Category Archives: Uncategorized

Tips Streaming Flower of Evil Tanpa Buffering

Nonton film atau drama Korea secara online saat ini sudah menjadi hal yang mudah dilakukan. Tak sedikit orang terutama para pecinta drakor yang penasaran dengan drama-drama terbaru, memilih untuk menonton drakor secara online dengan cara streaming. Misalnya saja, bagi Anda yang hendak streaming Flower of Evil drama di aplikasi RCTI Plus. Menonton tayangan film atau drama secara online memang sangat menyenangkan. Namun, tak jarang juga terjadi beberapa hal yang membuat Anda nonton menjadi tidak nyaman. Salah satu hal yang mengganggu ketika streaming drakor yaitu buffering.

Streaming Drama Korea Flower of Evil yang Nyaman

Bagi Anda yang hendak menonton drama Korea, ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya nonton menjadi lebih menyenangkan. Menonton dengan hambatan seperti buffering atau memuat terlalu lama tentu akan menyulitkan Anda. Tak hanya itu saja, buffering membuat mood penonton menjadi buruk. Nah, supaya nyaman ketika streaming drakor, tips berikut ini bisa Anda lakukan supaya meningkatkan kenyamanan ketika streaming.

  • Bersihkan Cache Aplikasi

Hal pertama yang bisa Anda lakukan sebelum streaming drama Flower of Evil adalah membersihkan cache pada aplikasi. Gunanya membersihkan cache adalah untuk memperlancar performa dan gadget Anda. Hal ini sangat penting bagi Anda yang hendak menonton aplikasi di smartphone. Membersihkan aplikasi sebelum streaming film atau drakor akan membantu proses aplikasi tersebut menjadi lebih ringan. Biasanya, para pecinta drakor melakukan streaming menggunakan platform atau aplikasi nonton online.

  • Test Speed

Hal lainnya yang harus diperhatikan yaitu kecepatan koneksi internet. Sebelum Anda streaming drama korea Flower of Evil secara online, mengecek kecepatan koneksi sangatlah penting. Hal ini untuk menghindari terjadinya buffering atau memuat terlalu lama dikarenakan koneksi internet yang buruk atau tidak stabil. Anda bisa mengecek test speed untuk mengetahui kualitas kecepatan internet Anda yaitu melalui Google dengan mengentikkan speed test pada bagian kolom pencarian. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi khusus test speed supaya lebih mudah dan efisien.

  • Restart Jaringan

Selain membersihkan cache pada aplikasi dan melakukan test speed, untuk meghindari buffering terlalu lama karena kualitas jaringan yang buruk, Anda bisa merestart jaringan. Cara restart jaringan sangatlah mudah. Anda bisa mengaktifkan “mode pesawat” kemudian matikan selang beberapa menit. Selain itu, dengan merestart perangkat juga bisa memperbarui jaringan yang Anda dan jauh lebih stabil.

  • Gunakan Dark Mode

Bagi Anda yang hendak menonton drama Korea terbaru, Anda bisa menggunakan aplikasi atau platform streaming online yang terpercaya. Tak hanya itu saja, aplikasi yang bagus untuk streaming TV atau drama Korea terbaru yaitu RCTI Plus. Pada aplikasi ini, Anda bisa streaming dengan mudah tanpa harus menghawatirkan buffering atau kualitas videonya. Aplikasi RCTI Plus sangat mudah untuk digunakan dan sangat praktis. Selain itu, fitur dark mode atau mode gelap sangat cocok digunakan ketika nonton film atau drakor. Dark mode sangat berfungsi terutama untuk menjaga visualisasi supaya tetap ergonomis atau nyaman. Dark mode pada RCTI Plus juga bisa mengurangi sinar cahaya dari layar gadget ataupun PC. Sehingga kesehatan mata Anda akan tetap terjaga.

Nah itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum streaming drama Korea Flower of Evil. Menonton menggunakan aplikasi RCTI Plus yang mudah untuk digunakan serta ergonomis akan membuat pengalaman streaming Anda menjadi lebih menyenangkan.

Ini Dia Game Horor Buatan Asia Paling Seram

Ini Dia Game Horor Buatan Asia Paling Seram. Untuk para pecinta horor, memainkan game horor tentu merupakan tantangan tersendiri. Dengan bermain game, pengalaman merasakan hal-hal mistis tentu semakin nyata. Ini bisa meningkatkan adrenalin, lho!

Nah, di bawah ini ada deretan game horor paling seram yang wajib kamu mainkan. Istimewanya, gamegame tersebut merupakan game buatan Asia. Sudah terbayang bukan, jejeran hantu-hantu Asia yang akan menerormu? Simak yuk!

