Sigit Purnomo

The Marriage Between Sony Corporation & Erisson AB

Posted: July 19th 2006

Love @ first sight pertama kali terhadap Handphone (HP) memang bukan Sony Ericsson, melainkan Siemens. Baru setelah si Siemens tercinta direbut orang lain di Jl. Rasuna Said Kuningan, akhirnya mulai pindah ke lain hati yaitu Sony Ericsson. Ternyata baru beberapa saat berpacaran dengan Sony Ericsson T230, dalam perjalanan ke Bogor si T230 kembali direbut oleh orang di KRL. Setelah beberapa bulan desperate, akhirnya mulai jatuh cinta lagi dengan Sony Ericsson T610. Masa pacaran dengan si T610 bertahan cukup lama karena sampai hitungan tahun. Pada suatu hari, ternyata si T610 entah kenapa meninggalkanku dalam perjalanan dari rumah ke kantor. Tak mau lama-lama desperate, akhirnya dapet pacar baru lagi yaitu si Sony Ericsson Z520. Sekarang harus kembali lagi ke Siemens karena takut tidak bisa menjaga si Z520 dengan baik (* halah, malah cerita sana sini… kapan ngebahas topik utamanya!).

The Marriage
Pernikahan antara Sony Corporation dengan Ericsson AB terjadi pada bulan Oktober 2001 dengan share 50:50. Misi dari pernikahan ini adalah memantapkan Sony Ericsson sebagai merek paling menarik dan inovatif dalam industri perangkat bergerak. Hal ini dilakukan dengan membangun solusi telekomunikasi terkemuka yang dipadukan dengan sejumlah teknologi hiburan yang terbukti, menempatkan produk Sony Ericsson pada inovasi garis depan. Desain dilakukan dengan mengkombinasikan sisi kecerdasan rasional dan emosi. Sisi kecerdasan rasional dicapai dengan berfokus pada pemikiran logis yang menjamin, bahwa kegunaan adalah faktor kunci dalam suatu desain, sedangkan sisi emosi dicapai dengan aspek inovatif, eksploratif yang dapat mengungkapkan emosi.

Desain Sony Ericsson bisa dikatakan sebagai desain yang memicu semua indra Anda, mengkomunikasikan kecerdasan rasional maupun emosi. Berfokus pada pemikiran logis yang menjamin, bahwa kegunaan adalah faktor kunci dalam suatu desain, sementara Di Sony Ericsson, desain adalah perihal yang lebih dari sekedar produk yang tampak bagus: desain terintegrasi ke dalam setiap langkah proses – fitur cerdas, aplikasi mudah-guna, materi inovatif dan, tentu saja, penampilan visual yang menarik. Desain merupakan pembeda penting apabila membandingkan berbagai produk komunikasi bergerak.. Kami bertujuan untuk selalu setengah langkah lebih maju dari konsumen, sehingga mereka dapat mengenal gagasan kami dan terinspirasi olehnya (more…).

The Children
Pernikahan antara Sony Corporation dengan Ericsson AB sejauh ini menurut saya telah menghasilkan 2 orang anak, yaitu Sony Ericsson W-series (Walkman Phone) dan Sony Ericsson Cyber-shot series. Sony Ericsson W-series merupakan produk yang mengintegrasikan HP dengan Walkman yang dahulu telah kita kenal sebagai salah satu merk dagang Sony Corporation (W800i, W550i, W900i, W810i, W700i, W300i, W850i, W710i, dan W950i). Sedangkan Cyber-shot merupakan produk baru yang mengintegrasikan HP dengan Cyber-shot digital camera (K800i dan K790i) yang selama ini telah kita kenal sebagai produk unggulan kamera digital Sony Corporation.

Finally, berhubung si Siemens sudah mulai aneh-aneh, maka ada keinginan untuk segera kembali lagi ke Sony Ericsson meski belum yakin mau pilih yang mana. Bagi saya fitur-fitur pada HP sebenarnya ada 2 hal yang penting yaitu bisa untuk keperluan komunikasi (SMS dan Telpon) dan untuk penelitian (include Java).


One response to “The Marriage Between Sony Corporation & Erisson AB”

  1. […] my profile The Marriage Between Sony Corporation & Erisson AB July 25th, 2006 […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php