blessed

Rumah untuk si Eksotis Obi (Ornithoptera aesacus) dan Kawan-Kawannya

Posted: November 29th 2016

Masih ingatkah kalian tentang si eksotis kupu-kupu Obi atau Ornithoptera aesacus yang merupakan kupu-kupu endemik dari pulau Obi, Maluku Utara??? Ya betul, si eksotis yang keberadaannya terancam punah ini merupakan salah satu jenis satwa liar yang memiliki keindahan warna dan bentuk sayap. Kupu-kupu umumnya dikenal sebagai polinator atau penyerbuk yang membantu proses pembuahan bunga, dimana secara ekologis turut memberi andil dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem dan memperkaya keanekaragaman hayati karena mampu membantu bunga-bunga berkembang menjadi buah dan tanaman lainnya untuk berkembang. Jika kupu-kupu yang berperan sebagai penyerbuk  menghilang akan berdampak negatif terhadap produksi tanaman. Keterkaitan kupu- kupu yang sangat erat dengan tanaman inangnya membuat usaha pelestarian habitat semakin diperlukan (Soekardi, 2000).

kelly_and_mark_butterfly-w1000-h1000

Gambar 1. Kupu-Kupu Orange Tip (Sumber : www.thebutterflyfarm.com)

Komponen habitat yang penting bagi kehidupan kupu-kupu adalah tersedianya vegetasi sebagai sumber makanan, sebagai tempat berlindung dari serangan predator atau gangguan lainnya, dan tempat untuk berkembang biak. Hilangnya hutan karena alih fungsi didaerah maluku menjadi faktor utama yang menyebabkan kupu-kupu obi (Ornithoptera aesacus) menjadi hewan langka karena habitatnya yang diganti menjadi daerah pertambangan dan bangunan tinggi lainnya. Selain itu faktor perburuan kupu-kupu di Indonesia untuk kepentingan perdagangan telah menimbulkan permasalahan yang serius juga karena sejumlah pihak yang mengincar kupu-kupu obi yang sangat diminati dengan harga yang cukup tinggi. Kupu-kupu yang indah dan unik akan menjadi incaran banyak pihak dan saat ini sejumlah besar kupu-kupu dari berbagai jenis yang tersebar di Indonesia telah menjadi komoditi internasional.

intip_hutan_sep-des_2015_artikel9_gmb2

Gambar 2. Alih Fungsi Hutan di Maluku

(http://fwi.or.id/publikasi/pulau-pulau-kecil-dan-persoalan-ruang-hidup-di-maluku-utara/3/)

Kegiatan manusia dalam mengubah lingkungan akan berdampak perubahan ekosistem lingkungan itu sendiri. Akan banyak habitat hewan yang rusak dan ekosistem yang semakin tidak seimbang. Keadaan ini menyebabkan harus adanya upaya setidaknya untuk memperbaiki dan mengembalikan habitat yang telah rusak. Salah satu wujud dari upaya konservasi yang dapat dilakukan untuk kupu-kupu Obi adalah seperti penangkaran kupu-kupu dalam sebuah rumah yang secara khusus dibuat untuk menangkarkan kupu-kupu dengan keadaan habitat yang sesuai. Upaya ini adalah salah satu upaya konservasi ex-situ. Rumah kupu-kupu ini tidak hanya sebagai tempat penangkaran saja namun juga dapat sebagai tempat pengembangbiakkan berbagai jenis kupu-kupu yang bukan hanya kupu-kupu Obi namun juga jenis lainnya. Selain upaya membentuk penangkaran perlu juga dilakukan inventarisasi jenis kupu-kupu yang berkembang. Melalui upaya menginventarisasi jenis-jenis dapat memberikan pengetahuan tentang jenis kupu-kupu dan sebagai data untuk keberlangsungan rumah kupu-kupu itu sendiri.

stratford_butterfly_farm_entrance_14a07

Gambar 3. Rumah Kupu-Kupu (http://australianbutterflies.com/)

Upaya pembangunan rumah kupu-kupu ini sebagai tindakan nyata untuk melakukan konservasi terhadap kupu-kupu yang menjadi hewan langka saat ini. Rumah kupu-kupu yang akan dibangun di daerah asal saya yaitu bali yang mungkin dapat terlaksana setelah saya lulus nanti dan memiliki modal dan waktu untuk merawatnya sebagai taman kecil yang dapat dibuat dihalaman rumah. Rumah kupu-kupu akan dilengkapi dengan fasilitas seperti rumah penangkaran, kandang perkawinan, rumah kepompong, rumah pengawetan, taman kupu-kupu, dan ruang pameran. Mekanisme penangkaran yang akan dilakukan adalah dengan cara :

