Sigit Purnomo

Monthly Archives: December 2007


Wedding Anniversary #2

Posted: December 31st 2007

especially for my wife: happy anniversary for our wedding luv u with all of my heart   Mari kita jaga sebentuk cinta putih yang telah terbina Sepenuhnya terjalin pengertian antara engkau dan aku masihlah panjang jalan hidup mesti ditempuh s’moga tak lekang oleh waktu   Cukup bagiku hadirmu membawa cinta selalu lewat warna sikap kasihpun kau ungkap   Jika kau bertanya sejauhmana cinta membuat bahagia sepenuhnya t’rimalah apa adanya dua beda menyatu Saling mengisi, tanpa pernah mengekang diri Jadikan percaya yang utama   Cinta Putih: Katon Bagaskara


Catatan Akhir Tahun: Tentang Pekerjaan

Posted: December 15th 2007

Pengajaran, Pengabdian, dan Penelitian. Ketiga hal berawalan huruf P itulah yang berhubungan dengan pekerjaan saya sebagai dosen. Berhubung tulisan ini adalah sebuah catatan akhir tahun, lalu pertanyaan besarnya adalah setahun ini saya bagaimana? Apakah ketiga P itu sudah saya laksanakan semuanya? P #1: Pengajaran. P yang satu ini, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pasti selalu terlaksana, dan untuk tahun ini kondisinya juga masih sama dengan tahun lalu yaitu ‘overload’ dan ‘challenging’. Overload karena beban mengajar setiap semester yang hampir selalu mencapai batas maksimal SKS. Challenging karena harus selalu meng-update dan menyempurnakan materi pengajaran agar tidak ‘obsolete’ plus kondisi mahasiswa yang hampir sebagian besar ‘camper’ dan bukan ‘climber’. Catatan akhir tahun terkait P #1 yang akan saya soroti adalah tantangan bahwa kondisi mahasiswa yang hampir sebagian besar ‘camper’ dan bukan ‘climber’. Kondisi ini benar-benar mempengaruhi ‘academic atmosphere’ selama saya melaksanakan kegiatan P #1 setahun ini. Harapan saya akan terciptanya ‘academic atmosphere’ yang … Read more


Hmm… Malingnya memang Tak Punya Hati Nurani

Posted: December 4th 2007

Anda masih ingat cerita “Jangan salahkan saya pleaseā€¦ tp malingnya*“? Kalau Anda sudah lupa, silahkan dibaca lagi, tetapi kalau Anda masih ingat, ternyata cerita ini berlanjut. Si maling ternyata memang benar-benar maling yang tidak punya hati nurani dan belum mau bertobat. Kali ini saya kena ‘sial’ lagi, si maling mengambil helm istri saya yang saya taruh di sepeda motor (dan helm milik orang lain karena hari itu menurut Bapak Petugas Parkir ada 4 laporan kehilangan helm). Helm saya selamat karena selalu saya bawa ke ruangan kerja saya. Siapa yang bersalah dalam kasus ini? Alkisah, malam harinya saya tidur dan bermimpi bertemu dengan si maling, lalu terjadilah dialog seperti berikut: Saya: Hey maling, kenapa kamu ambil lagi helm saya? Maling: Helm yang mana ya? Saya: Itu, yang warna ungu merk ***** yang saya taruh di motor saya… Maling: Hmm… ditaruhnya di mana ya? Saya: Itu, saya gantung disitu (sambil menunjuk ke … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php