar SPP baik tetap maupun variabel.  Ilmu yang didapatkan pada saat kerja pun mungkin tidak berhubungan dengan hardskill yang diperoleh pada saat kuliah. Kuliah sering bolos, tugas terlambat mengumpulkan, bahkan ujianpun sampai nggak masuk karena kerja. Kalau yang TA, mungkin sudah tidak terpikirkan TA-nya.

“Loh Pak, kerja kan bisa buat nambah pengalaman + softskill”. Ok, saya sependapat dengan hal itu, asal kuliah/TA-nya tidak terbengkalai. Manajemen waktu termasuk softskill juga kan? Ada mahasiswa yang saya tau dia kuliah sambil kerja tetapi kerjanya tidak main-main. Jadi tidak hanya sekedar part time jadi penjaga warnet atau game center melainkan jadi konsultan SAP/business intelligence di beberapa perusahaan besar di Indonesia bahkan sampai ke luar negeri. Hebat kan, belum lulus aja sudah seperti itu. Pekerjaan yang dilakukan juga masih berhubungan dengan hardskill-nya, kuliahnya juga masih dipikirkan, dan tentu saja uang yang diperoleh bisa untuk membayar SPP dan masih sisa. Baik hardskill maupun softskill berkembang.

Finally, kalau menurut Anda bagaimana?


7 responses to “Kuliah, TA, atau Kerja?”

  1. sigit purnomo says:

    saya td sependapat, buktinya saya dan temen” saya banyak yang bekerja dan kuliah, tapi mereka fine aja, seperti itu tergantung dari masing masing individu, tergantung pengaturanya gimana

  2. elyi says:

    he,,,,klo kuliah sambil jadi asisten itu gmana pak?? itu kan cari duit juga kan ?

    mao kuliah sambil kerja sih oke2 aja, yang penting Manajemen waktu yg baik aja.

  3. leoganda says:

    Waah posting yang menggambarkan mahasiswa seperti saya.. hahahhaha :mrgreen:
    Awalnya si coba2 pak, namun ternyata pekerjaan gayung bersambut. Awalnya manajemen jadwalnya masi bisa diatur, namun setelah kerjaan jadi di beberapa kota jadi bingung sendiri. Hmmm klo di itung hasilnya buat ganti uang kuliah si cukup, namun ada satu yg ga bs terbayarkan, yaitu “Waktu”, terpaksa TA saya mundur nih,, Ada kesempatan yg terlepas gara saya belum lulus. Hmm coba dah lulus…

  4. Anri Wahyu Cahyono says:

    Saya Setuju dengan pendapat bapak.Menurut Saya, seharusnya kuliah itu diprioritaskan. Karena dengan kuliah kita tidak hanya mendapat pengetahuan, dimana pengentahuan itu nantinya akan lebih terpakai di pekerjaan kita, walaupun hanya 10-20 % nya saja. Mungkin ada pepatah, lebih baik mengerjakan satu pekerjaan dengan tekun dari pada bermacam2 tetapi hanya setengah2..he..Dan bekerja sambil Kuliah juga tidak ada salahnya…disamping itu akan menambah skill kita, pengalaman. Asalkan pekerjaan itu mendukung proses pembelajaran kita dan bisa membagi waktu tentunya

  5. hendra says:

    saya setuju sekali…
    kalo hitung2… TA sambil kerja, terus TA ditelantarkan
    kerja di jakarta dengan asumsi gaji 2,5 jt
    untuk bayar
    kuliah 800rb/semester
    uang sks buat skripsi 270rb/semester..
    biaya hidup + Kost di jakarta sehemat2nya.. 1 jt
    jalan2 + belanja2 500rb/bulan…
    haha kapan bisa nabung !!!…..

  6. DS Nugraha says:

    diliat per case-nya.. mau “Kuliah sambil kerja” atau “Kerja sambil kuliah”… 2 (dua) case ini serupa tapi tak sama :).
    Salam.,
    alumnus TF’94

  7. wawan says:

    buat saya kuliah sambil kerja bisa mendatangkan berkah juga bencana berkah kalau kerja kita sama dengan kuliah kita syukur2x kerjaan kita bisa jadi bahan TA tapi klo kerjaan kita gak ada hubungan sama sekali dengan kuliah kita bisa dipastikan otak tambah karatan karena pikiran terpusat pada kerjaan gak sempat mikir TA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php