Siren

Game horor buatan Asia yang satu ini berasal dari Jepang. Di dalam Siren, kamu akan dihadapkan pada situasi mencekam dan putus asa, di mana para hantu berkeliaran di sekitarmu. Yang menarik dari permainan ini adalah tidak adanya musik latar, melainkan hanya lenguhan dan bisik-bisik mencekam. Ditambah jumpscare saat si hantu Jepang muncul, tentu hal tersebut bakal bikin pemainnya jantungan, ya!

DreadOut

Para pecinta horor tentu sudah mengenal game ini, bukan? Selain game play-nya yang menakutkan, DreadOut merupakan game horor asli Indonesia. Di sini, kamu akan berperan sebagai Linda, gadis SMA yang tiba-tiba terbangun di kabin kayu di tengah hutan. Untuk bisa melewati hutan itu, kamu harus menghadapi makhluk-makhluk kasat mata yang menjadi penjaganya. Seram? Pasti!

Tell No One

Game horor buatan Asia berikutnya datang dari Malaysia. Spaceup Entertainment, pengembang permainan ini tidak main-main saat menciptakan Tell No One. Mereka mengangkat permainan tersebut dari kisah-kisah horor nyata sepenjuru Asia. Mereka juga benar-benar menggali tokoh-tokoh horor tersebut secara detail, lho! Jadi, jangan heran jika saat bermain, kamu akan menemukan hal-hal seram yang membuatmu tidak bisa tidur.

White Day: A Labyrinth Named School

Bagaimana kalau hari istimewa semacam White Day justru berubah menjadi teror mencekam? Itulah yang disuguhkan permainan asal Korea Selatan ini. Di sini kamu akan berperan sebagai anak SMA yang tergila-gila pada seorang cewek, yang mana di White Day tersebut kamu akan memberikan cokelat padanya. Sayang, hari yang seharusnya romantis itu berubah jadi peristiwa saling bunuh. Wah!

Coba mainkan juga di situs bandarqiu dan dapatkan banyak keuntungan di situs ini.

Nah, itu dia beberapa game horor buatan Asia terseram yang wajib dimainkan. Berani mencobanya?

Bingung Gaji Besar Tapi Selalu Cepat Habis? Mungkin Ini Sebabnya

https://lh6.googleusercontent.com/81srL6Wg8h35D4DL4Nw992f9kh9j0Axo_larzOMbmC4JONR3kmbzxjy3kqLDoRO4v6b77EHWHWVug-vpAwJqpsCkSvEzi-uBSFJeyjVCbp5x3B34oRD-V6LKN2O-_hJdkNeTpXx3

Mengajukan pinjaman uang di saat gaji pas-pasan, kebutuhan banyak, atau di tanggal tua mungkin jadi hal yang biasa kita dengar. Tapi, bagaimana kalau gaji sudah cukup besar, tapi selalu merasa kurang dan habis sebelum hari gajian bulan berikutnya? Bisa jadi, masalah utamanya terletak pada gaya hidup dan cara mengatur keuangan. Sebab, besarnya gaji tidak sama artinya dengan bisa memenuhi segala hal dalam hidup, kalau tidak dibarengi dengan kemampuan finansial yang mumpuni. 

Mumpung saat ini pekerjaan masih stabil dan gaji masih cukup besar, yuk segera evaluasi diri. Barangkali ada salah satu dari 4 hal berikut yang menjadi penyebab mengapa kamu selalu merasa kekurangan & uang habis tak tau juntrungan: 

Klasik tapi nyata: kamu nggak mencatat dan membuat anggaran keuangan

Konon katanya, uang itu seperti air: selalu dibutuhkan dan mengalir dengan cepat. Maka dari itu, diperlukan bendungan yang berfungsi menahan laju air hingga bisa difungsikan atau dijadikan sebagai waduk, danau, atau tempat rekreasi lainnya. Hal serupa berlaku juga untuk gaji yang kamu punya. Seberapa pun besarnya uang yang masuk ke rekening, tapi kalo pengeluarannya nggak dicatat dan dibuat prioritasnya secara rutin, maka uang akan lebih banyak habis tanpa tujuan yang jelas. 

Kalau tujuannya jelas pun, misalnya: biaya listrik bulan kemarin bengkak, kebutuhan darurat A, belanja bahan makanan pokok harga naik: tetap saja kamu akan merasa bingung karena dari awal, kamu nggak pernah punya catatan atau anggaran keuangan yang bisa dijadikan bahan evaluasi. Maka dari itu, mulai sekarang, yuk buat catatan dan anggaran keuangan sebelum mengeluarkan atau mengalokasikan uang gaji, sekecil apapun jumlahnya. Dengan begitu hidup dan kondisi finansialmu kedepannya bisa jadi lebih jelas dan terarah. 

