@Cristinesartika

TERORIS BOM BALI

Posted: October 2nd 2012

 

 

Indonesia sebagai negara yang baru merdeka 50 tahun masih memiliki banyak masalah-masalah dasar mengenai integritas, pemerintahan, suku-bangsa, agama, dll.  Tak dapat dipungkiri lagi, kasus teroris sudah marak dikalangan masyarakat Indonesia. Bahkan tidak terhitung lagi rentetan pengebomban yang terjadi di tanah air kita Indonesia ini. Dan sederetan namapun bermunculan karena kasus pengebomban yang lebih sering disebut dengan teoris.

            Seperti yang kita ketahui Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan mengakibatkan korban jiwa.

Begitu banyak kasus-kasus pengebomban yang terjadi di Indonesia antaralain, kasus Bom Bali, Bom Mega Kuningan, Bom di Hotel Ritz Carlton & JW Mariott dll. Dari beragam kasus pengeboman yang terjadi tapi tidak pernah luput dari nama Noordin M Top yang sudah terkenal dengan kasus terorismenya.

Noordin Mohammad Top (lahir di KluangJohorMalaysia11 Agustus 1968 – meninggal di JebresSurakartaJawa TengahIndonesia17 September2009 pada umur 41 tahun) adalah orang yang dianggap bertanggung jawab atas serentetan serangan teror di Indonesia.  suatu organisasi yang digolongkan teroris olehPBB yang bercita-cita mendirikan negara berdasarkan Islam (daulat Islamiyah) di Asia Tenggara. Semenjak peristiwa Pengeboman Bali 2002, Noordin, Azahari, dan anggota JI lainnya menjadi sasaran pencarian utama Polri. Di mata FBI ia menempati urutan ketiga sebagai orang yang paling dicari pada tahun 2006.

            Tragedi bom Bali yang terjadi pada tanggal 12 Oktober 2002 di Kecamatan Kuta Bali. Telah menewaskan 220 orang dan mencederakan 209 orang korban lainya yang kebanyakan merupakan orang asing. Peristiwa dianggap sebagai kasus pidanan terorisme terbesar yang pernah terjadi di Indonesia.

            Dari sederetan kasus pengebomban oleh teroris yang terjadi di Indonesia kita dapat mengetahui bahwa kasus seperti ini sangat merugikan baik secara internal merugikan rakyat Indonesia dengan jatuhnya korban jiwa dan juga merugikan material. Dan juga secara eksternal bias membuat citra Indonesia buruk di mata Internasional dan merugikan investor asing yang ingin menanam modal di Indonesiadan secara langsungmerugikam devisa negara.

Maka dari itu kita sebagai rakyat terutama pemerintah harus semakin baik dalam menyikapi terorisme yang sedang marak-maraknya. Dari cara mencegah terjadinya kasus teroris sampai memperketat keamanan di nergara kita ini.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php