Sigit Purnomo

Graphical User Interface (GUI): Dari Masa Ke Masa

Posted: June 13th 2006

Graphical User Interface (GUI) merupakan salah satu model interaksi antara manusia dan komputer. Selain GUI, ada juga model yang lain seperti Character User Interface (CUI) yang sering kita kenal dengan command line. Dari sisi kenyamanan (attitude), kedua model ini memiliki ‘penganut’nya masing-masing. Penganut CUI biasanya adalah administrator sistem berbasis sistem operasi LINUX. Bagi mereka, CUI dirasakan lebih nyaman dibandingkan dengan GUI, bahkan setelah GUI pada LINUX berkembang dengan pesat, mereka tetap bertahan untuk menggunakan CUI. Penganut GUI biasanya adalah mereka yang sudah terbiasa dengan sistem operasi Windows. Bagi mereka, GUI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.

Dewasa ini hampir semua software ‘berlomba-lomba’ untuk membuat GUI-nya menjadi lebih menarik sehingga pengguna juga akan tertarik untuk menggunakan software tersebut. Hal yang dituntut dari GUI sudah bukan lagi user friendly melainkan usability, yaitu “a measure of the ease with which a system can be learned or used, its safety, effectiveness and efficiency, and attitude of its users towards it” (Preece et al., 1994). Usablity memiliki 3 aspek yaitu learnability (kemudahan bagi pengguna baru untuk dapat menggunakan sistem secara efektif dan mencapai kinerja yang paling optimal), flexibility (variasi cara/model bagi pengguna dan sistem dalam bertukar informasi), dan effectiveness/robustness (tingkat dukungan yang disediakan bagi pengguna untuk mencapai tujuannya dengan sukses dan memberikan penilaian tingkah laku yang diarahkan oleh suatu tujuan). Ketiga aspek ini jika tercapai maka akan memberikan nilai attitude (kenyamanan bagi pengguna).

Evaluasi GUI dilihat dari prinsip user friendly maupun usability dapat dilakukan dengan melihat bagaimana perkembangan GUI dari masa ke masa. Kadang kita sangat sulit untuk mendapatkan informasi perkembangan GUI tersebut karena mungkin kita belum pernah menggunakannya. Tetapi hal ini sudah tidak menjadi masalah lagi karena di era Internet ini ada situs-situs yang telah menyediakan fungi sebagai ‘museum’ GUI, yaitu GUIdebook dan Graphical User Interface Gallery. Berdasarkan data-data dari situs-situs ini, misalnya screenshot, maka kita dapat melakukan evaluasi mengenai GUI tersebut. Gambar di bawah ini adalah contoh screenshot dari perkembangan sistem operasi Windows. Please feel the change…

Screenshot Windows 1.0.1
Screenshot Windows 1.0.1

Screenshot Windows 95
Screenshot Windows 95

Screenshot Windows Longhorn (4015)
Screenshot Windows Longhorn


12 responses to “Graphical User Interface (GUI): Dari Masa Ke Masa”

  1. Alex says:

    Pak, kok WP-nya berantakan yah dilihat pakai IE ??
    Atau IEnya di Lab PDII-LIPI jangan2 yang berantakan.. 😉


    #al’x;

  2. y_sigit_p says:

    Aku dah tes pake IE, Opera dan Firefox dari kampus gak ada masalah tuh…
    Tadi emang sempet tak ubah2 code-nya tuk testing feed rss dari detikinet, so sempet kacau, tp sekarang dah tak kembaliin lg seperti semula…

  3. efri roza says:

    aku masih sedikit pusing tentang GUI ini, Pak tolong untuk kirimin program GUI dengan bhasa pemrograman VB 6.0

  4. RARA says:

    BOLEH TAU APA PENGERTIAN UMUM TENTANG GUI?

  5. y_sigit_p says:

    #RARA:
    menurut wikipedia pengertian umumnya sebagai berikut:

    A graphical user interface (GUI) is a type of user interface which allows people to interact with a computer and computer-controlled devices which employ graphical icons, visual indicators or special graphical elements called “widgets”, along with text, labels or text navigation to represent the information and actions available to a user. The actions are usually performed through direct manipulation of the graphical elements. Use of this acronym led to creation of the neologism guituitive (an interface which is intuitive)

  6. azroel says:

    apakah pengertian interface?
    jika kita mempelajari tentang interface, apa kegunaannya?
    komponen apa saja pembentuk interface itu?

  7. toni says:

    Sedot dulu ilmunya mas……… 🙂

  8. bowo.da says:

    apakah GUI bisa sebagai landasan teori sebagai pembentukan suatu karakter 3 demensi geometrik toooooooooooooong doong bagi ilmunya

  9. y_sigit_p says:

    @bowo.da:
    kalau menurut saya GUI tidak bisa dijadikan landasan teori untuk pembentukan suatu karakter 3 dimensi geometrik karena esensinya berbeda… mungkin lebih baik kalau yang dijadikan landasan teori adalah tentang 3D itu sendiri…

  10. echo says:

    pak,,, ajarin dunk bikin gui…. yang pling sederhana z tp pake java.. thanks

  11. andri says:

    Hallo Pak Sigit,

    Saya andri sekarang lagi punya tugas bikin paper untu matakuliah seminar software testing. dimana ya saya bisa dapet makalah yg terkait topik saya Finite State Testing And Analysis of GUI. trimaksih bantuannya

  12. y_sigit_p says:

    @Andri:
    Sejauh yang saya tau ada buku yang judulnya Software Testing, mungkin di sana ada… kalau tidak coba baca Buku tentang Bahasa Formal dan Otomata… sedangkan khusus untuk GUI mungkin bisa di buku Human and Computer Interaction…

    sudah pernah coba search di Google dengan Keyword “Finite State Testing And Analysis of GUI” blm?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php