Merasa gaji besar, jadi impulsif dalam mengambil kredit

Ini biasanya terjadi pada orang-orang yang masih lajang. Merasa gaji besar, nggak ada tanggungan, lalu impulsif apply banyak kartu kredit (untuk status sosial), mengambil kredit barang, KTA, pinjaman uang, dan sejenisnya, tanpa cek ricek lagi beban finansial yang saat ini sudah dimiliki. Yang penting: menyokong gaya hidup & bisa terlihat wah di lingkungan pergaulan. Apa kamu salah satunya? Jika ya, belum terlambat untuk berubah. 

Kamu dapat mulai menghitung beban utang yang saat ini dimiliki kemudian kurangi dari jumlah penghasilan per bulan. Kalau persentasenya sudah lebih dari 30% atau hampir mencapai 30%, maka setop tambah utang, kredit, atau pinjaman uang baru apalagi untuk menyokong aktivitas hidup yang konsumtif. 

Kemudian, tutup akses kredit yang nggak perlu. Sisakan 1 atau dua yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah transaksi baik itu kartu kredit perbankan ataupun aplikasi kredit digital. Kalo bisa berhemat secara ketat, lakukan. Uangnya bisa digunakan untuk menutup utang yang sisa angsurannya tinggal sedikit lagi agar bebanmu bisa sedikit berkurang. 

Kalau mau lebih hemat dan membuat pengeluaran jadi efektif, kamu dapat mengutamakan menggunakan fasilitas kredit yang tidak membebani iuran bulanan, biaya kartu, atau biaya tahunan. Contohnya Kredivo yang merupakan fintech kredit digital sekaligus pinjaman uang terpercaya yang telah terdaftar di OJK. Jika tidak pernah bertransaksi dengan Kredivo, maka tidak akan ada tagihan yang harus kamu bayarkan. 

Kredivo dapat memberikan limit maksimal s.d Rp 30 juta bagi user Premium. Limit yang berbentuk nontunai ini dapat digunakan untuk transaksi kredit tanpa bunga dalam 30 hari di 250+ e-commerce atau merchant (Shopee, Lazada, Bukalapak, dsb), kredit barang dengan tenor 3/6/12 bulan untuk minimum pembelanjaan Rp 1 juta, dan dicairkan menjadi pinjaman uang tunai mulai dari 500 ribu secara resmi lewat aplikasi Kredivo. Sebagai fintech, Kredivo juga memberikan suku bunga yang terbilang cukup rendah ke penggunanya: hanya 2,95% per bulan baik untuk kredit barang atau pinjaman uang. Tertarik coba?

Berapa gelas kopi susu yang kamu habiskan per bulan?

Bagi kaum urban, terutama kamu yang ngantor di wilayah perkotaan, pasti sudah nggak asing dengan kopi susu kekinian yang kedainya menjamur di sudut-sudut jalan. Dengan variasi harga mulai Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu per gelas, nggak dapat dipungkiri kalau segelas kopi susu gula aren ini kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Mau ke kantor pagi, beli kopi. Habis makan siang cegah ngantuk, beli kopi. 

Dengan asumsi minimal harga Rp15.000, kalau sehari minum kopi susu kekinian satu kali, maka satu bulan total hitungan kasarnya menjadi Rp450.000 hanya buat kopi susu. Belum termasuk snack, cemilan, atau minuman bobba lain yang nggak kehitung. Kalau ditotal-total, mungkin Rp450.000 – Rp600.000 habis buat snack dan jajan. Kalau kamu punya gaji Rp10.000.000 per bulan, maka untuk kopi saja sudah memakan 5%-6% dari total gajimu. Kalau kamu bisa menghemat atau memangkas anggaran tersebut 50%-nya atau sekitar Rp300.000 aja buat dialokasikan jadi tabungan, sudah lumayan banget lho. 

Rutin keluar untuk hangout tiap akhir pekan

Dana untuk eksistensi dan bersosialisasi, terutama di ibukota, memang nggak murah. Apalagi, kalau tiap akhir pekan rutin hangout entah itu ke mal, coffee shop, sampai jalan-jalan ke tempat wisata. Kalau setiap keluar habis Rp250.000 minimal, maka dalam 1 bulan, kamu menghabiskan dana sebanyak Rp 1 juta untuk hiburan atau hangout. Di sinilah fungsi anggaran keuangan makin berasa. 

Ketika kamu menentukan prioritas dan anggaran keuangan, kamu akan tahu seberapa jauh kapasitas finansialmu bisa menyokong gaya hidupmu. Idealnya, persentase 30% dari total penghasilan adalah yang boleh digunakan untuk kebutuhan pribadi (hiburan atau cicilan), jadi, makin banyak cicilan, semakin kecil kesempatan buat memanjakan diri. Dan sebaliknya, makin rajin hangout seharusnya cicilan harus dikurangi agar anggaran keuangan tidak kacau.