septiapuspit

Badak Jawa: Hewan Besar Butuh Perhatian

Posted: September 9th 2015

Pembaca, ada kabar nih dari badak yang biasa ada di kemasan minuman itu loh!!!! Iya, badak jawa. Tau nggak sih badak jawa atau Rhinoceros sondaicus merupakan salah satu dari 3 spesies badak asia. Menurut data IUCN, status kepunahan dari badak ini adalah critically endangered species atau terancam punah. Menurut BTNUK (2014), jumlahnya sekitar 58 individu yang tersisa di Ujung Kulon. Badak jawa ini kini hanya dapat dijumpai di Taman Nasional Ujung Kulon di Banten, Jawa Barat. Duh, kasian dengernya yuk kita bahas disini.

dephut

 

Badak jawa itu apa, gimana, dan bagaimana sih?

Badak jawa itu merupakan hewan besar yang mempesona yang sebenarnya bukan hewan endemic dari Indonesia. Di Indonesia sendiri ada 2 spesies badak yaitu badak sumatera dan badak jawa, tapi sekarang keduanya sudah terancam punah. Secara kenampakan luar badak ini berwarna abu, bercula satu kira-kira 25cm, beratnya sekitar 900-2300 kg, dan bibirnya meruncing yang digunakan untuk meraih makanan. Badak jawa sekarang banyak dijumpai di Taman Nasional Ujung Kulon tepatnya di Banten.

Badak jawa dijumpai tersebar di bagian tertentu di Jawa yaitu dataran rendah yang intensitas cahaya cukup tinggi tetapi rindang pepohonan. Kenapa di dataran rendah? Soalnya badak jawa gampang bergerak untuk mencari makan. Makanan kedoyanan hewan besar ini hanya pucuk dedaunan dan liana. Nah ada juga kebiasaan uniknya yaitu bergenang di kubangan lumpur atau sungai yang dangkal dan tenang. Selain itu badak jawa ini merupakan hewan yang soliter loh. Jadi, badak jawa itu seneng banget jalan-jalan cantik sendirian.

Masa hidup hewan ini sekitar 30-40 tahun, masa kehamilannya 16 bulan, sedangkan kematangan seksualnya 5-7 badak betina dan 10 tahun untuk jantan. Tapi satu hal yang disayangkan tidak banyak informasi yang bisa diketahui tentang perilaku badak jawa lebih lanjut karena sangat sedikit sekali ilmuan atau peneliti yang mau meneliti hewan besar ini. Jadi, sebagian besar perilaku yang kita ketahui saat ini hanya berdasarkan penglihatan atau pengalaman para pemburu yang sudah melihat langsung hewan ini.

badakkkkkkkk1 hqdefault

 

Udah tau sendiri kan gimana kerennya dan uniknya hewan besar ini. Tapi sayang banget nggak sih kalo sekarang mereka udah hampir punah. Kenapa sih sebabnya???

 

Faktor penyebab kepunahannya itu……

Penyebab terbesarnya adalah perburuan liar. Apa sih yang diburu? Yang dicari sama orang itu adalah culanya yang cuma satu dan kecil itu. Parah banget deh cuman demi cula yang kecil dan satu itu harus dibayar sama nyawa hewan yang sebesar itu. Di Tiongkok cula badak jawa dipake buat alat terapi dan diyakini punya aura panas atau api yang bisa digunakan menyembuhkan banyak penyakit. Nah itu dia sebabnya banyak yang nyari dan dibeli mahal lagi.

Selain itu juga habitatnya yang rusak karena digusur sama manusia yang butuh lahan buat dijadiin ladang dan pemukiman mereka. Selain itu juga sudah sulit dijumpai kubangan lumpur dan sungai yang tenang untuk mereka bergenang. Tapi ada juga hewan banteng yang juga menjadi salah satu pengancam badak jawa karena membuat makanan badak jawa menjadi semakin tipis. Pada tahun 2000-2010 hampir 50 individu sudah berhasil diburu, dibunuh, dan dijual belikan.

Kalo diliat dari masa birahi dari hewan ini sangatlah pendek. Betina birahi pada umur 5-7 tahun sedangkan jantan 10 tahun itu tidaklah imbang dengan umurnya yang hanya 30-40 tahun saja. Hal itu juga diperparah dengan kebiasaan hewan ini yang soliter yang semakin memperlambat perkembangbiakan karena intensitas pertemuan badak jantan dan betina menjadi sanagt lemah. Selain itu juga badak jawa memiliki sensitifitas tinggi terhadap perubahan lingkungan seperti iklim. Badak jawa ini sampai sekarang sulit sekali untuk dipelihara di luar Ujung Kulon karena kesensitifannya. Jadi, upaya untuk memelihara badak jawa seperti di kebun binatang atau kandang laboratorium sangat sulit dilakukan bahkan berujung kematian.

124169_perburuan-badak-di-afrika-selatan_663_382 130517_cula badak (voanews.com-yus) 39ffea6cdfcb272bc7e125ab8680e304_badak-rhino

 

Apa sih yang udah dilakukan untuk melestarikan badak ini???