  1. Mencari spesies kupu-kupu yang ada dan mungkin langka.
  2. Menangkarkannya dalam rumah penangkaran kupu-kupu agar dapat bertelur dan bereproduksi.
  3. Setelah itu telur yang telah dikeluarkan diambil dan dilakukan pengawasan dalam rumah penangkaran sampai berkembang dan bermetamofosis.
  4. Saat menjadi kepompong, dipindahkan ke rumah kepompong dan di gantungkan.
  5. Setelah kepompong berubah, dimasukkan dalam taman kupu-kupu sampai beberapa minggu dan dibiarkan hidup dan berkembang biak.

butterfly-sanctuary-map

Gambar 4. Australian Butterfly Sanctuary (http://australianbutterflies.com/)

Salah satu contoh aksi yang sudah berlanjut saat ini di Universitas Negeri Semarang (Unnes) telah dilakukan upaya konservasi kupu-kupu melalui kegiatan inventarisasi jenis serta rintisan penangkarannya yang dilaksanakan oleh kelompok studi konservasi habitat dan alam liar Green Community Jurusan Biologi. Butterfly Sanctuary di didirikan sekitar tahun 2010 dan mulai digunakan sebagai penangkaran kupu-kupu pada tahun 2011. Penangkaran yang dilakukan ini bertujuan untuk memberdayakan kupu-kupu khususnya di lingkungan sekitar Unnes. Penangkaran kupu-kupu di Butterfly Sanctuary Unnes sebenarnya sudah cukup baik, namun masih banyak hal yang perlu di perbaiki seperti fasilitas yang masih kurang memadai, sedikitnya jenis kupu-kupu yang ditangkarkan hingga perawatan dalam penangkaran yang kurang baik yang menyebabkan masih ada calon kupu-kupu yang mati saat menjalani metamorfosis.

Sumber :

Home

Pulau – Pulau Kecil dan Persoalan Ruang Hidup di Maluku Utara

Soekardi, H. 2000. Keterkaitan Keanekaragaman Spesies Kupu-kupu dengan Tumbuhan Inangnya. Seminar Nasional Biologi XVI, Bandung.

www.thebutterflyfarm.com

 


6 responses to “Rumah untuk si Eksotis Obi (Ornithoptera aesacus) dan Kawan-Kawannya”

  1. Cicilia Kris says:

    hallo sarah, info yang menarik tentang kupu-kupu obi ya…. jadi gini menururtt fakta yang ada kan dari dahulu itu banyak sekali masyarakat yang menggunakan kupu-kupu sebagai awetan nah biasanya masyarakat itu mengawetkan kuou-kupu asal saja yang penting adalah kelihatanbagus lalu diawetkan (tanpa tahu itu jenis kupu-kupu apa dan ditakutkan kupu-kupu tsb adalah kupu-kupu yang terancam punah) nah oleh karena itu saya ingin bertanya bagaimana menurut kamu cara untuk mengatasi terjadinya hal ini? terimakasih 🙂

    • sarahyoel says:

      hallo cicil, terima kasih sudah membaca artikel saya dan memberi respon. mengenai pertanyaan mu, mungkin kita bisa melakukan pendekatan terlebih dahulu pada masyarakat sekitar dengan memberi sedikit pengertian dan pembelajaran. untuk saat ini orang orang yang melakukan pengawetan biasanya adalah orangorang yang memiliki tujuan untuk menjual atau orang-orang yang memiliki hobi mengoleksinya sehingga dapat disimpulkan bahwa seharusnya kita mulai untuk tidak membunuh apa yang ada di alam sebagai tindakan nyata kita untuk mengkonservasi hewan baik yang langka maupun tidak. begitu kira-kira cicil.

  2. markus140801431 says:

    kalo menurutku pendirian rumah kupu-kupu sepertinya agak susah dilakukan karna memerlukan banyak komponen, misal harus nyediain pohon buat makan ulatnya, belum lagi klo kupu2 yang bertelur dikotoran hewan akan lebih susah.. selain itu harus mampu menyediakan tumbuhan berbunga yang bnyak untuk makan kupu2

    • sarahyoel says:

      halo markus, terima kasih sudah membaca artikel saya dan memberi respon. mengenai pendapatmu tentang sulitnya membangun rumah kupu-kupu mungkin benar juga tapi rumah kupu-kupu yang akan dibangun adalah rumah kupu-kupu yang sederhana yang bisa di bangun di halaman rumah. untuk pengadaan pohon-pohon kita bisa menggunakan tanaman yang sudah ada di halaman rumah sehingga memudahkan kita .

  3. liam1552 says:

    suka sih, soalnya walaupun agak ribet membuat rumah buah si kupu2 tapi itu udah bagus, soalnya dengan begitu dapat mencegah kepuanahn pada kupu2. menarikkkkkkkkkkkk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php