Seperti yang kita ketahui Ujung Kulon kini telah dijadikan daerah konservasi untuk badak jawa. Hal ini dikarenakan tidak dapatnya badak dikandangkan, badak ini harus hidup liar di alam. Upaya yang telah dilakukan adalah dengan menjaga habitat Ujung Kulon dan penanaman tumbuhan yang disuka dimakan oleh badak jawa ini. Selian itu juga sudah diadakan penelitian mengenai pola perilaku, distribusi, migrasi, masa kawin, dan keragaman genetik. Ada pula usaha lain dengan adanya pengetatan pengamanan di daerah konservasi dengan diadakannya patroli anti perburuan badak jawa.

20 u-kulon

 

Referensi

Taman Nasional Ujung Kulon. 2007. Laporan Sensus Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus Desmarest, 1822). Taman Nasional Ujung Kulon: Pandeglang.

Basuni, Sambas. 1997. Masalah dan Prinsip-Prinsip Pengelolaan Badak di Taman Nasional Ujung Kulon. Media Konservasi 1(1): 91-94.

Sriyanto, Agoes. 1997. Pengelolaan, Strategi, dan Rencana Tindakan Konservasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon 1(1): 75-81.


17 responses to “Badak Jawa: Hewan Besar Butuh Perhatian”

  1. nicolauslibriesta says:

    selain cula dari badak apakah ada tubuh yang lain yang biasa jadi incaran pemburu?

    • septiapuspit says:

      sepengetahuaan saya dari beberapa sumber hanya culanya saja yang diambil dan digunakan. maka dari itu saya menulis di dalam blog demi cula yang kecil harus menghilangkan nyawa hewan besar seperti itu

  2. Maksudnya hewan sensitif bagaimana?

    • septiapuspit says:

      maksudnya adalah hewan ini sangat sulit dilakukan pelestarian exsitu karena kepekaannya terhadap lingkungan baru dan rendahnya tingkat adaptasi dari badak jawa ini

  3. garvin says:

    Knp badak ini sulit untuk beradaptasi? Apakah ada penyebab khusus?

    • septiapuspit says:

      kan udah dijelaskan kalo penelitian lebih lanjut sampai saat ini sangat minim dilakukan. tapi menurut saya jika badak sulit dikembangkan di luar habitat karena tidak cocoknya situasi alam yang ada di habitat lain itu. contohnya tidak adanya kubangan untuk berendam para badak ini, atau karena tidak adanya dedaunan yang sesuai dengan selera makan badak jawa ini. semoga membantu ya @garvin jawabannya

  4. agustinuscandra says:

    Kebanyakan hewan-hewan besar akan selalu hilang akibat dari perkembangan jaman. Upaya yang sangat tepat hanya menjaga dan mungkin kita sebagai mahahasiwa teknobiologi bisa melakukan penelitian untuk mengembangbiakkan hewan ini.

  5. Novia says:

    apa ada konservasi lain diluar taman nasional ujung kulon?

    • septiapuspit says:

      @novia kalau saya baca dan pahami dari sumber yang saya peroleh keberhasilan konservasi exsitu sangatlah kecil. badak jawa ini sangat sensitif terutama dengan keadaan lingkungan baru dan sulit untuk beradaptasi. jadi sangat sulit ditemui konservasi diluar habitat aslinya

  6. destri says:

    Informasi yang menarik Septi. Berkurangnya lahan memang menjadikan menurunnya jumlah badak. Ini menjadi tantangan bagi kita pula sebagai mahasiswa biologi, agar kedepannya badak jawa ini dapat terus dilestarikan dan keanekaragaman Indonesia tetap terjaga

  7. vivilarasati says:

    tulisan yang menarik Septia. peran manusia sangat diperlukan untuk menjaga badak Jawa ini agar tidak punah. upaya yang dilakukan dengan adanya daerah konservasi (ujung kulon) sangat tepat, mungkin adanya ketegasan dari pemerintah agar perburuan badak ini tidak dilakukan lagi 😀

  8. Rahel Frida says:

    Setuju dengan mas Agus, mungkin untuk penelitian mengenai perkembangbiakkan badak ini bisa dilakukan dengan pendekatan molekuler, sehingga tidak perlu membunuh hewan uji.
    Tetapi yang masih menjadi pertanyaan saya, mungkin tidak, salah satu menjaga kelestarian badak ini adalah dengan memotong bagian ujung culanya, sehingga para pemburu tidak lagi mengincar cula mereka. Konsekuensinya ya memang badak akan terlihat cacat. Terima Kasih =)

    • septiapuspit says:

      @rahel untuk badak jawa ini belum ada yang melakukan hal semacam pemotongan cula. tetapi badak di afrika sekarang mulai dilakukan pemotongan cula agar tidak dibunuh oleh pemburu. dan sampai saat ini badak tersebut tetap hidup.jadi kemungkinan untuk dilakukan hal tersebut pada badak jawa sangatlah besar

  9. ayusuraduhita says:

    Nice! Lanjutkan upaya konservasinya

  10. yulianrozi says:

    Menarik..apakah saat ini sudah ada hasil populasi yang terjaga atau bahkan meningkat?

  11. donnyfranklyn says:

    Informasi yang mennarik. Badak salah satu hewan kebanggan dari provinsi Banten yang hampir punah, dan tanaman kokoleceran yang menjadi maskot dari provinsi banten pun masuk kedalam endangered. Ini salah satu sifat keegoisan dan keserakahan manusia. Jika pemerintah mengupayakan berbagai macam cara tetapi dari warga nya tidak memiliki kesadaran ya percuma. Dengan ada nya perdagangan cula badak yang ilegal sampai sekarang pun masih terjadi, itu salah satu bukti keegoisan dan keserakahan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php